Cegah Kejahatan Digital, Pemda Lotim Gelar Seminar Keamanan Siber

- Editor

Wednesday, 7 October 2026 - 16:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Bupati Lotim H. Haerul Warisin dan jajaran bersama Kadis Kominfo dan Persandian NTB saat membuka seminar Lombok Timur Cyber Security Seminar 2026 di Pendopo Bupati.

Foto: Bupati Lotim H. Haerul Warisin dan jajaran bersama Kadis Kominfo dan Persandian NTB saat membuka seminar Lombok Timur Cyber Security Seminar 2026 di Pendopo Bupati.

LOMBOK TIMUR — Teknologi diciptakan untuk memudahkan kehidupan, tetapi manusia sering kali terlalu mudah percaya hingga kesulitan membedakan mana kemudahan dan mana jebakan.

Kalimat satire itu seolah menggambarkan pesan Bupati Lombok Timur Drs. H. Haerul Warisin mengingatkan masyarakat agar tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga memahami risiko yang menyertainya. Pesan tersebut disampaikan saat membuka Lombok Timur Cyber Security Seminar 2026 di Pendopo Bupati Lombok Timur, Rabu (7/10/2026).

Seminar bertema “Membangun Ekosistem yang Akan dan Terpercaya melalui Peningkatan Kesadaran dan Pembentukan Budaya Keamanan Siber” menjadi ruang edukasi bagi generasi muda untuk memahami ancaman yang muncul seiring semakin luasnya penggunaan teknologi dalam pemerintahan, pendidikan, perekonomian, dan kehidupan sosial.

Haerul Warisin menyoroti maraknya judi online yang menyentuh berbagai lapisan masyarakat di Lombok Timur. Menurutnya, lemahnya literasi digital dapat membuat masyarakat mudah terjerumus dalam aktivitas daring yang bukan hanya merugikan secara ekonomi, tetapi juga berpotensi menimbulkan persoalan sosial.

Selain judi online, masyarakat juga dihadapkan pada modus penipuan digital, termasuk jual beli daring dan penyebaran berkas APK palsu. Modus semacam itu dapat menjadi pintu masuk bagi pelaku untuk mengambil data pribadi korban.

“Keamanan siber merupakan tanggung jawab bersama,” ujar Bupati.

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul proyeksi Bank Indonesia yang mengalami kerugian akibat serangan siber secara nasional yang mencapai sekitar Rp111 triliun pada 2026. Angka tersebut menunjukkan bahwa ancaman di ruang digital bukan lagi persoalan kecil yang dapat diselesaikan hanya dengan mengandalkan kehati-hatian individu.

Baca Juga :  Ketika Amanah Tidak Sekedar Kata: Sidak Bupati Iron Tegaskan Bawahan Tingkatkan Pelayanan Publik

Orang nomer satu di Bumi Patuh Karya itu meminta mahasiswa mengambil peran sebagai agen perubahan dan agen digitalisasi. Peran tersebut, menurutnya, dapat diwujudkan ketika mahasiswa menjalankan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) dengan mendampingi masyarakat yang belum terbiasa menggunakan teknologi.

Pengetahuan yang diperoleh melalui seminar tersebut diharapkan tidak berhenti di lingkungan kampus. Mahasiswa diminta membawa pemahaman mengenai keamanan digital ke keluarga dan masyarakat tempat mereka melaksanakan KKN.

Bupati juga mengajak masyarakat, kalangan akademisi, dan instansi pemerintah membangun budaya yang responsif terhadap ancaman siber. Respons tersebut diperlukan agar masyarakat tidak selalu berada satu langkah di belakang ketika kejahatan digital mulai terjadi.

Hal senada disampaikan, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Nusa Tenggara Barat, Dr. H. Ahsanul Khalik, ia menilai pemahaman dan etika menjadi fondasi penting dalam penggunaan teknologi. Menurutnya, kecanggihan sistem digital tidak akan banyak membantu apabila masyarakat tidak memahami cara menggunakannya secara tepat.

Maka dari itu, sambung Ahsanul Khalik, pentingnya kemampuan masyarakat dalam menyaring informasi dan mempertimbangkan setiap keputusan sebelum berinteraksi di ruang digital. Sikap tersebut menjadi bagian penting dari upaya membangun lingkungan digital yang aman dan bertanggung jawab.

“Kami mengingatkan semua elemen, khususnya,
para mahasiswa agar tidak meremehkan langkah sederhana dalam menjaga keamanan digital. Masyarakat perlu berhati hati terhadap pesan yang masuk, tidak memberikan data pribadi secara sembarangan, serta menghindari tautan mencurigakan yang berpotensi mencuri informasi,” himbaunya.

Baca Juga :  Saat Sampah Ingin Diubah Menjadi Berkah, Lombok Timur Sambut Program LSDP

Terkait indikasi maraknya judi online di Lombok Timur, ia meminta jajaran Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian Lombok Timur meningkatkan keaktifan dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat. Ia menilai perangkat daerah yang menangani komunikasi dan informatika memiliki peran strategis dalam menghadapi ancaman kejahatan siber.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian Lombok Timur Dr.H.Fauzan, berharap seminar tersebut memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa. Ia meminta peserta menyebarluaskan pengetahuan yang diperoleh kepada masyarakat ketika menjalankan Kuliah Kerja Nyata.

Menurut Fauzan, perkembangan teknologi tidak dapat dihadapi secara instan. Penguatan keamanan membutuhkan pembangunan infrastruktur sistem yang memadai sekaligus sumber daya manusia yang memiliki pengetahuan tentang keamanan informasi.

Seminar tersebut melibatkan mahasiswa dari sejumlah program studi informatika di Lombok Timur. Materi yang dibahas mencakup keamanan siber, perlindungan data pribadi, identitas digital, hingga keamanan teknologi kecerdasan artifisial atau artificial intelligence (AI).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Bidang Persandian beserta jajaran serta Satgas Wilayah Densus 88, dan sejumlah OPD terkait.

Di era globalisasi, keamanan digital bukan sekadar persoalan memasang kata sandi atau menghindari tautan mencurigakan. Ini juga menyangkut kesadaran manusia dalam menjaga diri dan orang lain dari ancaman di balik layar. Dalam dunia digital tidak meminta pengguna untuk menjadi ahli, tapi bagaimana membentuk kewaspadaan dan memproteksi diri dari ancaman kejahatan digital.

Berita Terkait

Delapan Tahun Mengabdi, FWMO Lombok Timur Dorong Pers Profesional dan Berintegritas
Sinergitas untuk Umat, Baznas Lombok Timur Gencar Perluas Kolaborasi Lintas Sektoral
Menjaga Asa Pahlawan Devisa, Disnakertrans Lotim Perkuat Layanan Pengaduan
Pimpin Hari Santri di Lombok Timur, Wabup Edwin: Dari Bumi Patuh Karya Menyongsong Indonesia Emas
Hadiri GPIPS NTB, Wakil Bupati Lombok Timur Dorong Penguatan Pasokan Pangan
Lombok Research Center Gandeng BMKG dan Dinas PMD Hadapi Dampak Perubahan Iklim
Bupati Iron Lantik Pejabat Baru, Parihin Jadi Inspektur dan Husnul Basri Kadis Dukcapil
Lantik Pejabat Baru, Bupati Lotim Sentil Carut Marut Pelayanan BPJS Kesehatan
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 28 October 2026 - 16:32 WIB

Delapan Tahun Mengabdi, FWMO Lombok Timur Dorong Pers Profesional dan Berintegritas

Friday, 23 October 2026 - 19:48 WIB

Sinergitas untuk Umat, Baznas Lombok Timur Gencar Perluas Kolaborasi Lintas Sektoral

Thursday, 22 October 2026 - 18:41 WIB

Menjaga Asa Pahlawan Devisa, Disnakertrans Lotim Perkuat Layanan Pengaduan

Wednesday, 21 October 2026 - 22:26 WIB

Hadiri GPIPS NTB, Wakil Bupati Lombok Timur Dorong Penguatan Pasokan Pangan

Tuesday, 20 October 2026 - 16:13 WIB

Lombok Research Center Gandeng BMKG dan Dinas PMD Hadapi Dampak Perubahan Iklim

Berita Terbaru

TRANSLATE

You cannot copy content of this page