Dibawah Peluh dan Terik, Aksi Gabungan Mahasiswa Cipayung Plus Lantang Suarakan Kebobrokan Negeri

- Editor

Monday, 1 September 2025 - 21:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Massa Aksi Cipayung Plus di Depan Kantor DPRD Lombok Timur.

Foto: Massa Aksi Cipayung Plus di Depan Kantor DPRD Lombok Timur.

LOMBOK TIMUR, – Pekik teriakan lantang suarakan aspirasi rakyat menggema di penjuru negeri. Kenaikan gaji dan tunjangan anggota DPR, kebobrokan hukum, ketidakadilan dan kematian Driver Ojek Online yang harus meregang nyawa menyuarakan aspirasi mengundang pedih dan luka. Hal ini menjadi catatan panjang fotret buram dan ironi di negeri yang menganut faham demokrasi.

Begitupula dengan aksi di Bumi Patuh Karya, ratusan demonstran yang tergabung dalam “Cipayung Plus Kabupaten Lombok Timur”, dibawah sengatan teriknya mentari, tanpa lelah dan gentar menyuarakan aspirasi di Gedung DPRD Kabupaten Lombok Timur, Senin, (1/9/2025).

Salah satu orator aksi, Yandis dalam orasinya mengatakan, kehadiran mereka adalah bentuk perjuangan dan perlawanan melawan kesewenang-wenangan dan ketidakadilan penguasa. Betapa tidak, ditengah himpitan ekonomi rakyat yang lapar, ditengah mahalnya biaya pendidikan dan kesehatan, para wakil rakyat justeru bergoyang di kursi yang empuk. Tanpa perduli tangisan para kaum kusam dan air mata rakyat jelata.

Baca Juga :  HKMAN ke-27 Refleksi Perjuangan Hak Masyarakat Adat di Bumi Patuh Karya

Menurutnya, para wakil rakyat saat ini tidak berpihak pada rakyat, padahal gaji tunjangan mereka berasal dari pajak, melalui air mata dan tetesan keringat para jelata.

“Mereka lupa, wakil rakyat duduk di singgasana yang megah atas dasar pilihan rakyat pada setiap pemilu. Suara aspirasi ini murni gerakan perjuangan tanpa ditunggangi oleh kepentingan apapun,” ucapnya lantang, sembari menyeka peluh dan dahaga

Pada kesempatan itu, ia dan massa aksi mempertanyakan minimnya anggota DPRD yang hadir menemui mereka pada setiap aksi. Sembari menyampaikan tuntutan mereka di Gedung Rakyat itu.

Sementara, Ketua DPRD Lombok Timur, Muhammad Yusri, A.Md,.Kep, dengan senyum khasnya menyapa para massa aksi. “Suara aspirasi dari demonstran Cipayung Plus akan ditindaklanjuti dan akan diteruskan pada pemerintah pusat,” ucap politisi Partai Gerindra tersebut.

Baca Juga :  Putra Terbaik Lombok Timur Hadi Gunawan Menjabat Kapolda NTB

Ia pun berkomitmen untuk menindaklanjuti poin poin yang menjadi tuntutan para massa aksi. Karena menurutnya, pengesahan undang-undang perampasan aset bagi koruptor, transparansi informasi publik, serta sejumlah poin lainnya, diyakini sangat krusial untuk masyarakat.

“Kami bersama jajaran anggota DPRD Kabupaten Lombok Timur, akan menindaklanjuti apa yang menjadi tuntutan massa aksi,” ujarnya sembari mengucapkan belasungkawa atas kematian driver ojek online Affan Kurniawan yang gugur saat aksi di Jakarta beberapa waktu lalu.

Pada hakikatnya, suara mahasiswa adalah suara sejati kaum intelektual yang tumbuh dengan semangat perubahan untuk negeri. Asal jangan mengundang anarki, teruslah bersuara. Ketahuilah, jika perjuangan itu tulus dari sanubari, maka suara pekik dan jeritan kalian menembus langit didengar Tuhan.

Berita Terkait

Tidak Digubris Duta Besar, inilah Pengakuan Gaetano Di Carluccio, Warga Italia Terjerat Narkotika di Pulau Lombok
Hadiri Diskusi Lintas Negara, Sari Yuliati Tegaskan Peran Hutan Indonesia sebagai Aset Strategis di Pasar Karbon Global
Stok Gas Elpiji 3 Kg di Lotim Aman Versi Pertamina, Faktanya Rakyat Berebut Siapa Cepat Dia Dapat
HKMAN ke-27 Refleksi Perjuangan Hak Masyarakat Adat di Bumi Patuh Karya
Kunjungan Menteri Kehutanan di Lombok Timur, 560 Hektare Hutan Resmi Dikelola Rakyat
Semrawut Tata Kelola Selaparang Finansial, LK2T Dorong Pemangku Kebijakan Audit Total Jajaran Direksi dan Komisaris
Balas Dendam Kematian Ali Khamenei, Rudal Balistik Iran Bombardir Israel dan Pangkalan Armada Amerika
Miris, Mencuri Labu untuk Buka Puasa, Pria asal Cianjur Dianiaya hingga Tewas
Berita ini 81 kali dibaca

Berita Terkait

Friday, 17 April 2026 - 18:20 WIB

Tidak Digubris Duta Besar, inilah Pengakuan Gaetano Di Carluccio, Warga Italia Terjerat Narkotika di Pulau Lombok

Thursday, 16 April 2026 - 23:01 WIB

Hadiri Diskusi Lintas Negara, Sari Yuliati Tegaskan Peran Hutan Indonesia sebagai Aset Strategis di Pasar Karbon Global

Monday, 16 March 2026 - 22:29 WIB

HKMAN ke-27 Refleksi Perjuangan Hak Masyarakat Adat di Bumi Patuh Karya

Saturday, 7 March 2026 - 10:34 WIB

Kunjungan Menteri Kehutanan di Lombok Timur, 560 Hektare Hutan Resmi Dikelola Rakyat

Thursday, 5 March 2026 - 20:32 WIB

Semrawut Tata Kelola Selaparang Finansial, LK2T Dorong Pemangku Kebijakan Audit Total Jajaran Direksi dan Komisaris

Berita Terbaru

TRANSLATE

You cannot copy content of this page