LOMBOK TIMUR – Ketekunan dalam belajar akan melahirkan kemampuan, dan kemampuan akan membuka jalan menuju perubahan. Prinsip sederhana ini tercermin dalam langkah baru Pers Mahasiswa Institut Teknologi Sosial dan Kesehatan (ITSKes) Muhammadiyah Selong yang menatap masa depan dengan semangat pembaruan.
Bertempat di aula kampus, Pers Mahasiswa Institut Teknologi Sosial dan Kesehatan Muhammadiyah Selong resmi mengukuhkan kepengurusan terbarunya pada Kamis, 23 April 2026. Agenda tersebut tidak sekadar seremoni, melainkan menjadi titik awal regenerasi organisasi yang berorientasi pada penguatan kapasitas di bidang jurnalistik modern berbasis multimedia.

Ketua Umum Pers Mahasiswa terpilih, Abdul Aziz, menegaskan bahwa perkembangan teknologi menuntut jurnalis kampus untuk beradaptasi secara cepat dan tepat. Menurutnya, penyajian informasi tidak lagi cukup hanya mengandalkan tulisan, tetapi harus mampu dikemas secara visual dan interaktif agar lebih relevan dengan kebutuhan pembaca digital saat ini.
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan workshop jurnalistik yang menghadirkan sesi pemaparan materi serta diskusi terbuka. Dalam forum tersebut, Abdul Aziz juga mengajak seluruh anggota untuk menjaga kekompakan dan menjadikan pers mahasiswa sebagai ruang ekspresi yang inovatif sekaligus solutif bagi lingkungan kampus.
Sebagai narasumber utama, pimpinan Media Suara Nurani yang akrab disapa Bang Jon memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai bahwa penguasaan ilmu jurnalistik tidak hanya penting bagi calon wartawan, tetapi juga bagi kalangan pelajar untuk membentuk keberanian dalam menyampaikan gagasan serta meningkatkan pola pikir kritis dan analitis.
“Jurnalistik bukan sekadar alat menyampaikan informasi, tetapi juga sarana melatih komunikasi yang efektif serta membangun naluri investigatif,” ujar pimpinan Media Suara Nurani tersebut.
Pandangan serupa disampaikan oleh Rindu Sefira, pemateri desain grafis yang juga merupakan mahasiswi Universitas Hamzanwadi. Ia mengapresiasi antusiasme peserta dalam mengikuti workshop bertema produksi konten multimedia jurnalistik. Menurutnya, kegiatan tersebut berlangsung dinamis karena peserta aktif berdialog dan menunjukkan minat belajar yang tinggi.

Rindu Sefira yang dikenal sebagai peraih juara I lomba desain poster tingkat nasional di Universitas Brawijaya dan penerima beasiswa prestisius dari Bank Indonesia, menyampaikan kekagumannya dan optimis pelatihan ini memiliki dampak signifikan dalam meningkatkan keterampilan dan kompetensi kaum pelajar. Khususnya, dalam bidang jurnalistik dan desain grafis.
Kegiatan ini menegaskan bahwa, Pers Mahasiswa ITSKes Muhammadiyah Selong tidak hanya berperan sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai wadah pengembangan potensi generasi muda. Melalui sinergi antara organisasi, pemateri, dan peserta, diharapkan lahir insan kampus yang adaptif, kreatif, serta mampu menjawab tantangan dunia media yang terus berkembang pesat.






