LOMBOK TIMUR – Musibah kerap datang tanpa aba aba, namun kepedulian dan kehadiran para pemangku kebijakan di tengah warga yang tertimpa cobaan menjadi penguat harapan untuk bangkit.
Dalam suasana duka dan empati, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Timur, M. Nurul Wathoni, M.Pd, menjenguk langsung empat siswi SDN 4 Kilang, Kecamatan Montong Gading, yang menjadi korban peristiwa pohon tumbang. Keempat korban saat ini menjalani perawatan di RSUD Soedjono Selong, (22/1/2026), sebagai tindak lanjut penanganan medis atas cedera yang mereka alami.
Dari hasil pemantauan tim medis, tiga siswi telah diperkenankan kembali ke rumah setelah kondisi kesehatannya dinyatakan stabil dan membaik. Namun, satu siswi lainnya masih harus menjalani perawatan lanjutan karena mengalami pendarahan di bagian kepala dan direncanakan menjalani tindakan operasi guna memastikan pemulihan yang optimal.
Dalam kunjungan tersebut, Kadis Dikbud, Nurul Wathoni menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas musibah yang menimpa para peserta didik. Ia menegaskan bahwa pihaknya akan terus memantau perkembangan kondisi korban, khususnya siswi yang masih dirawat secara intensif, agar seluruh proses penanganan berjalan sesuai prosedur medis yang berlaku.
Sebagai wujud empati dan kepedulian, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Timur memberikan tali asih kepada para korban dan keluarganya. Sementara itu, untuk seluruh biaya pengobatan, ditanggung melalui program BPJS Kesehatan, sehingga para korban tetap mendapatkan layanan medis tanpa terbebani biaya perawatan.
Lebih lanjut, Kadis Dikbud berharap siswi yang masih dirawat dapat segera pulih dan kembali berkumpul bersama keluarga, menyusul teman-temannya yang telah diperbolehkan pulang.
Ia juga mengimbau kepada seluruh pihak sekolah, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya di lingkungan sekitar sekolah, sebagai langkah pencegahan dini demi menjamin keselamatan dan keamanan peserta didik.






