LOMBOK TIMUR, – Dukungan dan sinergitas semua pihak sangat diharapkan dalam menjalankan tugas dalam organisasi kemanusiaan Palang Merah Indonesia (PMI).
Penjelasan itu disampaikan, Wakil Bupati Lombok Timur Ir.H.Moh. Edwin Hadiwijaya.M.M, usai dilantik menjadi ketua PMI Lombok Timur (Lotim) bersama pengurus lainnya masa bakti 2025-2030. Pelantikan berlangsung di aula PMI setempat pada, (17/9/2025).
Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Edwin, menyampaikan pentingnya bersinergi dalam memperluas jaringan dalam kegiatan yang berorientasi sosial.
“Kami mengucapkan terimakasih dan apresiasi atas amanah dan kepercayaan yang diberikan,” ucapnya.
Ia pun menyoroti pentingnya digitalisasi dalam sistem kerja PMI, baik dari sisi pendataan hingga sistem keuangan. Sehingga, menurutnya pentingnya komitmen dan hubungan kerjasama dengan semua pihak. Termasuk didalamnya, lembaga pendidikan seperti sekolah sekolah guna membangkitkan minat generasi muda dalam aksi aksi nyata dalam kegiatan sosial.
Lebih jauh ia sampaikan, saat ini ada sejumlah program PMI yang telah berjalan diantaranya: pembangunan ruang kelas, masjid, dan kegiatan kurban. Sehingga, ia berharap sinergi dan kerjasama relawan sebagai Mitra kerjanya seperti NGO (Non Goverment Orgazation), untuk ikut berpartisipasi menangani sejumlah permasalahan sosial seperti; gizi buruk (stunting) renovasi masjid daerah terpencil dengan bantuan profiling video digital.
Hal senada disampaikan Ketua Pengurus PMI Provinsi NTB dr.Lalu Herman Mahaputra, akan pentingnya sinergi antara PMI dan rumah sakit dalam melayani masyarakat.
Menurutnya, gebrakan PMI Lombok Timur sangat luar biasa, salah satunya dengan sarana prasarana maupun gedung kantor yang bagus. Bahkan, lebih baik dari gedung PMI NTB.
Selain itu, pria yang akrab disapa dokter Jack itu memberikan atensi jajarannya, agar memperhatikan golongan darah yang langka dan menjaga komunikasi yang baik dengan para pendonor. Khususnya, para relawan atau pendonor tetap.
Acara diakhiri dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol harapan yang lebih baik untuk masa depan PMI Lombok Timur.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Forkopimda, OPD, Direktur rumah sakit se-Lombok Timur, serta jajaran pengurus dan relawan PMI beserta stage holder terkait.






