Proyek Koperasi Nelayan Merah Putih di Ekas Buana Amburadul, Menteri KKP Semprot Perusahaan BUMN PT. Adhi Karya

- Editor

Friday, 27 February 2026 - 03:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono saat sidak pekerjaan BUMN PT.Adhi Karya di Ekas Buana Lombok Timur.

Foto: Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono saat sidak pekerjaan BUMN PT.Adhi Karya di Ekas Buana Lombok Timur.

LOMBOK TIMUR – Saat menggelar kunjungan di Ekas Buana Kecamatan Jerowaru Kabupaten Lombok Timur, Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Sakti Wahyu Trenggono, terlihat menegur keras kontraktor dari perusahaan badan usaha milik negara, PT Adhi Karya.

Bukan tidak berdasar, Menteri KKP menemukan sejumlah ketidaksesuaian spesifikasi dalam pembangunan Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Ekas Buana, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Temuan tersebut langsung ditindaklanjuti dengan instruksi tegas kepada pihak kontraktor agar segera melakukan pembenahan proyek KNMP yang menurutnya amburadul.

“Kamu yang ngerjain atau tukang, tanya menteri KKP lalu dijawab kontraktor masyarakat. Saya kontrak sama kamu, kenapa kamu kasi masyarakat,” ucap menteri KKP geram.

Dalam kunjungan lapangan pada Jumat, (27/2/2026) Menteri Trenggono menilai beberapa bagian pekerjaan KNMP dinilai tidak memenuhi standar yang diharapkan. Sehingga, ia meminta kontraktor pelaksana bertanggungjawab penuh melakukan perbaikan agar kualitas bangunan sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

Baca Juga :  Bawaslu Sambangi DPC PPP Lombok Timur Sosialisasikan Putusan MK Nomer 128

Langkah ini diambil guna memastikan fasilitas Koperasi Nelayan Merah Putih benar-benar layak difungsikan dan mampu mendukung aktivitas ekonomi nelayan secara optimal.

“Sekali waktu bapak Presiden datang dan lihat kamu yang korupsi, jangan bercanda kamu. Saya minta semuanya dibenerin. Dikoreksi semua finishingnya dibenerin semua, nggak bener ini,” tegasnya pada pihak PT.Adhi Karya.

Proyek pembangunan KNMP Ekas Buana yang menelan anggaran sebesar Rp23 miliar tersebut, saat ini masih dalam proses pengerjaan. Pemerintah menekankan bahwa percepatan perbaikan menjadi prioritas agar implementasi program pemberdayaan nelayan tidak tertunda. Bangunan koperasi ini dirancang sebagai pusat distribusi, pengolahan, dan penguatan rantai pasok hasil perikanan di wilayah pesisir Lombok Timur.

Secara nasional, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tengah merealisasikan pembangunan 100 unit KNMP di berbagai daerah di Indonesia. Dari jumlah tersebut, sebanyak 65 unit telah selesai dibangun. Sementara sisanya berada pada tahap penyelesaian dan finishing. Pemerintah menargetkan seluruh proyek tahap pertama rampung pada Juli 2026, sehingga dapat segera dioperasikan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kelautan dan perikanan.

Baca Juga :  Solidaritas untuk Pasirlangu: Sari Yuliati dan Kosgoro 1957 Salurkan Bantuan bagi Korban Longsor

Ditegaskannya, KNMP di Ekas Buana Lombok Timur, operasionalnya belum dapat dipastikan sebelum seluruh perbaikan tuntas dilaksanakan. Pemerintah menegaskan bahwa aspek mutu konstruksi menjadi fondasi utama sebelum koperasi difungsikan secara penuh.

Keberadaan KNMP, menurutnya harus benar-benar memberikan manfaat nyata bagi nelayan dan masyarakat sekitar.

Setelah seluruh bangunan dinyatakan siap, KKP akan melaksanakan program pembinaan dan pelatihan bagi para pengelola koperasi. Program tersebut akan dijalankan melalui kolaborasi lintas kementerian, termasuk dengan Kementerian Koperasi, guna memperkuat kapasitas manajerial dan tata kelola kelembagaan.

“KNMP diharapkan tidak hanya berdiri sebagai infrastruktur fisik dan akan berkolaborasi dengan Kementerian Koperasi, dengan harapan sebagai motor penggerak kemandirian ekonomi masyarakat pesisir,” pungkasnya.

Berita Terkait

Perkuat Wawasan Kebangsaan, Ketua DPRD Lombok Timur Ikuti Retret Lemhanas
Menteri Pertanian Apresiasi Komitmen Pemda Lombok Timur Mendukung Ketahanan Pangan Nasional
Bupati Lombok Timur Dianugerahi Penghargaan Nasional atas Keberhasilan Program GENTING
Perjuangkan Sekolah Garuda di Lotim, Bupati Iron Audiensi Dengan Kantor Staf Kepresidenan
Berkontribusi Dalam Peningkatan Zakat Nasional, Bupati Lotim Sabet Baznas Award 2025
Bertandang di Lotim Bersama Ibu Wapres, Petinggi PT.Pertamina Sampaikan Hal Ini
Inilah Sosok Siti Nursya’bani Peraih Penghargaan Ibu Negara Iriana Jokowidodo pada Hari Anak Nasional 2024
DPR RI Gandeng Wabup Edwin Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis
Berita ini 62 kali dibaca

Berita Terkait

Thursday, 16 April 2026 - 16:15 WIB

Perkuat Wawasan Kebangsaan, Ketua DPRD Lombok Timur Ikuti Retret Lemhanas

Friday, 27 February 2026 - 03:53 WIB

Proyek Koperasi Nelayan Merah Putih di Ekas Buana Amburadul, Menteri KKP Semprot Perusahaan BUMN PT. Adhi Karya

Monday, 9 February 2026 - 14:32 WIB

Menteri Pertanian Apresiasi Komitmen Pemda Lombok Timur Mendukung Ketahanan Pangan Nasional

Wednesday, 12 November 2025 - 18:23 WIB

Bupati Lombok Timur Dianugerahi Penghargaan Nasional atas Keberhasilan Program GENTING

Friday, 10 October 2025 - 09:00 WIB

Perjuangkan Sekolah Garuda di Lotim, Bupati Iron Audiensi Dengan Kantor Staf Kepresidenan

Berita Terbaru

TRANSLATE

You cannot copy content of this page