LOMBOK TIMUR – Kebahagiaan hakiki tidaklah diukur dari seberapa tinggi pangkat dan jabatan atau seberapa melimpah harta yang kita dimiliki. Tapi, sejauh mana kita perduli pada kaum kusam (fakir miskin rakyat jelata) hingga mengurai senyum di wajah mereka. Ketahuilah, doa mereka menembus langit didengar Tuhan.
Kalimat bijak tersebut seakan menjadi bagian motivasi sinergi Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lombok Timur bersama TNI-POLRI bersama jajaran Brimob saat menyalurkan bantuan sembako berupa telur kepada masyarakat Dusun Embung Dalam, Desa Sukadamai, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur. Jumat, (30/10/2026).
Bukan sekedar agenda pendistribusian bantuan semata, akan tetapi kolaborasi pimpinan institusi itu menjadi momentum mempererat silaturahmi antara lembaga pemerintah, aparat keamanan dan penegak hukum. Kehadiran mereka memberikan makna bahwa pengabdian yang tulus adalah ketika jabatan tidak lagi menjadi sekat, melainkan jembatan untuk merangkul sesama yang dilanda nestapa.
Dalam sambutannya, Ketua Baznas Kabupaten Lombok Timur, H. Muhammad Kamli, mengajak masyarakat untuk senantiasa bersyukur atas nikmat Allah SWT. Menurutnya, nilai utama kegiatan tersebut bukan terletak pada jumlah bantuan yang diberikan, melainkan pada kepedulian dan persaudaraan yang terbangun.
“Jangan melihat besar kecilnya bantuan, tetapi lihatlah nilai silaturahmi dan kebersamaan yang terjalin akan selalu mendatangkan hikmah. Maka dari itu, menjaga persaudaraan dan saling mendoakan dalam kebaikan adalah sebuah keniscayaan,” ucapnya penuh bijak.
Ia pun berharap, bantuan telur yang disalurkan bersama TNI-POLRI bisa meringankan beban masyarakat setempat. Sekaligus menjadi bukti nyata dengan kolaborasi permasalahan berat sama dipikul ringan sama dijinjing.
Sementara itu, Komandan Kodim 1615/Lombok Timur, Letkol Inf. Hadiyansyah, memanfaatkan momen tersebut untuk memperkenalkan diri secara langsung kepada masyarakat sembari membeberkan bahwa tugas TNI tidak hanya menjalankan tugas pertahanan dan keamanan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk selalu hadir di tengah rakyat.
Menurutnya, kedekatan TNI dengan masyarakat agar terus dipelihara melalui komunikasi, kegiatan kemanusiaan, dan pembinaan wilayah. Hubungan yang harmonis diharapkan mampu memperkuat semangat gotong royong dalam menghadapi berbagai persoalan sosial.
Pada kesempatan yang sama, Kapolres Lombok Timur, AKBP Ariakta Gagah Nugraha, S.I.K., M.H., pada kesempatan itu menegaskan komitmen Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, serta pelayanan kepada masyarakat.
Kapolres secara khusus mengingatkan masyarakat agar menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), terutama menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades).
“Kami menghimbau kepada seluruh warga agar betul betul bijak berdemokrasi. Jangan sampai perbedaan politik menjadi alasan memecahbelah perdamaian yang sudah tercipta di Bumi Paruh Karya,” ungkapnya sembari mengingatkan warga agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang berpotensi memicu konflik.
Perbedaan pilihan dalam Pilkades mendatang, kata Gagah Nugraha adalah bagian dari dinamika demokrasi. Namun, persatuan dan suasana kondusif adalah prioritas utama agar seluruh tahapan Pilkades berlangsung aman, damai dan tertib.
Sinergi Baznas, TNI-POLRI merupakan gambaran bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui tugas formal masing-masing lembaga, tetapi juga melalui aksi nyata yang menyentuh kebutuhan hidup warga.
Tidak ubahnya seperti bantuan pada saatnya akan habis, begitupula jejak langkah sudah pasti akan berlalu, tetapi kebaikan yang lahir dari ketulusan tidak akan pernah pergi. Ia akan tumbuh menjadi kebajikan dan akan selalu terkenang dalam doa doa yang akan selalu dilangitkan.
Penulis: Pimpinan Media Suara Nurani






