LOMBOK TIMUR – Kepemimpinan sejatinya adalah keberanian menata masa depan. Dengan semangat itu, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur membuka lembaran tahun 2026 melalui langkah penataan birokrasi yang terukur, dengan mengukuhkan dua figur kunci pada jabatan strategis di lingkup pemerintahan daerah.
Dua posisi penting resmi diemban oleh pejabat baru, yakni M. Nurul Wathoni, M.Pd., yang dipercaya menakhodai Dinas Pendidikan, dan Aries Fahrozi,S.Kep.,Ns., mengemban amanah sebagai Kepala Dinas Kesehatan. Penugasan tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan layanan dasar, khususnya pada sektor pendidikan dan kesehatan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
Prosesi pengambilan sumpah jabatan dipimpin langsung oleh Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, dengan pendampingan Sekretaris Daerah Lombok Timur, H.Muhammad Juaini Taofik selaku pemandu dalam pengambilan sumpah jabatan.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Pendopo Bupati pada Kamis, (8/1/2026) dirangkaikan dengan penyerahan Surat Keputusan perpanjangan masa kerja bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), menandai kesinambungan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas dan profesionalisme Aparatur Sipil Negara (ASN)
Dalam sambutannya, Bupati Haerul Warisin menegaskan bahwa pendidikan dan kesehatan merupakan sektor fundamental dalam pembangunan daerah. Ia berharap pejabat yang baru dilantik mampu menghadirkan inovasi serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Pendidikan harus terus berkembang dan layanan kesehatan harus semakin baik. Ini tanggung jawab besar yang melibatkan ribuan guru dan tenaga kesehatan di Lombok Timur,” tegasnya.
Di hadapan tamu undangan, Bupati turut memaparkan capaian ekonomi daerah yang menunjukkan tren positif berkat pembangunan infrastruktur dan dukungan program pemerintah pusat. Ia pun mengungkapkan, saat ini dirinya telah berupaya melakukan lobi pada pemerintah pusat agar Presiden RI berkenan meresmikan Kampung Nelayan Merah Putih di Ekas serta proyek SPAM Pantai Selatan yang berada di wilayah Kecamatan Jerowaru.
Lebih jauh disampaikan mantan wakil bupati di era Bupati Alin Bin Dachlan, menekankan pentingnya penguasaan teknologi bagi para pendidik di tengah perkembangan digital. Ia mengingatkan agar guru terus belajar agar mampu beradaptasi dengan perubahan zaman.
Pada kesempatan itu, orang nomer satu di Bumi Patuh Karya tersebut menyampaikan komitmen pemerintah daerah terhadap tenaga P3K, tidak hanya dalam perpanjangan kontrak, tetapi juga pembukaan peluang jenjang karier. Saat ini, P3K telah diberi kesempatan menduduki jabatan kepala sekolah dan sedang diusulkan untuk posisi kepala puskesmas dan berbagai jabatan lainnya.
Pelantikan dua pejabat strategis lingkup OPD Lombok Timur tersebut ditutup oleh Bupati yang akrab disapa Haji Iron dengan seruan untuk terus menjaga kebersamaan, kekompakan dan meningkatkan kinerja demi kemajuan Lombok Timur yang lebih baik.






