Tanpa Pamrih Merawat Rumah Masa Depan, Inilah Sosok Amat Bento, Juru Pelihara TPU dan Cagar Budaya Labuhan Haji

- Editor

Sunday, 4 January 2026 - 21:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Juru Pelihara TPU & Situs Cagar Budaya Labuhan Haji, Amat Bento bersama Peziarah di Makam Sayid Al Idrus

Foto: Juru Pelihara TPU & Situs Cagar Budaya Labuhan Haji, Amat Bento bersama Peziarah di Makam Sayid Al Idrus

LOMBOK TIMUR — Ketika ketulusan dan keikhlasan mendasari sebuah pengabdian, maka setiap lelah yang dirasakan akan menjadi lillahi ta’ala dan berbuah keberkahan yang tak terputus.

Kalimat bijak itulah yang menjadi motivasi sosok, H. Muhammad Thahir, Juru Pelihara (Jupel) Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Labuhan Haji, Kecamatan Labuhan Haji, Kabupaten Lombok Timur. Tanpa pamrih, pria 50 tahun tersebut mengabdikan dirinya merawat TPU yang di dalamnya tersimpan jejak sejarah penyebaran Islam di Pulau Lombok.

Betapa tidak, pria asal Dusun Labuaji, Desa Labuhan Haji tersebut mengabdikan dirinya merawat pekuburan setempat, atas keprihatinannya melihat kondisi TPU yang dulunya dipenuhi semak belukar dan tidak terurus.

Ditemui awak media di TPU Labuhan Haji, Minggu, (4/1/2026), pria sederhana dan bersahaja yang akrab disapa Amat Bento tersebut dengan mata berkaca-kaca, mengungkapkan keinginannya mengubah cara pandang masyarakat terhadap tempat pemakaman umum yang selama ini identik dengan kesan angker dan menyeramkan.

Baca Juga :  Tegas, Pimpinan Ponpes Ramai Mengutuk Keras Aksi Setengah Telanjang Binaraga Wanita di Ajang Fornas NTB

Diterangkannya, dengan swadaya dan bantuan para donatur, TPU Labuhan Haji, kini telah memiliki gapura dan tembok keliling, serta lampu penerangan. “Makam adalah rumah masa depan, dan sudah sepantasnya dirawat,” tuturnya dengan mata berkaca kaca.

Terlebih lagi, sambungnya, di kawasan TPU Labuhan Haji terdapat makam tertua Sayid Al Idrus yang diperkirakan wafat pada tahun 1815 yang kini telah menjadi situs cagar budaya.

Berdasarkan penuturan pria yang akrab disapa Amat Bento, mengutip keterangan seorang arkeolog dan sejarawan, almarhum Sayid Al Idrus merupakan salah satu tokoh penting penyebar agama Islam di Pulau Seribu Masjid pada masanya.

Menurutnya, merawat TPU dan situs cagar budaya bukan sekadar tugas, melainkan panggilan nurani. Ia mengenang kondisi TPU Labuhan Haji yang dahulu dipenuhi semak belukar dan terkesan tak terurus.

Baca Juga :  Fashion Show Pesona Tenun Lombok Timur, Wabup Edwin Bersama Isteri Memukau Seperti Pasangan Selebriti

“Alhamdulillah, paling tidak, TPU dan situs cagar budaya kini sudah mulai tertata rapi. Ditambah dengan penerangan dan pemasangan pipa saluran air bagi para peziarah, diharapkan dapat memberikan kenyamanan saat berziarah,” ujar anggota BPD Desa Labuhan Haji itu.

Kendati demikian, ia tidak menafikan, masih banyak sarana prasarana yang membutuhkan perhatian serius. Tentunya, hal itu tidak terlepas dari support anggaran dari banyak pihak, demi kenyamanan para peziarah yang berkunjung.

“Kita berharap, Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur dapat memberikan perhatian lebih terhadap keberadaan situs cagar budaya tersebut.

Lebih jauh disampaikan, TPU Labuhan Haji dan situs cagar budaya didalamnya bukan hanya dikunjungi peziarah lokal. Tetapi juga dari berbagai daerah di Indonesia yang datang untuk menapaktilas jejak sejarah dan spiritual para pendahulu.

Berita Terkait

Merawat Budaya Ditengah Modernisasi, Nyelamet Dowong Simbol Warisan Leluhur di Denggen Lombok Timur
Menjaga Tradisi Tak Tergerus Zaman, AMAN Lotim Desak Perda Masyarakat Adat
Fashion Show Pesona Tenun Lombok Timur, Wabup Edwin Bersama Isteri Memukau Seperti Pasangan Selebriti
Sambut 1 Muharam, Warga Lotim Gelar Festival Ribuan Dulang
Tradisi Tiu Warga Jantuk Pasca Idul Fitri, Fotret Kekayaan Budaya Nusantara
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Saturday, 31 January 2026 - 01:17 WIB

Merawat Budaya Ditengah Modernisasi, Nyelamet Dowong Simbol Warisan Leluhur di Denggen Lombok Timur

Sunday, 4 January 2026 - 21:40 WIB

Tanpa Pamrih Merawat Rumah Masa Depan, Inilah Sosok Amat Bento, Juru Pelihara TPU dan Cagar Budaya Labuhan Haji

Thursday, 13 November 2025 - 14:43 WIB

Menjaga Tradisi Tak Tergerus Zaman, AMAN Lotim Desak Perda Masyarakat Adat

Friday, 22 August 2025 - 08:10 WIB

Fashion Show Pesona Tenun Lombok Timur, Wabup Edwin Bersama Isteri Memukau Seperti Pasangan Selebriti

Thursday, 26 June 2025 - 17:26 WIB

Sambut 1 Muharam, Warga Lotim Gelar Festival Ribuan Dulang

Berita Terbaru

TRANSLATE

You cannot copy content of this page