LOMBOK TIMUR – Bapenda Lombok Timur (Lotim) terus berbenah dalam memaksimalkan capaian Pendapatan Aseli Daerah (PAD), hal itu dibuktikan dengan berbagai terobosan untuk menggenjot capaian PAD tersebut.
Kepala Bapenda Lotim, Muksin,S.KM,.MM, kepada media suara nurani (25/07/2025) mengatakan, progres capaian PAD saat ini telah mencapai 54 persen dari target 523 milyar. Terlebih lagi dengan adanya giat Optimalisasi Pajak dan Retribusi (Opjar) dan adanya objek pajak baru. Termasuk didalamnya langkah langkah penertiban terhadap para Wajib Pajak (WP) seperti pajak hotel dan restoran, pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) PBB, dan berbagai sektor pajak lainnya.
“Dengan gebrakan masssive ini, ditambah dengan giat opjar dan sinergitas semua stage holder terkait kita optimis untuk memaksimalkan target PAD,” ucapnya.
Adapun terkait pembayaran pajak, kata Muksin, saat ini sudah menggunakan sistem pembayaran online berbasis digital yang dinamakan dengan Sistem Informasi Perpajakan Daerah (SIPDah).
Disampaikan mantan Kepala DPMPTSP tersebut, dengan kolaborasi dan sinergitas semua elemen terkait menambah optimisme nya untuk memaksimalkan Pendapatan Aseli Daerah.
“Jika PAD maksimal, tentunya akan berdampak pada kesejahteraan masyarakat. Terutama terhadap pembangunan infrastruktur dan sarana prasarana daerah. Hal ini adalah wujud implementasi dari visi misi Lotim Smart,” pungkasnya.






