LOMBOK TIMUR, – Mendengar nama Muhammad Luthfi.S.Ag, anggota DPRD Kabupaten Lombok Timur (Lotim) dari Partai Perindo tidak terlepas dari sosok sederhana dan bersahaja yang melekat pada dirinya. Tidak heran, jika perolehan suara yang diraihnya pada pemilu tahun 2024 lalu tergolong fantastis untuk pemula dan berhasil mendulang sebanyak 4.403 perolehan suara.
Meski tergolong pemula, namun ia berhasil menorehkan namanya menjadi salah satu anggota Dewan di Kabupaten Lombok Timur.
Saat dihubungi awak media usai rapat paripurna, Senin, (29/9/2025), pria berdarah Pringgabaya tersebut mengatakan, dirinya fokus pada kegiatan sosial untuk masyarakat setempat. Khususnya, para konstituennya, seperti pengadaan Ambulance dan pemberdayaan masyarakat dan pemuda melalui dana Pokok Fikiran (Pokir) maupun aspirasinya.
Bukan hanya itu, pria yang saat ini ada pada komisi III pada Badan Anggaran DPRD Lombok Timur tersebut telah berhasil mewujudkan aspirasi masyarakatnya dan konstituennya. Salah satunya, pengusulan jalan Tanjung Menangis dari Puskesmas Batuyang menuju Desa Ketapang dengan panjang jalan 3,96 kilometer, dengan panjang pengerjaan 2,38 kilometer.
Dibeberkannya, pengerjaan jalan tersebut akan direalisasikan pada tahun 2026 mendatang.
“Salah satu tugas kita sebagai wakil rakyat adalah mengawal dan bagaimana mendengar aspirasi masyarakat, termasuk didalamnya mengawal kebijakan para pemangku kebijakan,” ujar alumni jebolan IAIN Sunan Kalijaga itu.
Lebih jauh disampaikan anggota DPRD dari Dapil 5 Lotim tersebut, sebagai wadah untuk menampung aspirasi dan kegiatan masyarakat dan konstituennya, ia telah membentuk lembaga yang bernama Himpunan Pemuda Mandiri (HIPMAN) Lombok Timur.
Lembaga tersebut menurutnya sebagai wadah silaturahmi dan pemberdayaan pemuda dan masyarakat setempat. Khususnya, para pelaku UMKM dan sejenisnya.
Pada kesempatan itu ia paparkan, fokusnya saat ini adalah bagaimana memaksimalkan dana reses untuk kepentingan masyarakat dan konstituen di sejumlah wilayah dapilnya. Diantaranya: Kecamatan Pringgabaya, Wanasaba, Suela, Sambelia dan Kecamatan Sembalun.






