FKKD Lotim Tuntut Pembayaran Siltap, Kepala BPKAD: Keterlambatan Pembayaran Masalah Sistem

- Editor

Thursday, 6 March 2025 - 18:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kepala BPKAD Lotim H.Hasni. M.,Ak

Foto: Kepala BPKAD Lotim H.Hasni. M.,Ak

LOMBOK TIMUR – Forum Komunikasi Kepala Desa (FKKD) Lombok Timur (Lotim) M. Khairul Iksan bersama ratusan Kepala Desa se Lombok Timur datangi Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Lotim. Kedatangan mereka menuntut pembayaran Penghasilan Tetap (Siltap) Pemerintah Desa yang belum dicairkan.

Kepala Desa Masbagik Utara Baru tersebut mendesak BPKAD agar segera mencairkan anggaran tersebut.  Jika tidak diindahkan, mereka akan membawa massa lebih banyak geruduk Pemda Lombok Timur. 

Menyikapi hal itu, Kepala BPKAD Lotim H.Hasni.M.,Ak, kepada awak media (6/3/2025) mengatakan, untuk tahun 2025 Kabupaten Lombok menganggarkan belanja transfer ke seluruh pemerintah desa sebesar Rp.461.076.232.234.

Baca Juga :  Dinas Perhubungan Lombok Timur Atensi Penerangan Jalan Utama Sebagai Skala Prioritas

Adapun peruntukan anggaran tersebut menurut H.Hasni, sebagai berikut:
1) Dana Bagi Hasil Pajak dan Retribusi sebesar Rp.21.409.695.834
2) Dana Desa sebesar Rp.274.010.887.000.
3) Dana Alokasi Desa sebesar Rp.165.655.649.400.
4) Pembayaran Siltap bulan Januari dan Februari tahun 2025 sebesar Rp.14.741.094.735.
5) Pembayaran BPJS Kesehatan selama 2 bulan untuk seluruh perangkat desa sebesar Rp.734.699.688.

Lebih jauh disampaikan mantan Pj.Sekda tersebut, keterlambatan pembayaran siltap adalah, karena belum selesainya sebahagian besar Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes). 

Baca Juga :  Punggawa Baru Kadin Lotim 2025, Sinergi Membangun Kemitraan Pengusaha dan Pemerintah Daerah

Kendati demikian, hari ini tanggal 6 pebruari 2025 Pemda Lombok Timur akan membayarkan Siltap tersebut sebesar 75 % adapun sisanya akan dibayarkan setelah APBDes selesai di susun.

“Untuk diketahui, keterlambatan pembayaran siltap adalah murni karena persoalan sistem saja. InsyaAllah pada bulan berikutnya kami telah sepakat dengan pihak terkait, seperti Dinas PMD dan FKKD membayarkan Siltaf setelah pihak Pemdes menyampaikan laporan penggunaan dana siltaf yang sudah diterima” pungkasnya.

Berita Terkait

Delapan Tahun Mengabdi, FWMO Lombok Timur Dorong Pers Profesional dan Berintegritas
Sinergitas untuk Umat, Baznas Lombok Timur Gencar Perluas Kolaborasi Lintas Sektoral
Menjaga Asa Pahlawan Devisa, Disnakertrans Lotim Perkuat Layanan Pengaduan
Pimpin Hari Santri di Lombok Timur, Wabup Edwin: Dari Bumi Patuh Karya Menyongsong Indonesia Emas
Hadiri GPIPS NTB, Wakil Bupati Lombok Timur Dorong Penguatan Pasokan Pangan
Lombok Research Center Gandeng BMKG dan Dinas PMD Hadapi Dampak Perubahan Iklim
Bupati Iron Lantik Pejabat Baru, Parihin Jadi Inspektur dan Husnul Basri Kadis Dukcapil
Lantik Pejabat Baru, Bupati Lotim Sentil Carut Marut Pelayanan BPJS Kesehatan
Berita ini 85 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 28 October 2026 - 16:32 WIB

Delapan Tahun Mengabdi, FWMO Lombok Timur Dorong Pers Profesional dan Berintegritas

Friday, 23 October 2026 - 19:48 WIB

Sinergitas untuk Umat, Baznas Lombok Timur Gencar Perluas Kolaborasi Lintas Sektoral

Thursday, 22 October 2026 - 18:41 WIB

Menjaga Asa Pahlawan Devisa, Disnakertrans Lotim Perkuat Layanan Pengaduan

Wednesday, 21 October 2026 - 22:26 WIB

Hadiri GPIPS NTB, Wakil Bupati Lombok Timur Dorong Penguatan Pasokan Pangan

Tuesday, 20 October 2026 - 16:13 WIB

Lombok Research Center Gandeng BMKG dan Dinas PMD Hadapi Dampak Perubahan Iklim

Berita Terbaru

TRANSLATE

You cannot copy content of this page