LOMBOK TENGAH — Prestasi tidak lahir dari kebetulan; ia tumbuh dari ketekunan, doa dan ikhtiar tanpa henti serta keberanian menghadapi setiap tantangan.
Kalimat bijak tersebut pantas disematkan kepada para atlet muda Tarung Derajat dari Satuan Latihan (Satlat) Polsek Batu Keliang Utara (BKU).
Betapa tidak, kerja kerasnya mereka menjadi bukti bahwa ikhtiar tidak akan mengkhianati hasil. Mereka tampil bukan sekadar sebagai petarung, melainkan sebagai duta kehormatan yang membawa semangat lombok Tengah dan provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) hingga ke pentas nasional.

Pada gelaran Kejurnas Kemenpora RI 2025 yang berlangsung Sabtu, (06/12/2025) menjadi bukti empat atlet taruna derajat dari bumi Tastura dari Satuan Latihan (Satlat) Polsek Batu Keliang Utara (BKU) berhasil menembus babak semifinal.
Tentunya, ini sebuah capaian monumental yang mencerminkan pembinaan matang dan dedikasi tanpa batas dari para pelatih serta jajaran kepolisian yang menjadi pembinanya.
Mereka yang melangkah ke babak empat besar itu adalah:
Kesya Parhah kelas 41.1–45 kg
Nisma Juanita kelas 45.1–49 kg
Maesya Wulandari kelas 49.1–53 kg
Abdul Rasyid kelas 55.1–58 kg
Kapolres Lombok Tengah, AKBP Eko Yusmiarto, S.I.K., tak mampu menyembunyikan kebanggaannya. Saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, ia mengungkapkan rasa syukurnya atas capaian para atlet binaannya.
“Kami sangat bangga atas pencapaian ini. Dari sekian banyak atlet yang bertanding, empat di antaranya berhasil mencapai semifinal. Ini luar biasa, dan saya benar-benar berterima kasih atas perjuangan mereka,” ujarnya.
Menurutnya, kejuaraan ini bukan hanya ajang unjuk prestasi, tetapi juga wadah pembinaan minat dan bakat generasi muda dalam bidang olahraga dan seni. Lebih dari itu, event ini menanamkan nilai persatuan, kebersamaan, serta rasa cinta tanah air yang menjadi fondasi karakter generasi pelanjut bangsa.
“Para atlet menunjukkan semangat juang yang luar biasa. Beragam latar belakang dan budaya yang mereka bawa justru memperlihatkan betapa kayanya jiwa kebhinekaan generasi muda saat ini,” tambahnya.
Kapolres Eko juga menitipkan pesan khusus bagi para atlet yang sedang berjuang: menjaga stamina, memperhatikan pola makan, serta menjaga kesehatan agar tetap prima dalam mengejar gelar juara.
“Saya mewakili seluruh jajaran Polres Lombok Tengah mendoakan agar anak-anak kita mampu meraih juara dan pulang dengan kemenangan,” pungkasnya.
Di Bandung, empat petarung muda asal NTB itu tidak hanya menampilkan pukulan dan tendangan, tetapi juga harapan, mimpi, serta wajah masa depan olahraga Tarung Derajat di Bumi Tatas Tuhu Trasna.






