LOMBOK TIMUR, – Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah salah satu Program janji politik Presiden dan Wakil Presiden terpilih Prabowo-Gibran yang saat ini gencar digalakkan di seantero tanah air semenjak diluncurkan pemerintah pada 6 Januari 2025 lalu.
Program ini bertujuan meningkatkan gizi masyarakat terutama ibu dan anak, serta mengurangi angka stunting dan malnutrisi.
Dalam rangka suksesi program MBG di Kabupaten Lombok Timur, Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dan Badan Gizi Nasional (BGN) gandeng Wakil Bupati terpilih H.Edwin Hadiwijaya sosialisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kantor Kecamatan Wanasaba, Lombok Timur, Sabtu, (8/2/2025).
Hadir pada kesempatan itu, anggota Komisi IX DPR RI, yang membidangi kesehatan, kesejahteraan rakyat, BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan, BP POM, BKKBN, BP2MI, dan sebagai mitra kerja Badan Gizi Nasional, Perwakilan dari Badan Gizi Nasional dan Wakil Bupati terpilih H.Edwin Hadiwijaya bersama sejumalah stage holder terkait.
Anggota DPR RI, H.M.Muazzim Akbar.S.IP, pada awak media menyampaikan akan pentingnya program Makan Bergizi Gratis dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia.
Menurutnya, gizi yang baik adalah fondasi dasar untuk menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif di masa depan. Namun, kita juga tidak bisa menutup mata, masalah gizi, baik stunting atau gizi buruk, obesitas, keterbatasan akses, keterbatasan anggaran, masih menjadi tantangan besar bagi negara termasuk di Pulau Lombok.
Menjawab permasalahan tersebut sambungnya, perlunya sinergi antara Pemerintah Daerah, Badan Gizi Nasional dan seluruh elemen masyarakat dalam menjalankan program strategis nasional untuk mewujudkan Indonesia yang lebih sehat dan sejahtera.

Ia berharap, melalui program Makan Bergizi Gratis, diharapkan penanganan masalah gizi dapat dilakukan secara terpadu, efektif, dan berkelanjutan dengan sinergitas semua pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, tenaga kesehatan, hingga masyarakat umum. Sehingga, bisa memahami peran dan fungsi Badan Gizi Nasional.
Karena menurutnya, Program Makan Bergizi Gratis sejalan dengan visi misi Indonesia di tahun 2045 dengan harapan terciptanya generasi emas Indonesia yang berkualitas, kompeten, dan berdaya saing tinggi.
Sementara, Wakil Bupati terpilih, Ir.H.M.Edwin Hadiwijaya.MM, menegaskan, Program MBG tidak hanya bertujuan untuk memberikan akses makanan bergizi bagi masyarakat. Namun, lebih dari itu, agar program tersebut bisa meningkatkan kesadaran akan pentingnya gizi seimbang bagi kesehatan dan kesejahteraan. Program MBG tersebut adalah bentuk komitmen Pemerintah untuk mengurangi angka stunting dan masalah gizi lainnya yang masih menjadi tantangan di berbagai daerah.
Lebih jauh disampaikan, Kabupaten Lombok Timur diharapkan menjadi contoh bagi daerah lain dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan, sesuai dengan visi misi Lotim SMART yang diusung oleh pasangan Iron-Edwin.






