Indahnya Kebersamaan, Hari Jadi ke-131 Lombok Timur Bupati dan Wakil Bupati Duduk bersama TGB

- Editor

Monday, 31 August 2026 - 22:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Bupati dan Wakil Bupati Lotim duduk bersila bersama PB NWDI Tuan Guru Bajang (TGB). 

Foto: Bupati dan Wakil Bupati Lotim duduk bersila bersama PB NWDI Tuan Guru Bajang (TGB). 

LOMBOK TIMUR – Daerah yang kuat bukan hanya dibangun dengan infrastruktur, tetapi dengan persaudaraan, kepedulian, dan kemauan untuk terus bergerak bersama. Semangat itulah yang terasa dalam puncak peringatan Hari Jadi ke-131 Kabupaten Lombok Timur yang berlangsung di Lapangan Tugu Selong, Senin sore (31/8/2026).

Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin bersama Wakil Bupati H. Moh. Edwin Hadiwijaya dan Sekretaris Daerah H. Muhammad Juaini Taofik hadir dalam momentum tersebut. Perayaan hari jadi tidak hanya menjadi panggung seremonial, tetapi juga ruang untuk melihat kembali perjalanan pembangunan sekaligus mendengar langsung kebutuhan masyarakat.

Membuka Hari Jadi Lombok Timur ke – 131 PB-NWDI TGB TGH. Muhammad Zainul Majdi, dalam tausyiah kebangsaan turut mengingatkan masyarakat Lombok Timur tentang karakter positif yang diwariskan para ulama, guru dan orang tua terdahulu.

Menurut Tuan Guru Bajang (TGB), sedikitnya terdapat empat sikap yang menjadi kekuatan masyarakat Lombok Timur, yakni mencintai ilmu, berani merantau untuk mencari kebaikan, terbuka terhadap sesama, serta berani menegakkan kebenaran.

Pesan yang disampaikan titisan maulana syech tersebut menjadi pengingat, bahwa kemajuan sebuah daerah tidak hanya ditentukan oleh besarnya anggaran pembangunan, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia dan karakter masyarakatnya.

Sementara, Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mengambil bagian dalam menyukseskan rangkaian Hari Jadi ke-131 Lombok Timur. Secara khusus, ia menyampaikan terima kasih kepada Al-Mukarram Tuan Guru Bajang (TGB) TGH. Muhammad Zainul Majdi atas tausiyah dan pesan kebangsaan yang disampaikan dalam pengajian.

Pada kesempatan itu, Bupati juga memberikan penghormatan kepada para pemimpin Lombok Timur terdahulu yang dinilai telah meletakkan fondasi pembangunan daerah, antara lain: H. Abdul Kadir yang memimpin pada 1983–1988, H. Moh. Ali Bin Dachlan pada 2003–2008 dan 2013–2018, serta H. M. Sukiman Azmy pada 2008–2013 dan 2018–2023.

Menurut Bupati, perjalanan panjang Lombok Timur harus menjadi bahan refleksi bersama. Hari jadi, kata dia, semestinya tidak berhenti pada perayaan, tetapi menjadi momentum memperkuat persaudaraan dan menyatukan langkah untuk membangun daerah.

Ia menekankan tiga prinsip yang perlu dijaga masyarakat, yakni pikiran harus lebih tinggi daripada perbedaan, persaudaraan harus lebih tinggi daripada kepentingan, dan Lombok Timur merupakan tanggung jawab bersama.

“Setiap keringat yang jatuh untuk menyelesaikan acara ini merupakan bagian dari sejarah Kabupaten Lombok Timur,” ujar Bupati.

Menurutnya, suksesnya rangkaian kegiatan tersebut menunjukkan bahwa kekuatan kebersamaan mampu melahirkan sebuah kegiatan besar meskipun tidak tercantum dalam APBD dan tidak memiliki anggaran khusus.

Baca Juga :  Pemerintahan Smart Lantik 94 ASN, Bupati Tegaskan Profesionalitas dan Integritas

“Arah pembangunan pemerintah daerah tidak semata mata berorientasi pada pembangunan fisik. Jalan dan gedung memang penting, tetapi tujuan akhirnya adalah menghadirkan kesejahteraan yang benar benar dirasakan oleh masyarakat,” kata pria yang akrab disapa Haji Iron tersebut.

Disampaikan Bupati, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, akan tetap berkomitmen untuk mewujudkan daerah yang semakin sejahtera, maju, adil, jujur, dan transparan. Pada saat yang sama, pemerintah ingin memastikan anak anak memperoleh masa depan yang lebih baik, masyarakat semakin sehat dan berpendidikan, serta memiliki ruang untuk tumbuh menjadi masyarakat yang produktif dan sejahtera.

Keharmonisan sosial juga menjadi perhatian. Ditengah perbedaan yang ada, masyarakat diharapkan tetap mampu menjaga kebersamaan sebagai modal penting dalam mengawal pembangunan daerah.

Puncak Hari Jadi ke-131 Lombok Timur kemudian diisi dengan dialog aspirasi masyarakat. Tiga perwakilan warga menyampaikan sejumlah persoalan yang membutuhkan perhatian pemerintah daerah.

Aspirasi tersebut mencakup kebutuhan infrastruktur dan sektor pertanian, pelayanan Posyandu serta jaminan kesehatan bagi kader, hingga persoalan pariwisata, sampah, dan penerangan jalan.

Menanggapi hal itu, Bupati memastikan pemerintah daerah akan terus mencari jalan keluar dan sumber pembiayaan untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Salah satu strategi yang ditempuh adalah meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) agar ruang fiskal pemerintah semakin luas untuk membiayai pembangunan.

Selain mengoptimalkan pendapatan daerah, pemerintah daerah juga terus memperjuangkan dukungan pembiayaan dari pemerintah pusat. Untuk pembangunan jalan dan infrastruktur pada 2026 dan 2027, Lombok Timur disebut memperoleh dukungan sekitar Rp250 miliar.

Di sektor pertanian, khususnya pembangunan dan peningkatan jaringan irigasi, dukungan lebih dari Rp21 miliar berhasil diperoleh melalui kelompok Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A).

Bupati juga menyampaikan rencana penambahan anggaran pembangunan jalan melalui anggaran perubahan tahun ini. Sementara pada 2027, pemerintah kembali akan membahas alokasi sekitar Rp200 miliar untuk pembangunan jalan.

Targetnya, jalan yang hingga kini belum beraspal dapat dituntaskan secara bertahap sebelum masa jabatan berakhir.

Pada sektor kesehatan, perhatian pemerintah tidak hanya diarahkan pada sarana dan prasarana Posyandu. Perlindungan sosial bagi kader juga menjadi bagian yang disoroti.

Pemerintah daerah akan mendorong kader Posyandu memperoleh perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan. Bagi kader yang belum terdaftar, pemerintah akan mengupayakan kepesertaan melalui mekanisme penganggaran yang dikoordinasikan bersama pemerintah desa.

Sementara, kebutuhan sarana dan prasarana Posyandu akan dikoordinasikan dengan Dinas Kesehatan serta perangkat daerah terkait. Kebutuhan yang belum dapat direalisasikan pada tahun ini akan diupayakan melalui penganggaran berikutnya.

Baca Juga :  Mengenal Porang si Umbi Liar, Kini Menjadi Komoditas Ekspor, Berikut Penjelasan Kadis Perindustrian

Persoalan sampah juga mendapat perhatian serius dalam dialog tersebut. Bupati menilai kebersihan merupakan salah satu unsur penting dalam membangun daya tarik pariwisata.

Destinasi wisata yang kotor, menurutnya, dapat mengurangi kenyamanan pengunjung sekaligus memengaruhi citra daerah di mata wisatawan.

Karena itu, Pemkab Lombok Timur terus berjuang untuk mendapat dukungan pemerintah pusat dalam pengelolaan sampah. Lombok Timur disebut menjadi satu satunya kabupaten di wilayah Bali dan Nusa Tenggara yang terpilih dalam program pengelolaan sampah yang memperoleh pembiayaan dari Bank Dunia.

Di sisi lain, pemerintah juga mendorong investasi untuk menggerakkan perekonomian dan mengembangkan sektor pariwisata. Wilayah selatan, khususnya Kecamatan Jerowaru, dinilai memiliki potensi besar karena kawasan pesisirnya yang menjanjikan.

Sementara di wilayah utara, pemerintah mendorong aktivitas usaha agar memberikan kontribusi kepada daerah melalui pembayaran pajak sesuai ketentuan. Pendapatan tersebut selanjutnya dapat dikembalikan dalam bentuk pembiayaan pembangunan yang manfaatnya dirasakan masyarakat.

Penerangan jalan menjadi aspirasi lain yang mendapat perhatian pemerintah. Bupati menyampaikan rencana kerja sama yang ditargetkan berjalan pada 2027 untuk memasang lampu jalan di sekitar 8.000 titik di seluruh wilayah Lombok Timur.

Penerangan jalan tidak hanya dipandang sebagai bagian dari keamanan dan kenyamanan masyarakat. Keberadaan lampu jalan juga dinilai mampu mendukung mobilitas dan aktivitas ekonomi warga, terutama pada malam hari.

Menutup pidatonya, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat ikut mengawal pembangunan. Aspirasi warga, menurutnya, bukan sekadar keluhan, melainkan pengingat bagi pemerintah agar terus bekerja dan mempercepat penyelesaian berbagai persoalan daerah.

“Insyaallah ke depan, kita akan terus berikhtiar agar pembangunan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat Lombok Timur,” tuturnya.

Berbagai program tersebut menunjukkan bahwa pembangunan Lombok Timur diarahkan untuk menjangkau kebutuhan masyarakat dari berbagai sektor, mulai dari infrastruktur, pertanian, kesehatan, lingkungan, pariwisata hingga pelayanan publik.

Rangkaian peringatan Hari Jadi ke-131 Lombok Timur ditutup dengan penyerahan penghargaan Juara 1 BPJS Ketenagakerjaan serta bantuan hasil penggalangan dana bagi masyarakat terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur sebesar Rp 480 juta. Dana tersebut dihimpun melalui Korpri, PGRI, Dinas Kesehatan, dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Pada hakikatnya, usia sebuah daerah bukan hanya dihitung dari panjangnya perjalanan waktu, tetapi dari seberapa besar kebersamaan mampu mengubah harapan menjadi pembangunan yang nyata. Sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

Berita Terkait

127 Gerai KDKMP Lombok Timur Tertunda karena Persoalan Lahan, Pemda Dorong Desa Manfaatkan Lahan Pemerintah
Ditengah Derasnya Media Sosial, FWMO Lotim Serukan Jurnalisme Profesional
Di Balik Khidmat Maulid Nabi, Bantuan Baznas Lotim mengurai Senyum Anak Yatim
IWAPI Lombok Timur Resmi Dikukuhkan, Bupati Titip Tiga Amanah: Usaha, Lapangan Kerja, dan Pemberdayaan
Hadiri Maulid Nabi di Mesjid Hubbul Wathan Kalijaga Baru, Ini Pesan Bupati Iron
Cegah PMI Jadi Korban Penipuan, Kadisnakertrans Lotim Berikan Tips Hindari P3MI Ilegal
Saat Sampah Ingin Diubah Menjadi Berkah, Lombok Timur Sambut Program LSDP
Partai Bulan Bintang Lombok Timur Perkuat Konsolidasi Kader menuju Kebangkitan
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 8 September 2026 - 13:26 WIB

127 Gerai KDKMP Lombok Timur Tertunda karena Persoalan Lahan, Pemda Dorong Desa Manfaatkan Lahan Pemerintah

Tuesday, 8 September 2026 - 12:19 WIB

Ditengah Derasnya Media Sosial, FWMO Lotim Serukan Jurnalisme Profesional

Monday, 7 September 2026 - 18:15 WIB

Di Balik Khidmat Maulid Nabi, Bantuan Baznas Lotim mengurai Senyum Anak Yatim

Monday, 7 September 2026 - 17:14 WIB

IWAPI Lombok Timur Resmi Dikukuhkan, Bupati Titip Tiga Amanah: Usaha, Lapangan Kerja, dan Pemberdayaan

Monday, 31 August 2026 - 22:07 WIB

Indahnya Kebersamaan, Hari Jadi ke-131 Lombok Timur Bupati dan Wakil Bupati Duduk bersama TGB

Berita Terbaru

TRANSLATE

You cannot copy content of this page