LOMBOK TIMUR — Seorang pemimpin sejati tidak terlepas dari figur yang memiliki integritas tinggi, kerendahan hati, dan kemampuan untuk memberdayakan orang lain serta mampu menjadi teladan untuk menginspirasi perubahan.
Pandangan strategis tentang perubahan itu seolah menjadi inspirasi yang menggema dalam pelantikan Pengurus DPC Partai Gerakan Rakyat (PGR) Lombok Timur yang berlangsung di Suryawangi, Minggu (8/2/2026).
Ketua DPW NTB Partai Gerakan Rakyat, Lalu Mustakim Patawari, dalam pidatonya menuturkan seluruh kader partai tentang sosok Dr.H.Anies Rasyid Baswedan, figur nasional yang kerap memaknai politik sebagai ikhtiar perubahan untuk bangsa. Melalui tangan dingin sang inisiator muncullah gagasan besar Partai Gerakan Rakyat, sebuah rumah perjuangan yang menautkan harapan generasi penerus bangsa.

Diterangkannya, bahwa transformasi sosial dan politik tidak bisa dilepaskan dari pemahaman mendalam terhadap struktur demografi. Meskipun Partai Gerakan Rakyat saat ini belum berada di lingkar kekuasaan. Namun ia optimis, pendekatan politik berbasis pendekatan hati nurani dengan melibatkan peran kaum muda sebagai pengurus partai adalah salah satu strategi untuk memenangkan kepercayaan publik.
Kabupaten Lombok Timur, menurut Patawari adalah simpul penting perubahan di Nusa Tenggara Barat. Selain menjadi wilayah dengan jumlah penduduk terbanyak, daerah yang dikenal sebagai Bumi Patuh Karya ini, juga memiliki kematangan sosial serta kekuatan representasi tokoh yang selama ini mewarnai panggung politik di NTB.
Kehadiran salah satu tokoh NTB, H. Moch Ali Bin Dachlan, yang tiada lain adalah mantan Bupati Lombok Timur, dalam prosesi pelantikan dinilai sebagai pertanda baik.
Baginya, kehadiran tokoh senior tersebut ibarat angin segar yang akan menularkan pengalaman dan keteladanan kepada generasi baru Partai Gerakan Rakyat. Pesan pesan bijak yang disampaikan Ali Bin Dachlan, menurutnya, menjadi bahan untuk mengimplementasikan Panca Darma Kader Gerakan Rakyat pada seluruh kader dan simpatisan.
“Sejatinya, pemilik masa depan adalah anak muda para generasi penerus bangsa. Jika kita tidak memberikan ruang untuk anak anak muda, kapan kita memberikan momentum untuk mereka,” ucapnya mengutip kalimat sang inspirator Dr.H.Anies Rasyid Baswedan.
Dalam kerangka itu, sinergi antara generasi muda dan para tokoh menjadi prasyarat perubahan. Patawari menyebut Anies Baswedan adalah ikon Partai yang berlambang macan melambangkan keberanian, kekuatan, dan ketegasan dalam memperjuangkan hak-hak rakyat.
Mengutip sebuah kalimat bijak dari sang tokoh Anies Baswedan, ujar politisi asal Sumbawa tersebut, bahwa alam dan lingkungan ini bukan warisan dari nenek moyang kita, melainkan titipan untuk anak anak muda kedepan. Menurutnya, hal itu sejalan dengan semangat keberlanjutan yang diusung Partai Gerakan Rakyat.
Sementara itu, Ketua DPD Partai Gerakan Rakyat Lombok Timur, Muzawwir.SH, menegaskan, pelantikan pengurus DPC Partai Gerakan Rakyat Lombok Timur adalah cikal bakal Gerakan Perubahan dengan melibatkan peran serta generasi muda sebagaimana pernyataan Doktor Anies Baswedan yang menitikberatkan peran serta anak muda dalam struktur pengurus partai.
Sementara itu, mantan Bupati Lombok Timur, H.Moch Ali Bin Dachlan, yang hadir pada kesempatan itu, menyatakan kekagumannya pada sosok inisiator Partai Gerakan Rakyat Anies Baswedan. Menurutnya, sebagai figur nasional Anies Baswedan telah memiliki nama di hati rakyat dan para pendukungnya.
Menurutnya, Anies telah menancapkan namanya di hati rakyat, bukan semata karena jabatan, melainkan karena konsistensi gagasan dan integritas pribadi. Ia menekankan bahwa fondasi terpenting dalam membangun partai politik adalah kaderisasi.

Ali BD menilai, tanpa kaderisasi yang kuat, partai mudah rapuh dan kehilangan arah. Perpindahan politisi antarpartai, menurutnya, kerap berakar dari lemahnya proses pembentukan nilai dan militansi. Meski ia tidak menampik bahwa partai politik memiliki kepentingan elektoral baik dalam pilkada maupun pencalonan. Namun, kepentingan itu harus berada di bawah tujuan besar membesarkan partai secara kolektif.
Mantan orang nomer satu di Bumi Patuh Karya itu
berpesan, agar seluruh pengurus yang telah dilantik memusatkan energi pada penguatan kader dan pengembangan organisasi, bukan pada saling mencari cela. “Jika kaderisasi tumbuh dengan baik, kecintaan dan militansi akan hadir dengan sendirinya. Sehingga, partai mampu bertahan dan berkembang,” tuturnya.
Pelantikan tersebut turut dihadiri Sekretaris DPW NTB Partai Gerakan Rakyat H.Jaelan, Sekretaris DPD Lombok Timur Hamdun, serta jajaran pengurus DPC Partai Gerakan Rakyat se Kabupaten Lombok Timur, menandai babak awal konsolidasi gerakan politik sebagai cikal bakal perubahan untuk Indonesia yang berdaulat adil, makmur dan bermartabat.






