Sopir Truk Penambang Pasir Ancam Bunuh Petugas Bapenda di Perbatasan

- Editor

Wednesday, 28 May 2025 - 20:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Sopir Dump Truck arogan ancam petugas jaga perbatasan tanpa ada pengawalan petugas

Foto: Sopir Dump Truck arogan ancam petugas jaga perbatasan tanpa ada pengawalan petugas

LOMBOK TIMUR – Setiap profesi tidak terlepas dari segala resiko, bahkan konsekwensinya seperti kekerasan, intimidasi bahkan ancaman dipertaruhkan untuk sebuah loyalitas pada instansi tempatnya bernaung.

Seperti itulah yang dialami Yazid Mafatihul Nadani, pegawai honorer yang telah 5 tahun mengabdikan dirinya pada Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Lombok Timur.

Pria asal Kelurahan Pancor ini menjelaskan kronologi saat dirinya, di intimidasi bahkan diancam mau dibunuh oleh sopir Dum Truk asal luar daerah Lombok Timur.

Dibeberkan Yazid, kejadian berawal saat dirinya dan petugas jaga di perbatasan Desa Jenggik Kecamatan Terara, menghentikan Dum Truk pengangkut pasir dengan nomer polisi D 8070 VD.

Seperti aturan yang ada, sambung Yazid, dirinya bersama petugas jaga menghentikan Dum Truck pengangkut pasir dan meminta struk bukti pembayaran pada siang sopir pada hari Minggu, sore 25 Mei 2025.

Baca Juga :  Hadiri Diskusi Lintas Negara, Sari Yuliati Tegaskan Peran Hutan Indonesia sebagai Aset Strategis di Pasar Karbon Global

“Saya meminta bukti struk pada sang sopir, karena tidak memiliki bukti struk pembayaran pasir maka saya katakan agar pak sopir memutar balik kendaraannya. Namun, tidak ada itikad baik malah sopir memaki sumpah serapah sambil melayangkan pukulan ke arah saya, beruntung rekan rekan spontan melerai,” ujarnya Rabu, (28/05/2025).

Tidak sampai disitu, selain cacian sumpah serapah, ia pun diancam akan dibunuh oleh sopir truk pengangkut pasir karena tidak Terima disuruh putar balik oleh petugas.

“Setiap profesi memiliki konsekwensi, tidak jarang kami di intimidasi, dibully bahkan dicaci maki di lapangan. Bagaimanapun, ini adalah amanah yang harus saya jalankan, pembayaran pajak MBLB (Mineral Bukan Logam dan Batuan) salah satu obyek pajak untuk meningkatkan PAD, yang pada dasarnya akan kembali untuk Kemakmuran masyarakat,” ucapnya penuh haru.

Baca Juga :  Tabligh Akbar di Lotim, Ustaz Abdul Somad: Jadilah Pemimpin Yang Membawa Kemaslahatan Ummat

Sementara, Kaban Bapenda melalui Kabid Pajak lainnya, Ahmad Muzammil Hadi, S.STP., saat dikonfirmasi wartawan membenarkan kejadian tersebut.

Dijelaskan nya, bahwa sang sopir itu termasuk Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Ia pun memberikan atensi terhadap kejadian yang menimpa petugas penjaga di perbatasan seperti yang terdiri dari Pol PP, Dishub dan Bapenda untuk lebih waspada di lapangan.

“Para petugas pemungut pajak, mereka sudah dilindungi oleh undang undang, dan masalah tersebut sudah diselesaikan,” bebernya.

Berita Terkait

Mendikdasmen Respons Aspirasi Daerah, Dua Sekolah Rusak Berat di Lotim Segera Dibenahi
Jawab Keresahan Nelayan, Pertamina Pastikan Kuota Biosolar di SPBN Tanjung Luar Normal
Mendikdasmen Hadiri Peletakan Batu Pertama Rektorat ITKes Muhammadiyah Selong, Dorong Kampus Jadi Pelopor Perubahan
Rumah Sakit Ummat PKU Muhammadiyah Hadir di Lombok Timur, Simbol Pelayanan Kesehatan Berkemajuan
Suasana Haru Iringi Keberangkatan Jamaah Haji Sumenep, Wakil Bupati Himbau Siapkan Mental Sucikan Niat
Perjuangkan Hak Nelayan Tradisional, KNTI Lotim Tingkatkan Kapasitas Organisasi
Tidak Digubris Duta Besar, inilah Pengakuan Gaetano Di Carluccio, Warga Italia Terjerat Narkotika di Pulau Lombok
Hadiri Diskusi Lintas Negara, Sari Yuliati Tegaskan Peran Hutan Indonesia sebagai Aset Strategis di Pasar Karbon Global
Berita ini 448 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 3 June 2026 - 12:56 WIB

Mendikdasmen Respons Aspirasi Daerah, Dua Sekolah Rusak Berat di Lotim Segera Dibenahi

Wednesday, 20 May 2026 - 18:29 WIB

Jawab Keresahan Nelayan, Pertamina Pastikan Kuota Biosolar di SPBN Tanjung Luar Normal

Sunday, 17 May 2026 - 11:56 WIB

Mendikdasmen Hadiri Peletakan Batu Pertama Rektorat ITKes Muhammadiyah Selong, Dorong Kampus Jadi Pelopor Perubahan

Thursday, 14 May 2026 - 22:19 WIB

Rumah Sakit Ummat PKU Muhammadiyah Hadir di Lombok Timur, Simbol Pelayanan Kesehatan Berkemajuan

Monday, 11 May 2026 - 21:02 WIB

Suasana Haru Iringi Keberangkatan Jamaah Haji Sumenep, Wakil Bupati Himbau Siapkan Mental Sucikan Niat

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi 

Peristiwa

Nelayan Batu Nampar Selatan Hilang Saat Melaut

Wednesday, 27 May 2026 - 21:06 WIB

TRANSLATE

You cannot copy content of this page