Ketika Gelar Menjadi Do’a, Yudisium Institut Elkatarie Cikal Bakal Kaum Religius Intelektual

- Editor

Saturday, 13 December 2025 - 17:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Suasana Yudisium Mahasiswa Institut Elkatarie Lombok Timur Angkatan Ke II tahun akademik 2025/2026

Foto: Suasana Yudisium Mahasiswa Institut Elkatarie Lombok Timur Angkatan Ke II tahun akademik 2025/2026

LOMBOK TIMUR, – Hidup adalah rangkaian ikhtiar yang tak pernah berhenti; setiap capaian bukan penutup cerita, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih bermakna.

Kalimat bijak tersebut sangat pantas disematkan pada calon wisuda dan wisudawan mahasiswa Institut Elkatarie Lombok Timur yang kembali menorehkan momentum penting dalam perjalanan akademiknya.

Momentum Yudisium kali ini, Institut Elkatarie Lombok Timur telah mengukuhkan 275 mahasiswa program Sarjana Strata Satu (S1) angkatan II Tahun Akademik 2025/2016 yang digelar di GOR Raden Patik Gelang Dasan Lekong, Kecamatan Sukamulia, Sabtu (13/12/2025).

Adapun mahasiswa yang dikukuhkan tersebut, terdiri dari fakultas: Syariah, Tarbiyah, dan Ekonomi Bisnis Islam. Sedangkan, agenda wisuda akan digelar pada Senin, 29 Desember 2025 di Grand Madani Hotel Mataram.

Rektor Institut Elkatarie Lombok Timur, Dr. Asbullah Muslim, M.Pd.I, dalam pidatonya mengingatkan bahwa yudisium bukanlah titik akhir, melainkan sebuah gerbang awal menuju tanggung jawab yang lebih besar.

Disampaikannya, setiap sarjana yang telah memperoleh gelar, ada amanah yang harus dijaga. Yakni, tanggungjawab moral untuk menjaga martabat kampus, menjaga nilai-nilai keislaman, serta melestarikan budaya lokal dan kearifan lokal yang menjadi ciri khas dari Lombok Timur.

Dengan kata-kata penuh makna, beliau menegaskan, “Kita harus menjadi mercusuar yang memberikan penerangan bagi masyarakat. Tindakan dan sikap kita harus menjadi teladan.” ucapnya dengan mata berkaca kaca.

Baca Juga :  Mengenal Sosok Muhamad Tifatul Adrian, Anak Pesisir Gelandang Perselotim Asal Labuhan Haji

Dalam pidatonya, ia menegaskan, setiap jenjang pendidikan yang ditempuh, sebuah visi yang jelas menjadi landasan utama untuk masa depan yang gemilang. Visi Institut Elkatarie adalah menjadi institusi pendidikan unggul yang mampu mengintegrasikan budaya lokal dengan nilai-nilai religius Islam.

Hal ini tercermin dalam misi mereka untuk mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten di bidang akademik, tetapi juga memiliki akhlak yang mulia, mampu beradaptasi dengan perubahan zaman, dan berperan aktif dalam masyarakat.

“Melalui riset dan pengabdian kepada masyarakat, kami mendorong mahasiswa untuk tidak hanya berkompetisi di level global, tetapi juga untuk berkontribusi pada pengembangan masyarakat Madani,” ujar Rektor Elkatarie.

Dalam kesempatan yang sama, salah satu perwakilan mahasiswa juga memberikan kesan mendalam tentang perjalanan mereka selama menuntut ilmu. Tak hanya bercerita tentang suka duka dalam menghadapi tantangan akademik, tetapi juga menyampaikan pesan penting bahwa yudisium adalah momen refleksi.

“Momentum ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah refleksi atas setiap perjuangan yang telah kita lalui, sekaligus bekal moral dan intelektual yang siap mengantarkan kita ke dunia nyata,” ungkapnya membakar semangat para peserta yudisium.

Suasana haru dan bangga mengiringi prosesi tersebut. Para peserta yudisium yang telah melewati banyak tantangan dan rintangan tampak menyadari bahwa langkah mereka selanjutnya bukanlah perjalanan yang mudah.

Baca Juga :  Menjaga Asa Pahlawan Devisa, Disnakertrans Lotim Perkuat Layanan Pengaduan

Sementara, salah satu perwakilan mahasiswa menyampaikan pesan dan kesan penuh haru dan keakraban. Dijelaskannya, agar setiap alumni untuk saling menguatkan dan bersama-sama menghadapi dunia yang lebih luas, dengan menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan budaya.

Ia pun menuturkan, bahwa wisuda bukanlah akhir, tetapi sebuah awal menuju tanggung jawab yang lebih besar untuk memberikan manfaat bagi sesama, serta senantiasa menjaga dan mengharumkan nama baik Institut Elkatarie.

“Kami percaya bahwa setiap tantangan yang datang akan dapat dihadapi dengan semangat kebersamaan dan prinsip religius yang harus kita pegang teguh,” ungkapnya disambut tepuk tangan para hadirin.

Dengan penuh keyakinan, Institut Elkatarie Lombok Timur terus melangkah maju, mencetak generasi-generasi masa depan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kokoh dalam iman dan kebudayaan, siap bersaing di kancah global dengan tetap menjaga akar dan identitas lokal.

Suasaan Yudisium dimeriahkan dengan penampilan Tari Dayang, tarian khas Lombok yang tidak hanya menghibur yang menegaskan komitmen Institut Elkatarie Lombok Timur dalam merawat dan melestarikan budaya sasak religius yang menjadi bagian integral dari identitas lokal.

Berita Terkait

Putri Rahayu, Siswi SMPN 1 Sakra Barat, Siap Berlaga di Ajang Nasional Puteri Batik Cilik 2026
Membanggakan, SDN 3 Selong Wakili NTB Lomba Juara Kelas, Siap Berebut Tiket Nasional
Prof Wiro Dorong Mahasiswa Baru ITSKes Muhammadiyah Selong Berani menjadi Entrepreneur
Buka MATAF dan PKKMB, Rektor ITSKes Muhammadiyah Selong Tekankan Pentingnya Adab Diatas Ilmu
Bahasa Sasak Menuju Ruang Digital, Sangkep Internasional I Dorong Korpus hingga AI
Belajar Keselamatan Sejak Dini, Siswa TK Islam Citra Sawing Antusias Ikuti Edukasi Damkar Lombok Timur
Empat Talenta Seni Universitas Hamzanwadi Harumkan Nama NTB, Siap Tampil di PEKSIMINAS
Dikbud Lombok Timur Tegaskan Sekolah Dilarang Jual Seragam di Luar Ketentuan
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 14 October 2026 - 11:07 WIB

Putri Rahayu, Siswi SMPN 1 Sakra Barat, Siap Berlaga di Ajang Nasional Puteri Batik Cilik 2026

Thursday, 1 October 2026 - 20:17 WIB

Membanggakan, SDN 3 Selong Wakili NTB Lomba Juara Kelas, Siap Berebut Tiket Nasional

Wednesday, 16 September 2026 - 19:19 WIB

Prof Wiro Dorong Mahasiswa Baru ITSKes Muhammadiyah Selong Berani menjadi Entrepreneur

Wednesday, 16 September 2026 - 01:30 WIB

Buka MATAF dan PKKMB, Rektor ITSKes Muhammadiyah Selong Tekankan Pentingnya Adab Diatas Ilmu

Wednesday, 19 August 2026 - 19:31 WIB

Bahasa Sasak Menuju Ruang Digital, Sangkep Internasional I Dorong Korpus hingga AI

Berita Terbaru

TRANSLATE

You cannot copy content of this page