Harlah ke-39 Al Ijtihad Al Mahsuni, Bupati Iron dan Gubernur NTB sebut Pesantren Aset Masa Depan

- Editor

Saturday, 25 July 2026 - 18:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Gubernur NTB, Bupati Lotim dan jajaran Forkopimda: Dandim 1615/lotim, Kapolres anggota DPRD bersama tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat, saat hadiri Harlah ke-39 Al-Ijtihad Al-Mahsuni

Foto: Gubernur NTB, Bupati Lotim dan jajaran Forkopimda: Dandim 1615/lotim, Kapolres anggota DPRD bersama tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat, saat hadiri Harlah ke-39 Al-Ijtihad Al-Mahsuni

LOMBOK TIMUR – Suasana penuh kekhidmatan menyelimuti halaman MTs Al-Ijtihad Danger, Kecamatan Masbagik, saat ribuan jamaah mengikuti peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-39 dan Haul Pendiri Yayasan Al-Ijtihad Al-Mahsuni, Sabtu, (25/7/2026).

Kegiatan kali ini mengusung tema “Mengokohkan Iktikad, Menguatkan Ijtihad”, merupakan momentum memperkuat komitmen dalam memajukan pendidikan Islam sekaligus membangun karakter generasi muda.

Dalam sambutannya, Bupati Lombok Timur H.Haerul Warisin memberikan apresiasi atas dedikasi Pondok Pesantren Al-Ijtihad Al-Mahsuni yang selama puluhan tahun konsisten membina generasi muda. Menurutnya, lembaga pendidikan berbasis pesantren telah membuktikan kemampuannya melahirkan santri dan santriwati berprestasi, tidak hanya di tingkat kabupaten, tetapi juga di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional.

Dituturkan Bupati, bahwa Pondok pesantren, khususnya Pondok Pesantren Al-Ijtihad Al-Mahsuni, telah menunjukkan dedikasi dan keikhlasan yang luar biasa dalam membina serta mendidik generasi muda. Dari lembaga ini lahir santri-santriwati yang tidak hanya memiliki akhlak mulia, tetapi juga mampu mengukir prestasi di tingkat kabupaten, provinsi, nasional, bahkan internasional.

“Jasa para guru, ustaz, dan pengasuh pesantren sangat besar dalam mencetak generasi bangsa yang berilmu, berkarakter, dan siap bersaing di masa depan. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur terus berkomitmen mendukung pengembangan pendidikan berbasis pesantren sebagai bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia,” ucap pria yang akrab disapa Haji Iron tersebut.

Baca Juga :  Jelang Lebaran, Pemda Lotim Melalui Dinsos Gelontorkan 30 Milyar Untuk Warga Miskin Ekstrem

Sebagai wujud nyata komitmen tersebut, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menyerahkan bantuan sebesar Rp50 juta kepada Yayasan Al-Ijtihad Al-Mahsuni. Bantuan itu diharapkan dapat memperkuat pengembangan sarana pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas layanan pembelajaran di lingkungan pesantren.

Sementara itu, Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr.H.Lalu Muhammad Iqbal, menegaskan bahwa keterbatasan fasilitas maupun kehidupan yang sederhana bukanlah penghalang bagi lahirnya pemimpin masa depan. Ia menilai pesantren selama ini telah menjadi salah satu pilar penting dalam membentuk karakter, kepemimpinan, serta integritas generasi bangsa.

Lebih jauh disampaikan orang nomer satu di NTB tersebut, kesederhanaan bukanlah penghalang untuk melahirkan kader kader umat yang kelak menjadi pemimpin masa depan. Banyak tokoh besar di Indonesia lahir dari lingkungan pesantren.

Hal itu membuktikan bahwa pesantren mampu membekali para santri dengan ilmu pengetahuan sekaligus akhlak sebagai pedoman hidup. Namun, hal tersebut bukan berarti mengesampingkan jalur pendidikan lainnya karena setiap lembaga pendidikan memiliki kesempatan yang sama melahirkan generasi yang sukses.

Keunggulan santri menurut Iqbal, terletak pada bekal nilai nilai keislaman dan akhlak mulia yang menjadi pegangan dalam menjalani kehidupan. Nilai yang paling penting adalah ketulusan mengabdikan hidup kepada Allah SWT sebagaimana firman-Nya, sesungguhnya salatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam. Nilai itulah yang menjadi kompas kehidupan seorang santri agar tetap istiqamah.

Baca Juga :  Merekat Ukhuwah Menjaga Ruh Perjuangan, Partai PPP Perkuat Sinergi Anggota DPRD dan Kader PAC

“Saya berpesan kepada seluruh santri agar selalu fokus beribadah, jangan mudah tergoda oleh hal hal yang melalaikan, menjaga semangat saling tolong menolong dalam kebaikan, serta senantiasa berbakti kepada kedua orang tua,” ucap Iqbal.

Peringatan Harlah ke-39 dan Haul Pendiri Yayasan Al-Ijtihad Al-Mahsuni tidak hanya menjadi ajang mengenang jasa para pendiri lembaga pendidikan tersebut, tetapi juga menjadi pengingat bahwa pesantren tetap memiliki peran sentral dalam membentuk generasi yang berilmu, berakhlak mulia, serta memiliki kepedulian terhadap bangsa dan agama.

Dukungan pemerintah daerah diharapkan semakin memperkuat eksistensi pesantren sebagai salah satu fondasi pembangunan sumber daya manusia di bumi Patuh Karya.

Selain Gubernur NTB dan Bupati Lotim, hadir juga dalam acara tersebut Wakil Bupati Lombok Timur H.Moh. Edwin Hadiwijaya, Kapolres beserta Dandim 1615/Lotim, anggota DPRD Lotim fraksi PPP Farouk Bawazier, bersama tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.

Kehadiran para pemangku kebijakan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap peran strategis pondok pesantren dalam mencetak sumber daya manusia yang berilmu, berakhlak, dan berdaya saing. Khususnya, dalam membentuk generasi Qur’ani.

Berita Terkait

Pj Kades Jantuk Paparkan Kronologi Polemik Tanah Wakaf, Tegaskan Rencana Pembukaan Jalan Telah Dibatalkan
Wabup Lombok Timur: Jadikan Hari Anak Nasional Momentum Menguatkan Budaya Literasi Sejak Dini
Merawat Tradisi Menguatkan Persaudaraan, Wabup Lotim Buka Alunan Budaya Pringgasela 2026
Terima Audiensi SMSI NTB, Gubernur NTB Komitmen Sukseskan UKW 2026
Bupati Lombok Timur Lepas Dandim dan Kapolres Lama, Sambut Pemimpin Baru dengan penuh Optimis
Perkuat Layanan Kanker, RSUD dr. Raden Soedjono Selong Resmikan Pemeriksaan Mamografi
Santunan Kapolda NTB dan Bupati di Baznas Lombok Timur Perkuat Sinergi Peduli Sesama
Hadapi Musim Kemarau, Bupati Lombok Timur Instruksikan PDAM Perkuat Mitigasi Krisis Air
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Monday, 27 July 2026 - 17:23 WIB

Pj Kades Jantuk Paparkan Kronologi Polemik Tanah Wakaf, Tegaskan Rencana Pembukaan Jalan Telah Dibatalkan

Saturday, 25 July 2026 - 18:58 WIB

Harlah ke-39 Al Ijtihad Al Mahsuni, Bupati Iron dan Gubernur NTB sebut Pesantren Aset Masa Depan

Thursday, 23 July 2026 - 16:06 WIB

Wabup Lombok Timur: Jadikan Hari Anak Nasional Momentum Menguatkan Budaya Literasi Sejak Dini

Sunday, 19 July 2026 - 13:13 WIB

Merawat Tradisi Menguatkan Persaudaraan, Wabup Lotim Buka Alunan Budaya Pringgasela 2026

Wednesday, 15 July 2026 - 22:17 WIB

Terima Audiensi SMSI NTB, Gubernur NTB Komitmen Sukseskan UKW 2026

Berita Terbaru

TRANSLATE

You cannot copy content of this page