LOMBOK TIMUR – Sebagai upaya meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia, Dewan Pengurus Daerah (DPD) I Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus berbenah.
Hal itu terlihat dari kolaborasi DPD I KNPI NTB, dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Lombok Timur. Organisasi kepemudaan tersebut menggelar Tailor Made Training (TMT) berbasis kompetensi bagi masyarakat Kecamatan Lenek. Program yang didukung Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia itu diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang memiliki keterampilan profesional sekaligus membuka peluang lahirnya wirausaha baru di NTB.
Pelatihan vokasi tersebut menjadi bagian dari komitmen DPD I KNPI NTB dalam memperluas akses peningkatan kompetensi bagi pemuda, terutama mereka yang berada di wilayah pedesaan. Melalui pembelajaran yang mengacu pada standar kompetensi nasional, peserta dibekali keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan industri.
Ketua Umum DPD I KNPI NTB, Daud Gerung, menegaskan, bahwa dirinya memberikan kewenangan penuh kepada seluruh jajaran pengurus untuk terus aktif melaksanakan berbagai program pemberdayaan masyarakat di Nusa Tenggara Barat.
Disampaikannya, Pelatihan vokasi Tailor Made Training (TMT) berbasis kompetensi dengan total 80 jam pelajaran. Program ini terlaksana setelah mengajukan e-Proposal melalui sistem Kementerian Ketenagakerjaan, dengan proses panjang akhirnya disetujui dua paket pelatihan.
Lebih lanjut disampaikan Daud Gerung, kegiatan itu diikuti 32 peserta yang terbagi ke dalam dua kelas, yaitu Pastry dan Bartender. Materi yang diberikan mengacu pada standar kompetensi, mulai dari pelayanan yang baik, teknik plating agar produk lebih menarik, hingga peningkatan kemampuan peserta supaya mampu bersaing sesuai standar internasional.
“Kami berharap seluruh peserta dapat menyerap ilmu yang diberikan secara maksimal, sehingga kompetensi yang dimiliki dapat menjadi bekal untuk memasuki dunia kerja maupun membuka usaha secara mandiri,” ujarnya.
Hal senada disampaikan, Ketua Bidang Pemberdayaan Ekonomi DPD I KNPI Provinsi NTB, Andi Winata, bahwa pelatihan Tailor Made Training (TMT) merupakan program berbasis kompetensi dengan total 80 jam pelajaran. Pelaksanaan pelatihan di Kecamatan Lenek dipilih sebagai langkah awal pemerataan akses peningkatan keterampilan bagi pemuda di Nusa Tenggara Barat. Menurutnya, masih banyak generasi muda yang tinggal di desa desa terpencil belum memiliki kesempatan mengikuti pelatihan vokasi. Sehingga, program itu diharapkan mampu membuka akses yang lebih luas bagi mereka untuk meningkatkan kemampuan secara profesional.
“Dalam pelatihan ini, peserta tidak hanya mempelajari keterampilan teknis, tetapi juga dibimbing mengenai pelayanan prima, penyajian produk yang menarik, hingga penerapan standar kerja profesional agar mampu memenuhi kebutuhan industri jasa dan kuliner yang terus berkembang,” ucap Andi Winata, Kamis, (23/7/2026)
Kolaborasi antara DPD I KNPI NTB dan BPVP Lombok Timur, menjadi bukti nyata sinergi organisasi kepemudaan dengan pemerintah dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia. Melalui pelatihan berbasis kompetensi tersebut, diharapkan semakin banyak pemuda NTB yang memiliki keterampilan, mampu bersaing di dunia kerja, serta menciptakan lapangan usaha baru yang berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.






