LOMBOK TIMUR – Suara riuh tawa siswa Taman Kanak Kanak memenuhi halaman Kantor Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Lombok Timur saat puluhan siswa TK Islam Citra Sawing mengikuti kegiatan edukasi keselamatan. Melalui kegiatan tersebut, para siswa tidak hanya diperkenalkan dengan profesi pemadam kebakaran, tetapi juga dibekali pengetahuan dasar mengenai cara menghadapi situasi darurat sejak usia dini.

Kunjungan edukatif itu menjadi bagian dari upaya sekolah membangun kesadaran tentang pentingnya keselamatan di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari hari. Anak-anak dikenalkan berbagai tugas dan fungsi petugas Damkar, mulai dari penanganan kebakaran hingga penyelamatan dalam kondisi darurat non kebakaran.
Kepala TK Islam Citra Sawing, Ratna Sasvita Dewi,S.Pd., mengatakan bahwa pembelajaran di luar ruang kelas seperti ini memberikan pengalaman nyata yang sulit diperoleh melalui teori semata. Menurutnya, anak anak perlu memahami langkah langkah sederhana ketika menghadapi keadaan darurat, seperti mengenali bahaya api, mengetahui cara menyelamatkan diri, serta memahami tindakan yang tepat apabila terjadi kebakaran di lingkungan sekolah maupun di rumah.

Kepada awak media, ia beberkan tujuan dari kegiatan tersebut adalah untuk mengedukasi anak anak tentang pentingnya keselamatan sejak usia dini. Mereka dikenalkan dengan tugas dan fungsi Damkar, cara menghadapi situasi darurat apabila terjadi kebakaran, termasuk pengetahuan sederhana seperti cara mengatasi kebakaran pada kompor gas.
“Kita berharap, dengan kegiatan ini anak anak diberikan edukasi bahwa tugas Damkar tidak hanya memadamkan kebakaran, tetapi juga melakukan penyelamatan, seperti menangani hewan liar seperti ular dan berbagai penyelamatan lainnya,” tuturnya pada wartawan, Rabu, (22/7/2026).
Ia pun berharap, edukasi ini menjadi bekal bagi anak anak sehingga mereka memiliki pengetahuan dasar untuk menghadapi berbagai situasi, baik di sekolah maupun di luar sekolah.
Perempuan yang akrab disapa Miss Ratna mengaku kegiatan tersebut mendapat sambutan yang sangat positif dari para peserta didik maupun wali murid. Menurutnya, metode pembelajaran yang dipadukan dengan praktik langsung membuat peserta didik lebih mudah memahami materi yang diberikan.
“Kami berharap Dinas Damkar Lombok Timur semakin sukses, semakin tanggap dan terus menghadirkan inovasi dalam memberikan edukasi kepada anak anak. Meski kegiatan seperti ini sudah beberapa kali dilaksanakan, namun selalu mendapat respons yang sangat baik dari semua pihak,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Lombok Timur melalui Kabid Pencegahan, Athar,.S.AP., menjelaskan, bahwa program edukasi kepada satuan pendidikan merupakan implementasi Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 33 Tahun 2011 tentang Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB). Program tersebut menyasar peserta didik mulai dari jenjang PAUD, TK hingga sekolah umum sebagai bagian dari upaya membangun budaya sadar bencana sejak dini.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan pemahaman kepada anak anak, bahwa keselamatan harus dikenalkan sejak usia dini. Tugas Damkar bukan hanya melakukan pemadaman kebakaran, tetapi juga melaksanakan pencegahan dan mitigasi melalui edukasi, inspeksi sistem proteksi kebakaran, serta sosialisasi pencegahan bahaya kepada masyarakat,” pungkasnya.
Menurut Athar, tugas Damkar bukan hanya mengatasi kebakaran. Namun lebih dari memberikan layanan penyelamatan (rescue) seperti evakuasi hewan liar hingga penyelamatan korban dalam berbagai kondisi darurat non kebakaran.
Kegiatan berlangsung dengan suasana penuh keceriaan. Antusiasme peserta didik terlihat ketika mereka diberi kesempatan merasakan semburan air langsung dari tangki mobil pemadam kebakaran. Momen tersebut menjadi pengalaman yang menghibur sekaligus menambah pemahaman mereka mengenai cara kerja peralatan yang digunakan petugas Damkar.

Para guru beserta sejumlah wali murid turut hadir mendampingi putra putri mereka selama kegiatan berlangsung. Kehadiran para pendamping menciptakan suasana belajar yang aman, menyenangkan, sekaligus memperkuat sinergi antara sekolah, keluarga dan Pemerintah Daerah dalam menanamkan budaya keselamatan kepada anak anak sejak usia dini.
Selain memberikan edukasi, Damkar juga aktif melakukan inspeksi sistem proteksi kebakaran serta sosialisasi pencegahan untuk mendeteksi bencana sejak dini.
Penulis: Media Suara Nurani






