LOMBOK TIMUR – Pertamina mendukung kemajuan UMKM melalui berbagai program, seperti pelatihan ekspor, pengembangan bisnis melalui program PFpreneur, dan pembinaan UMKM menuju sadar e-commerce. Hal itu adalah salah satu upaya Pertamina dalam mendukung pertumbuhan dan keberlanjutan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Program ini bertujuan untuk meningkatkan peran UMKM dalam perekonomian nasional.
Hal itu disampaikan Vice Presiden CSR (Corporate Social Responsibility) dan SMEPP
(Small Medium Enterprise Partnership Program)
PT. Pertamina, Ariffianto, saat Press Conference di Kabupaten Lombok Timur (Lotim)menemani isteri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Selvi Ananda Putri, di Rumah BUMN Selong Lombok Timur, Rabu (11/6/2025).
Dijelaskan Ariffianto, bahwa kunjungannya bersama Selvi Ananda Putri tersebut merupakan kolaborasi antara PT Pertamina Persero dengan Dewan Kerajinan Nasionas (Dekranas) guna mensukseskan program pencitraan merk dan foto produk.
“Kunjungan ini adalah bagian program pembinaan yang dilaksanakan oleh PT Pertamina Persero melalui rumah BUMN, dimana pengelolaannya melalui kolaborasi antara Pertamina dengan kementerian keuangan,” ujarnya.
Secara umum, sambung Ariffianto, UMK Akademi Pertamina memiliki 4 kelas yakni : go modern, go digital, go online dan go global. Adapun kunjungan nya kali ini merupakan bagian dari go digital.
“Kelas go digital ini, berupaya untuk mempersiapkan UMKM kita menjadi lebih bagus di dalam menyiapkan sajian fotografi ataupun visual. Terutama produknya, sehingga ketika melakukan branding dan marketing terhadap produknya menjadi lebih baik dan lebih diminati,” ucapnya.
Lebih jauh disampaikan, sejauh ini di Kabupaten Lombok Timur ada sebanyak 760 UMKM dibawah binaan Rumah BUMN. Pada kesempatan itu ia menghimbau para pelaku UMKM untuk mendaftar agar menjadi binaan Rumah BUMN.
“Saat ini ada BRI Kolaborasi yang memberikan pinjaman bergulir dengan nilai 100 juta dengan tenor 3 tahun, dan mendaftarnya bisa melalui Rumah BUMN binaan pertamina,” pungkasnya.
Sementara, Pemda Lombok Timur melalui asisten ekonomi dan pembangunan Ahmad Masfu, mengatakan, apapun program tersebut kata kuncinya adalah bagaimana berkolaborasi untuk menghasilkan hasil yang maksimal.
“Sebagaimana yang disampaikan ibu Wapres memberikan penyuluhan dan berbagi informasi, tentunya memberikan banyak manfaat. Khususnya, kepada para pelaku UMKM,” kata Masfu dihadapan awak media.
Ia pun menghimbau para pelaku UMKM untuk mendaftarkan diri di Rumah BUMN, yang memberikan pelatihan bagaimana meningkatkan kemampuan dalam mengelola usaha seperti cara pemasaran produk, strategi pasar, hingga bagaimana pengelolaan managemen yang baik untuk para pelaku UMKM.






