LOMBOK TIMUR – Kerja dan disiplin adalah kunci menuju keberhasilan. Ungkapan tersebut menjadi cerminan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur saat menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pelaksanaan Tahun Anggaran 2026 di Aula Pendopo Bupati, Rabu (14/1/2026).
Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, saat memimpin Rakor menyampaikan apresiasi kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) atas capaian kinerja Tahun Anggaran 2025. Ia menyebut capaian pendapatan daerah mencapai 100,78 persen, PAD sebesar 99,5 persen, serta belanja daerah sekitar 98,33 persen.
Selain itu, orang nomer satu di Bumi Patuh Karya tersebut, juga menyampaikan apresiasi kepada Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) yang telah melampaui dari target 206 milyar, menjadi 209 milyar lebih pada tahun 2025 lalu.

Menurut Bupati, capaian tersebut menunjukkan pengelolaan keuangan semakin baik, terutama dari optimalisasi pajak dan retribusi daerah. Meski demikian, ia mengingatkan seluruh OPD tidak berpuas diri dan segera mengeksekusi program sejak awal tahun agar tidak terjadi penumpukan pekerjaan di akhir tahun anggaran.
Bupati juga menegaskan bahwa tanggung jawab pengelolaan anggaran melekat pada kepala dinas atau kepala badan selaku pengguna anggaran.
Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah Lombok Timur, H.Muhammad Juaini Taofik, dalam laporannya menyatakan pemerintah daerah siap melaksanakan APBD 2026. Ia menyebut PAD 2025 mencapai 99,50 persen, transfer keuangan daerah melampaui target hingga 101,02 persen, dan merupakan capaian tertinggi dalam satu dekade terakhir.
Seluruh perangkat daerah disebut telah siap secara regulasi dan administrasi, termasuk penetapan Perda Nomor 5 Tahun 2025 dan Peraturan Kepala Daerah Nomor 38 Tahun 2025 tentang penjabaran APBD, serta dokumen pendukung seperti DPA, PA, KPA, dan sistem pengadaan melalui SIRUP.
Sekda mengingatkan pentingnya pemahaman skema pencairan anggaran melalui UP, GU, TU, dan LS, serta menegaskan kewenangan pengelolaan anggaran berada pada kepala OPD dan dapat didelegasikan kepada Kuasa Penggguna Anggaran (KPA).
“Pada kesempatan ini, kami mengapresiasi OPD yang mencapai realisasi PAD terbaik, yaitu BPKAD (125%), RSUD dr. R.Soedjono Selong (108%), dan DLH (107,4%),” ujar Juaini Taofik.
Melalui Rakor yang diikuti pejabat eselon II dan III, Pemkab Lombok Timur menargetkan pelaksanaan program Tahun Anggaran 2026 lebih efektif, tepat waktu, dan berdampak pada pembangunan serta pelayanan publik.






