LOMBOK TIMUR, – Deburan ombak desiran angin laut menyapa mengusap peluh si rambut pirang perempuan Bule asal Belanda. Dengan senyum khas dan keramahannya sembari menyapa warga yang datang menikmati Sunset di Dermaga Pantai Labuhan Haji.
Dialah Nike pelari ultra 100 asal negeri Kincir angin Belanda. Pelari Trail Running yang telah menaklukkan sejumlah negara di dunia pada event Trail Running, diantaranya: Tokyo, Korea, Singapura, Australia, Jepang, dan sejumlah daerah di Indonesia.
Trail Running merupakan cabang dari olahraga lari, secara spesifik adalah jenis lari yang biasa dilakukan di alam terbuka. Umumnya, jalur yang ditempuh untuk olahraga ini seperti perbukitan, pegunungan, atau jalanan aspal yang memiliki beberapa tanjakan.
Saat ditemui Media Suara Nurani, pada Jumat (03/10/2025), atlet yang fasih berbahasa Indonesia ini menyatakan kekagumannya terhadap destinasi wisata di daerah yang dikenal dengan Pulau Seribu Masjid.
“Saya sangat senang dengan budaya masyarakat setempat yang ramah, kearifan lokal suasana sejuk memanjakan mata dan keindahan alam dan pesona Gunung Rinjani,” tutur perempuan yang telah enam tahun melanglangbuana di Nusantara itu.
Terlebih lagi, tempat ia tinggal saat ini Sembalun Lawang yang berada dibawah kaki Gunung Rinjani merupakan destinasi wisata pegunungan yang memberikan kesan mendalam baginya.
Dibeberkannya, kehadirannya di Pulau Lombok bukan sekedar menyalurkan bakatnya sebagai pelari. Namun, lebih jauh dari itu, ia melaksanakan kegiatan sosial sembari memberikan donasi untuk warga tidak mampu seperti pemberian donasi untuk lembaga pendidikan seperti baju, buku, alat tulis siswa dan sejumlah kegiatan sosial lainnya. Khususnya, didaerah Sembalun.
Bukan hanya itu, perempuan yang dikenal memiliki jiwa sosial yang tinggi tersebut, juga ingin mengamalkan ilmunya melatih siswa secara cuma cuma agar mahir berbahasa Inggris.
Selain itu, kedatangannya di Lombok adalah bentuk kecintaannya pada lingkungan yang bersih dan asri. Maka tidak heran, sepanjang daerah yang dilewati, ia menyempatkan diri untuk membersihkan sampah di sepanjang rute yang dilalui.
“Hari ini saya telah mencoba rute Pusuk Sembalun, Pringgabaya dan Labuhan Haji, besok saya mencoba lari di Pantai Kuwang Wai, Keruak dan terakhir di Kuta Mandalika Lombok Tengah,” ucapnya penuh keakraban.
Pada kesempatan itu, ia, menyampaikan terimakasih mendalam pada masyarakat Lombok dan rekan rekannya yang telah memberikan rasa aman dan menyambut baik kedatangannya.
Penjelasan yang sama disampaikan Nouval teman baik Nike pria asal Bandung tersebut membeberkan salah satu tujuan kedatangan mereka ke Lombok selain penjajakan lokasi, ia bersama Nike berencana menggelar event Trail Running dirangkai dengan kegiatan sosial untuk warga tidak mampu.
“Jika tidak ada halangan event tersebut kita gelar akhir tahun 2025 ini dan selambat lambatnya diawal tahun depan,” pungkasnya.






