LOMBOK TIMUR, – Dibalik lingkungan yang bersih dan sehat, terdapat jiwa jiwa yang bersih dan peduli akan lingkungan.
Kalimat itu seolah menjadi penanda suasana pagi di Pasar Pancor, Selong, ketika Camat Selong Lalu Ridho Arindi, S.IP, turun langsung memimpin aksi bersih-bersih Pasar Pancor bersama para lurah dan warga binaan Lapas Kelas II B Selong. Jumat (05/12/2025).

Di pasar yang menjadi nadi perdagangan kota itu, disela sela kegiatan, Camat Selong yang akrab disapa Ridho kepada wartawan mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari gerakan “Selong Meriri” program yang ia canangkan untuk menata wajah kota yang lebih baik.
Ridho menyebut Selong Meriri bertumpu pada dua prinsip: menjaga yang sudah baik, memperbaiki yang masih jauh dari rapi. Targetnya jelas mendorong Selong menjadi kota yang lebih bersih, lebih nyaman, dan lebih layak dihuni.
Disampaikannya, gerakan itu tak berjalan sendiri. Forkopimcam, lurah se-Kecamatan Selong, OPD lingkungan hidup, PUPR, Pengamat Sungai Kokok Tojang, Polsek, Koramil, hingga warga binaan Lapas ikut terlibat.
“Kolaborasi ini menunjukkan bahwa kerja merawat kota bukan hanya urusan pemerintah, semua pihak punya peran dan telah berkontribusi” kata Ridho.
Lebih jauh disampaikan, ini adalah bagian untuk mensukseskan program SMART dari Pemerintah Kabupaten Lombok Timur.

Menurutnya, ditengah timbunan sampah yang disapu bergantian, gerakan Selong Meriri adalah bagian dari tangan tangan yang peduli akan lingkungan.
“Kami ucapkan apresiasi yang setinggi tingginya pada Lurah Selong dan jajaran bersama seluruh Forkopimca dan semua pihak. Khususnya, Lapas Selong Kelas II B, yang telah menerjunkan warga binaan. Ini yang sangat luar biasa dan patut diapresiasi,” sembari matanya berkaca kaca.
Dijelaskan mantan Lurah Pancor tersebut, bahwa kota yang baik lahir dari tangan-tangan yang tak segan bekerja bersama.






