LOMBOK TIMUR – Riuh gempita siswa siswi dan pengajar SDN 3 Pancor menyambut Hari Anak Nasional (HAN) yang diperingati setiap tanggal 23 Juli. Kegiatan kali ini digelar dengan melepas ratusan burung merpati di lapangan SDN 3 Pancor Lombok Timur, pada (23/7/2025).
Kepala Sekolah SDN 3 Pancor Hj.Rohimah,S.Pd.,M.Pd. kepada awak media menyampaikan apresiasinya pada semua pihak yang telah mensukseskan giat Hari Anak Nasional yang ke 41 tersebut.
Dalam pidatonya, Hj. Rohimah membeberkan hal yang terkandung dalam pelepasan burung merpati tersebut memiliki makna sebagai berikut:
1) Makna kekebasan dari belenggu dalam berekspresi dan berkarya dalam meraih cita cita setinggi tingginya.
2) Simbol kesejahteraan bagi burung dengan ikut mendapatkan kebebasannya kembali ke habitatnya.
3) Simbol harapan untuk mencapai masa depan yang lebih baik.
4) Pembelajaran tentang keseimbangan alam dan menjaga lingkungan. Artinya, dengan kegiatan tersebut tidak mencemari lingkungan seperti sampah balon.
Pada kesempatan itu, ia berharap pada seluruh elemen SDN 3 Pancor dalam memaknai Hari Anak Nasional untuk membuang fikiran negatif serta menularkan energi berfikir positif dalam kehidupan.

Adapun rangkaian acara dalam giat tersebut diawali dengan Pembukaan, dilanjutkan dengan penutupan dan doa dirangkai dengan pelepasan burung. Acara diakhiri dengan sarapan bersama seluruh siswa, pengajar dan semua elemen SDN 3 Pancor.
Hari Anak Nasional merupakan wujud upaya pemerintah guna meningkatkan kesejahteraan anak. Untuk mengoptimalkannya, maka dibentuklah dorongan untuk menyelenggarakan Peringatan Hari Anak Nasional.
Atas dasar tersebut, ditetapkanlah Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 44/1984 yang menetapkan Hari Anak Nasional diperingati setiap tanggal 23 Juli. Keppres itu dikeluarkan oleh Presiden Soeharto pada masa orde baru.
Penulis: Sarjono. S.AP






