LOMBOK TIMUR – Gerakan Perubahan menggema di seantero Nusantara, Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Gerakan Rakyat yang didirikan di Jakarta Inisiatif Office pada 27 Pebruari 2025, adalah jawaban atas keresahan rakyat yang menginginkan perubahan dari berbagai sektor kehidupan baik politik, sosial, ekonomi. Gerakan Rakyat, adalah gerakan membangun solidaritas yang akan menghadirkan keadilan sosial yang berakar dari semangat gotong royong, sebagaimana amanah sang pendiri “Anies Rasyid Baswedan” salah satu tokoh nasional kharismatik yang akrab disapa “Anies Baswedan”.
Begitupula dengan Kabupaten Lombok Timur (Lotim), Ketua DPD Ormas Gerakan Rakyat, Muzawir,.SH, saat Musyawarah Daerah (Musda) Perdana yang digelar di Lotim NTB, pada Selasa, (5/8/2025), kepada awak media ia menegaskan, Gerakan Rakyat adalah gerakan perubahan untuk kesejahteraan rakyat yang berkeadilan. Khususnya, para generasi muda penerus bangsa sebagai garda terdepan menciptakan perubahan.
“Kami optimis, di Bumi Patuh Karya Lombok Timur bersama generasi muda sebagai agen perubahan yang memiliki semangat, inovasi dan ide cemerlang untuk sebuah cita cita suci bersama Gerakan Rakyat,” tegas Muzawir.
Melihat antusiasme dan sambutan kaum muda di Lombok Timur, terutama simpatisan dan relawan Anies, ia optimis Gerakan Rakyat akan membumi di Pulau Seribu Mesjid.
Sementara, Ketua DPW Ormas Gerakan Rakyat NTB, Lalu Mustakim Patawari, dalam sambutannya mengatakan, Gerakan Rakyat adalah semangat, harapan dan cita cita rakyat yang menginginkan perubahan dalam semua aspek kehidupan berbangsa dan bernegara.
Menurutnya, kehidupan ini pada dasarnya ada 3 dimensi waktu, dimensi masa lalu jika ada kebaikan didalamnya harus dipetik untuk menata masa depan. Sedangkan, dimensi kedua adalah masa kini bergerilya tiada hari tanpa bergerak, artinya bergerak mengajak simpatisan maupun relawan untuk bangkit bersama Gerakan Rakyat. Terakhir, dimensi masa yang akan datang adalah harapan dan cita cita bersama menuju masyarakat yang adil dan sejahtera.
Meskipun, kata Mustakim Patawari, dia tidak menafikan adanya onak dan duri dalam sebuah perjuangan, namun ia optimis itu adalah bagian dari proses perjuangan. Namun, tidak ada yang bisa membendung Gerakan Rakyat yang menginginkan perubahan.
Karena hidup adalah sebuah pilihan, ia berpesan setiap orang harus berani mengambil resiko untuk bersama meraih tujuan.
“Mengutip sebuah filosofi tentang burung, jika salah satu dari sayapnya patah, maka tidak mungkin seekor burung bisa terbang. Burung itu akan terbang setinggi tingginya, jika ia mengepak kedua sayapnya bersamaan. Artinya, dengan bersinergi dan berkolaborasi tidak ada yang tidak bisa kita gapai. Maka untuk bisa menggapai tujuan, jangan ragu mari kobarkan semangat gerakan perubahan bersama Gerakan Rakyat,” tegas mantan Kader Partai Keadilan Sejahtera tersebut.
Hal senada disampaikan Sekretaris I DPW NTB Gerakan Rakyat, H. Jaelan, menyampaikan Gerakan Rakyat adalah harapan bangsa Indonesia ke depan yang mengusung Gerakan Perubahan untuk rakyat.
“Prinsip dari ormas ini adalah membesarkan yang kecil dan yang besar akan dibawa keluar artinya jangan menjadi katak dalam tempurung hanya berkecimpung didalam negeri, namun lebih dari itu,” kata H.Jaelan.

Disampaikannya, saat ini Gerakan Rakyat fokus melengkapi persyaratan administratif, diantaranya pembentukan tim formatur DPD Gerakan Rakyat Kabupaten Lombok Timur sebagai syarat keluarnya SK kepengurusan. Tidak jauh berbeda dengan Musda di Kabupaten/Kota seluruh Indonesia juga menggelar hal yang sama.
“Kita menargetkan, persyaratan administrasi maksimal minggu terakhir bulan Agustus 2025 harus selesai. Setelah SK kepengurusannya terbit, barulah kemudian pembentukan anak cabang, dan seterusnya,” ucapnya sembari mengpresiasi antusiasme kaum muda yang bergabung dalam ormas Gerakan Rakyat.






