Pengabdian yang Tak Banyak Disorot, Kini Guru Ngaji dan Marbot di Lombok Timur Mendapat Jaminan Sosial

- Editor

Friday, 14 August 2026 - 16:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Bupati Haerul Warisin bersama ketua Baznas usai menyerahkan BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis.

Foto: Bupati Haerul Warisin bersama ketua Baznas usai menyerahkan BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis.

LOMBOK TIMUR — Setiap pengabdian yang dilakukan dengan ikhlas adalah amal yang bernilai di sisi Allah, meski tidak selalu terlihat oleh mata manusia. Kata kata bijak tersebut pantas disematkan pada Pemerintah Kabupaten Lombok Timur. Betapa tidak, kini para marbot dan guru ngaji mendapat jaminan sosial ketenagakerjaan yang bersumber dari dana zakat Baznas.

Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin saat menghadiri penandatanganan Surat Keputusan Penerima Bantuan Iuran Kepesertaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi guru ngaji, marbot, ketua RT, dan kepala lingkungan melalui dana zakat Tahun Anggaran 2026, Jumat (14/8/2026).

Program tersebut secara bertahap telah menjangkau 14 kecamatan dan rencana menargetkan 21 kecamatan di Kabupaten Lombok Timur. Perluasan itu diarahkan kepada kelompok masyarakat yang selama ini memiliki peran penting dalam pelayanan sosial, keagamaan, serta pemerintahan di tingkat lingkungan.

Bupati menilai guru ngaji, marbot, ketua RT, dan kepala lingkungan merupakan bagian penting dari kehidupan masyarakat karena mereka bersentuhan langsung dengan warga dalam menjalankan tugas sehari hari.

“Marbot melayani masyarakat, sedangkan guru ngaji membantu pemerintah menjaga dan memberikan ilmu pengetahuan kepada generasi penerus. Tugas mereka berat sekaligus mulia,” kata Haerul Warisin.

Baca Juga :  Hadiri Pisah Sambut Kajari Lotim, Ini Pesan Bupati Iron

Menurutnya, kondisi kesejahteraan para pekerja tersebut menjadi salah satu alasan pemerintah menghadirkan perlindungan jaminan sosial. Sebagian marbot dan guru ngaji, misalnya, menerima insentif terbatas dan tidak memiliki skema pensiun seperti pekerja pada umumnya.

Karena itu, manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan melalui BPJS Ketenagakerjaan diharapkan dapat menjadi bentuk perlindungan bagi keluarga apabila peserta meninggal dunia. Santunan tersebut nantinya diberikan kepada ahli waris sesuai ketentuan program.

“Ketika seorang marbot meninggal dunia, tidak ada pensiun yang diterima keluarganya. Karena itu, perlindungan ini diharapkan menjadi jaminan bagi ahli warisnya,” ujar pria yang akrab disapa Haji Iron.

Ia pun meminta masyarakat aktif mengikuti pendataan Perlindungan Sosial (Perlinsos) yang tengah dilakukan di tingkat desa dan kelurahan. Menurutnya, data tersebut menjadi dasar penting agar berbagai program bantuan dan perlindungan pemerintah diberikan kepada masyarakat yang benar benar membutuhkan.

Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Lombok Timur H. Muhammad Kamli menyampaikan, Baznas terus berupaya mengambil bagian dalam percepatan penanganan kemiskinan ekstrem berdasarkan data desil 1 hingga desil 5.

Pada tahap awal program jaminan perlindungan sosial tersebut, sebanyak 1.087 orang telah tercatat sebagai penerima manfaat. Mereka terdiri atas 664 guru ngaji, 124 marbot, serta puluhan ketua RT dan kepala lingkungan.

Baca Juga :  Indahnya Kebersamaan, Bupati Lotim Apresiasi Capaian Kinerja Bapenda Sembari Makan Bersama

Penyaluran tahap pertama mencakup kecamatan Aikmel, Sakra Barat, Keruak, Masbagik, Pringgabaya, Sakra Timur, Sikur, Sukamulia, Suela, Terara, Selong, dan Labuhan Haji. Sementara itu, tujuh kecamatan lainnya masih berada dalam tahap validasi data.

Baznas Lombok Timur menargetkan seluruh 21 kecamatan dapat terjangkau program tersebut sehingga perlindungan sosial bagi para abdi masyarakat tidak berhenti pada wilayah tertentu saja.

Selain program tersebut, Baznas Lombok Timur juga telah memberikan perlindungan jaminan sosial kepada 1.200 guru madrasah honorer murni dengan masa pengabdian antara 10 hingga 35 tahun.

“Mudah-mudahan ikhtiar ini memberikan manfaat sebesar besarnya bagi saudara saudara kita yang telah mengabdikan diri kepada masyarakat Lombok Timur,” kata Muhammad Kamli.

Dalam acara tersebut, Bupati Lombok Timur bersama Ketua Baznas dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Lombok Timur menyerahkan kartu BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis kepada penerima manfaat.

Kegiatan itu turut dihadiri jajaran pengurus Baznas, pimpinan BPJS Ketenagakerjaan, serta para penerima manfaat program jaminan sosial ketenagakerjaan.

Berita Terkait

Delapan Tahun Mengabdi, FWMO Lombok Timur Dorong Pers Profesional dan Berintegritas
Sinergitas untuk Umat, Baznas Lombok Timur Gencar Perluas Kolaborasi Lintas Sektoral
Menjaga Asa Pahlawan Devisa, Disnakertrans Lotim Perkuat Layanan Pengaduan
Pimpin Hari Santri di Lombok Timur, Wabup Edwin: Dari Bumi Patuh Karya Menyongsong Indonesia Emas
Hadiri GPIPS NTB, Wakil Bupati Lombok Timur Dorong Penguatan Pasokan Pangan
Lombok Research Center Gandeng BMKG dan Dinas PMD Hadapi Dampak Perubahan Iklim
Bupati Iron Lantik Pejabat Baru, Parihin Jadi Inspektur dan Husnul Basri Kadis Dukcapil
Lantik Pejabat Baru, Bupati Lotim Sentil Carut Marut Pelayanan BPJS Kesehatan
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 28 October 2026 - 16:32 WIB

Delapan Tahun Mengabdi, FWMO Lombok Timur Dorong Pers Profesional dan Berintegritas

Friday, 23 October 2026 - 19:48 WIB

Sinergitas untuk Umat, Baznas Lombok Timur Gencar Perluas Kolaborasi Lintas Sektoral

Thursday, 22 October 2026 - 18:41 WIB

Menjaga Asa Pahlawan Devisa, Disnakertrans Lotim Perkuat Layanan Pengaduan

Wednesday, 21 October 2026 - 22:26 WIB

Hadiri GPIPS NTB, Wakil Bupati Lombok Timur Dorong Penguatan Pasokan Pangan

Tuesday, 20 October 2026 - 16:13 WIB

Lombok Research Center Gandeng BMKG dan Dinas PMD Hadapi Dampak Perubahan Iklim

Berita Terbaru

TRANSLATE

You cannot copy content of this page