LOMBOK TIMUR — Sebagai wujud kepedulian pada peningkatan literasi masyarakat akan pola konsumsi sehat dan seimbang. Mahasiswa Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes Mataram menggelar Pameran Gizi di Gedung Serbaguna Kantor Desa Tanjung Luar, Kecamatan Keruak, Kabupaten Lombok Timur, (02/11/2025).
Kegiatan ini merupakan rangkaian dari intervensi gizi pada daerah pesisir guna meningkatkan pola hidup sehat.
Kepala Desa Tanjung Luar, Saifur Rahman, mengapresiasi pelaksanaan program tersebut. Ia menyebut edukasi tentang kebutuhan gizi masih sangat diperlukan di tengah masyarakat. Karena menurutnya, masih banyak warga yang belum memahami pentingnya gizi dan kebutuhan nutrisi tubuh.
“Dengan kegiatan pameran gizi yang digelar mahasiswa Poltekkes Mataram, diharapkan bisa menambah pengetahuan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran akan pola makan yang sehat,” terang Saifur Rahman.

Bukan hanya dari instansi terkait, pelaksanaan kegiatan ini juga mendapatkan dukungan dari sejumlah elemen, termasuk LKP Sanggar Seni dan Budaya Nusantara Dewi Ringganis, Wols, Autores, Autore Kalcer, serta antusiasme warga Tanjung Luar yang turut menyukseskan acara tersebut.
Perwakilan mahasiswa Poltekkes menjelaskan bahwa pameran gizi ini sekaligus menjadi tindak lanjut pendataan yang dilakukan pada April 2025 terkait kondisi stunting, status gizi ibu hamil, hingga temuan ibu hamil dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK). Melalui pameran ini, mereka mendorong masyarakat untuk lebih memanfaatkan potensi pangan lokal bernilai gizi tinggi.
Desa Tanjung Luar dipilih sebagai lokasi kegiatan karena dikenal sebagai penghasil ikan dan rumput laut, komoditas yang kaya protein dan sangat mendukung kebutuhan gizi harian masyarakat. Edukasi pemanfaatan bahan pangan lokal ini diharapkan mampu mendorong keluarga untuk menerapkan pola konsumsi sehat sebagai langkah memperbaiki status gizi, terutama bagi anak-anak dan ibu hamil.
Melalui kegiatan edukatif seperti ini, mahasiswa Poltekkes berupaya memperkuat kesadaran gizi masyarakat sekaligus mendukung upaya penurunan angka stunting di wilayah pesisir Lombok Timur.
Hadir pada giat tersebut, jajaran perangkat Pemdes Tanjung Luar, Babinsa dan Bhabinkamtibmas,
Kepala Puskesmas Tanjung Luar, perwakilan Yayasan Astapuran Santara Dewi Ringganis, serta tamu undangan lainnya. Kehadiran para pemangku kepentingan menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat desa.






