Bank Indonesia Gelar Sosialisasi dan Mou Digital Payment QRIS bersama APIKM Lotim di Gedung PLUD

- Editor

Wednesday, 14 May 2025 - 20:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Perwakilan Bank Indonesia dan Pelaku UMKM CFD Rinjani Selong bersama jajaran Dinas Koperasi Lotim

Foto: Perwakilan Bank Indonesia dan Pelaku UMKM CFD Rinjani Selong bersama jajaran Dinas Koperasi Lotim

LOMBOK TIMUR – Seiring pesatnya kemajuan teknologi, begitu juga Perbankan dalam hal ini Bank Indonesia (Bi) gencar mensosialisasikan digital payment system atau Sistem Pembayaran Digital melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Gebrakan itu merupakan salah satu komitmen dari Bi dalam mendukung pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19.

Menindaklanjuti hal itu, Asisten Direktur Deputi Kepala Perwakilan Kantor Bank Indonesia Provinsi NTB, Ignatius Adhi Nugroho menggelar kegiatan Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Sosialisasi Digital Payment (QRIS) serta Keuangan Inklusi dan Perlindungan Konsumen kepada UMKM. Acara tersebut digelar di kantor Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) di Pancor Trade Center (PTC) Rabu, (14/5/2025).

Dijelaskan Ignatius Adhi Nugroho, selain sosialisasi kegiatan tersebut dalam rangka kerjasama dan kolaborasi dalam mendorong UMKM lokal guna mendukung kegiatan perluasan QRIS dan perlindungan konsumen kantor perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB dengan Asosiasi Pelaku Industri Kecil dan Menengah (APIKM).

“Intisari dari kegiatan ini adalah kolaborasi menciptakan ekosistem pembayaran digital kepada para pelaku UMKM di Kabupaten Lombok Timur,” ujarnya.

Baca Juga :  Jawab Keresahan Nelayan, Pertamina Pastikan Kuota Biosolar di SPBN Tanjung Luar Normal

Hal senada disampaikan Ketua Asosiasi Pelaku Industri Kecil dan Menengah (APIKM) Lotim Zia Zannitah Pawana, mengatakan sangat mendukung sosialisasi sekaligus MoU antara pihak Bi dan lembaga yang dipimpinnya.

Dijelaskan Pawana, bahwa intisari dari kegiatan itu adalah untuk mengkampanyekan Qris sebagai pembayaran digital non tunai di Provinsi NTB. Khususnya, kepada para pelaku UMKM. Sehingga, masyarakat dapat bertransaksi dengan mudah dan cepat tanpa perlu membawa uang tunai atau kartu kredit. 

“Sebenarnya, tanpa melakukan MoU pun ketika kami dari APIKM diminta untuk bekerjasama pasti kami membantu. Karena ini memberikan manfaat pada pelaku UMKM,” tuturnya pada awak media.

Bukan hanya kali ini, sambung Pawana, pada tahun 2023 lalu Asosiasi yang dipimpinnya telah bekerjasama dengan Bank NTB untuk mengkampanyekan pembayaran melalui QRIS tersebut.

“Sosialisasi pembayaran melalui QRIS ini sudah sepatutnya kita dukung karena memberikan kemudahan dalam bertransaksi tanpa harus membawa uang tunai, serta beberapa manfaat lainnya,” pungkasnya.

Baca Juga :  Suasana Haru Iringi Keberangkatan Jamaah Haji Sumenep, Wakil Bupati Himbau Siapkan Mental Sucikan Niat

Sementara itu, Dinas Koperasi dan UMKM melalui Kabid Pemberdayaan Usaha Mikro, Hirsan, S.AP, mengatakan dalam kegiatan ini pihak nya sebatas memfasilitasi pihak Bank Indonesia dan APIKM.

“Seiring perkembangan teknologi yang begitu pesat, kita berharap pelaku UMKM juga bertransformasi dalam melakukan sistem pembayaran ke era pembayaran digital menggunakan QRIS,” ucap Hirsan.

Adapun manfaat QRIS menurut Hirsan, transaksi cepat dan efisien dalam melakukan transaksi pembayaran. Selain itu, konsumen, khususnya merchant sangat dimudahkan tanpa harus menggunakan uang tunai.

Bukan itu saja, pembayaran melalui QRIS terhindar dari uang palsu serta bisa mengatur keuangan karena menggunakan digital otomatis.

“Dengan adanya pembayaran digital QRIS ini, kita tidak bisa menutup mata terlepas dari suka dan tidak suka, kita harus bisa beradaptasi terhadap perkembangan teknologi,” pungkasnya.

Hadir pada kegiatan itu 50 UMKM CFD taman rinjani Selong.

Berita Terkait

Mendikdasmen Respons Aspirasi Daerah, Dua Sekolah Rusak Berat di Lotim Segera Dibenahi
Jawab Keresahan Nelayan, Pertamina Pastikan Kuota Biosolar di SPBN Tanjung Luar Normal
Mendikdasmen Hadiri Peletakan Batu Pertama Rektorat ITKes Muhammadiyah Selong, Dorong Kampus Jadi Pelopor Perubahan
Rumah Sakit Ummat PKU Muhammadiyah Hadir di Lombok Timur, Simbol Pelayanan Kesehatan Berkemajuan
Suasana Haru Iringi Keberangkatan Jamaah Haji Sumenep, Wakil Bupati Himbau Siapkan Mental Sucikan Niat
Perjuangkan Hak Nelayan Tradisional, KNTI Lotim Tingkatkan Kapasitas Organisasi
Tidak Digubris Duta Besar, inilah Pengakuan Gaetano Di Carluccio, Warga Italia Terjerat Narkotika di Pulau Lombok
Hadiri Diskusi Lintas Negara, Sari Yuliati Tegaskan Peran Hutan Indonesia sebagai Aset Strategis di Pasar Karbon Global
Berita ini 66 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 3 June 2026 - 12:56 WIB

Mendikdasmen Respons Aspirasi Daerah, Dua Sekolah Rusak Berat di Lotim Segera Dibenahi

Wednesday, 20 May 2026 - 18:29 WIB

Jawab Keresahan Nelayan, Pertamina Pastikan Kuota Biosolar di SPBN Tanjung Luar Normal

Sunday, 17 May 2026 - 11:56 WIB

Mendikdasmen Hadiri Peletakan Batu Pertama Rektorat ITKes Muhammadiyah Selong, Dorong Kampus Jadi Pelopor Perubahan

Thursday, 14 May 2026 - 22:19 WIB

Rumah Sakit Ummat PKU Muhammadiyah Hadir di Lombok Timur, Simbol Pelayanan Kesehatan Berkemajuan

Monday, 11 May 2026 - 21:02 WIB

Suasana Haru Iringi Keberangkatan Jamaah Haji Sumenep, Wakil Bupati Himbau Siapkan Mental Sucikan Niat

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi 

Peristiwa

Nelayan Batu Nampar Selatan Hilang Saat Melaut

Wednesday, 27 May 2026 - 21:06 WIB

TRANSLATE

You cannot copy content of this page