LOMBOK TIMUR – Pekerjaan berat akan terasa ringan apabila dilakukan bersama. Ungkapan sederhana itu terlihat nyata dalam pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun Anggaran 2026 di Desa Paok Lombok, Kecamatan Suralaga, Kabupaten Lombok Timur.
Di tengah pembangunan fisik yang terus berjalan, semangat gotong royong masyarakat perlahan tumbuh dan menghadirkan suasana kebersamaan yang sangat jarang ditemui. Selain membangun infrastruktur, program TMMD dinilai memiliki peran penting dalam memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat. Kehadiran aparat TNI di tengah masyarakat dinilai mampu menumbuhkan kembali rasa persaudaraan, kepedulian sosial, dan semangat bekerja bersama.
Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Timur, H.M.Juaini Topik, menghadiri kunjungan Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TMMD ke-128 wilayah Kodim 1615/Lotim pada Jumat (15/5/2026).
Kehadiran rombongan tersebut menjadi bagian dari pemantauan perkembangan program sekaligus memastikan seluruh kegiatan berjalan sesuai rencana.
Dalam sambutannya, Sekda Lombok Timur memberikan penghargaan atas kepemimpinan Dandim 1615/Lotim yang dinilai mampu membangun kerja sama kuat antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Menurutnya, percepatan pembangunan tidak dapat dicapai apabila setiap pihak berjalan sendiri tanpa sinergi. Disampaikan, Juaini Topik, kebersamaan menjadi kekuatan utama dalam menyelesaikan berbagai pekerjaan di desa.
“Dengan kolaborasi yang baik, proses pembangunan dapat berlangsung lebih cepat sekaligus memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat” ucapnya.
Lebih jauh disampaikan, program TMMD menjadi wujud nyata realisasi kebutuhan masyarakat yang sebelumnya disampaikan melalui proses perencanaan pembangunan desa. Namun, hal yang paling berkesan bukan hanya pembangunan fisik, melainkan bangkitnya kembali budaya gotong royong di tengah kehidupan masyarakat.
“Semangat kebersamaan seperti masa lalu kembali terasa. Warga dan TNI bekerja berdampingan tanpa sekat,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev), Brigjen TNI Wawan Setiawan, menilai pelaksanaan TMMD di Lombok Timur berjalan sangat baik, mulai dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan di lapangan.
Dipaparkan Jenderal TNI bintang satu tersebut, bahwa seluruh program diawali dari usulan masyarakat desa yang kemudian dibahas bersama pemerintah daerah sebelum ditetapkan sebagai program prioritas.
Ia pun berharap, pelaksanaan program fisik dan non fisik melalui TMMD mampu mempercepat pembangunan desa sekaligus membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kami memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Lombok Timur atas kolaborasi dan dukungan penuh terhadap pelaksanaan TMMD sehingga kegiatan dapat berjalan lancar dan sesuai target,” ucap Brigjen TNI Wawan Setiawan.
Mewakili Penanggung Jawab Operasional (PJO) Pusat, Brigjen TNI Wawan Setiawan menegaskan semua pihak agar seluruh infrastruktur yang telah dibangun dapat dijaga dan dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh masyarakat.
Pemilihan Desa Paok Lombok sebagai lokasi TMMD disebut bukan tanpa alasan. Kawasan tersebut dikenal sebagai sentra pangan dan hortikultura strategis di Kecamatan Suralaga. Karena itu, pembangunan talut dan akses jalan diyakini tidak hanya membantu aktivitas warga setempat, yang nantinya akan menopang distribusi hasil pertanian Desa Suralaga dan desa sekitarnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran perwira Kodim 1615/Lotim, Kasiter Korem, Kepala Dinas Pertanian, Forkopimca, Kapolsek, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat.






