Respon Bupati Lombok Timur Atas Tuntutan Massa Aksi, Ini Ulasannya

- Editor

Wednesday, 3 September 2025 - 23:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Bupati Lotim bersama Sekretaris Daerah dengarkan aspirasi massa aksi dengan duduk bersila

Foto: Bupati Lotim bersama Sekretaris Daerah dengarkan aspirasi massa aksi dengan duduk bersila

LOMBOK TIMUR, – Meski dibawah terik mentari suara mahasiswa sebagai garda terdepan dalam menyambung aspirasi rakyat menggema di depan Kantor Bupati Lombok Timur (Lotim) Rabu, (3/2025).

Salah satu perwakilan mahasiswa, Azhar Pawadi dalam orasinya menyampaikan sejumlah tuntutan antara lain: penertiban tambak ilegal di pesisir pantai, galian C, dan isi nasional seperti Reformasi agraria yang dinilai merugikan rakyat, khususnya, masyarakat Lombok Timur.

Disampaikannya, agar Pemerintah Daerah Lombok Timur, setiap mengambil suatu kebijakan sudah seharusnya tidak terlepas dari regulasi yang ada serta berpihak pada keberlangsungan hidup rakyat, terutama masyarakat pesisir.

Baca Juga :  Meski Tanpa Anggaran, MTQH ke 32 Sukses Digelar, Camat Selong: Berkat Sinergi semua Pihak

“Kami berharap, Pemda tidak tinggal diam dan mengambil langkah antisipatif terhadap kerusakan lingkungan sebagai dampak dari tambak udang ilegal,” tegasnya.

Selain itu, kata Pawadi, aktivitas tambak ilegal bukan hanya mencemari ekosistem lingkungan. Akan tetapi, hal itu bisa merusak sumber mata pencaharian nelayan yang mayoritas menggantungkan mata pencahariannya dari hasil laut.

Ia berharap, Bupati Lombok Timur mengevaluasi terhadap sejumlah proyek strategis yang berpotensi akan menyedot anggaran daerah agar lebih berdampak pada keberlangsungan masyarakat lokal.

Menyikapi hal itu, Bupati Lombok Timur, Drs. H.Haerul Warisin,. M.Si, berkomitmen untuk menampung aspirasi massa aksi. Karena menurutnya, Pemda Lombok Timur, telah berkomitmen untuk menyeimbangkan pembangunan ekonomi dengan tetap mengedepankan kelestarian lingkungan warga masyarakatnya.

Baca Juga :  Bendungan Batujai Diproyeksikan menjadi Terminal Seaplane Pertama di Indonesia

Ia pun berkomitmen untuk meninjau ulang izin Hak Guna Bangunan dan Hak Guna Usaha terkait isu reforma agraria. Termasuk didalamnya akan mengevaluasi sejumlah tambak yang beroperasi di wilayahnya.

Adapun terkait dengan rencana pembangunan kereta gantung di wilayah Gunung Rinjani Sembalun. Ia mengaku telah berkoordinasi dengan pihak Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) termasuk dengan pihak kementerian.

Berita Terkait

Delapan Tahun Mengabdi, FWMO Lombok Timur Dorong Pers Profesional dan Berintegritas
Sinergitas untuk Umat, Baznas Lombok Timur Gencar Perluas Kolaborasi Lintas Sektoral
Menjaga Asa Pahlawan Devisa, Disnakertrans Lotim Perkuat Layanan Pengaduan
Pimpin Hari Santri di Lombok Timur, Wabup Edwin: Dari Bumi Patuh Karya Menyongsong Indonesia Emas
Hadiri GPIPS NTB, Wakil Bupati Lombok Timur Dorong Penguatan Pasokan Pangan
Lombok Research Center Gandeng BMKG dan Dinas PMD Hadapi Dampak Perubahan Iklim
Bupati Iron Lantik Pejabat Baru, Parihin Jadi Inspektur dan Husnul Basri Kadis Dukcapil
Lantik Pejabat Baru, Bupati Lotim Sentil Carut Marut Pelayanan BPJS Kesehatan
Berita ini 90 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 28 October 2026 - 16:32 WIB

Delapan Tahun Mengabdi, FWMO Lombok Timur Dorong Pers Profesional dan Berintegritas

Friday, 23 October 2026 - 19:48 WIB

Sinergitas untuk Umat, Baznas Lombok Timur Gencar Perluas Kolaborasi Lintas Sektoral

Thursday, 22 October 2026 - 18:41 WIB

Menjaga Asa Pahlawan Devisa, Disnakertrans Lotim Perkuat Layanan Pengaduan

Wednesday, 21 October 2026 - 22:26 WIB

Hadiri GPIPS NTB, Wakil Bupati Lombok Timur Dorong Penguatan Pasokan Pangan

Tuesday, 20 October 2026 - 16:13 WIB

Lombok Research Center Gandeng BMKG dan Dinas PMD Hadapi Dampak Perubahan Iklim

Berita Terbaru

TRANSLATE

You cannot copy content of this page