LOMBOK TIMUR, – Memperingati Hari Jadinya yang pertama Yayasan Generasi Anak Negeri dirangkai dengan Launching Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Penakode serta Bimbingan Belajar (Bimbel) Generasi Anak Negeri Cabang PTC Lotim. Sabtu (15/3/2025).
Ketua Yayasan Generasi Anak Negeri Dr.Karomi.S.Pd,. M.Pd. pada kesempatan itu mengatakan, momentum tersebut sebagai bentuk komitmen dan empati yayasan terhadap dunia pendidikan. Khususnya, dalam pemberdayaan generasi muda yang kreatif, terampil dan berdaya saing.
Menurutnya, kehadiran kedua lembaga ini diharapkan dapat menjadi sarana pendidikan berkualitas yang berfokus pada peningkatan keterampilan di bidang teknologi dan akademik.
Kegiatan tersebut sambung Karomi, bukan hanya sekadar perayaan seremonial, akan tetapi sebagai momentum untuk melangkah lebih jauh dalam mewujudkan visi dan misi yayasan.
“Kehadiran yayasan ini diharapkan bisa menghadirkan pendidikan yang berkualitas dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat. Hadirnya LKP Penakode dan Bimbel Generasi Anak Negeri Cabang PTC Lotim ini diharapkan dapat mengakses pendidikan dan pelatihan keterampilan yang relevan dengan perkembangan zaman.” ujar pria berdarah Wakan tersebut.
Meskipun yayasan yang dibentuknya tergolong seumur jagung hanya satu tahun. Namun, hingga saat ini Yayasan Generasi Anak Negeri telah memiliki tiga lembaga pendidikan yang berdiri secara formal: Diantaranya: Bimbingan Belajar Generasi Anak Negeri (Bimbel GAN), yang membantu siswa dalam meningkatkan prestasi akademik, Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Penakode, yang berfokus pada penyiapan tenaga kerja terampil dan berdaya saing dan PAUD KB Generasi Anak Negeri, yang berbasis di Perumahan Griya Pesona Madani, Selong, Lombok Timur.
Sebagai yayasan yang bergerak di bidang pendidikan dan sosial, Generasi Anak Negeri terus berupaya memberikan kontribusi nyata dalam mencetak generasi yang berdaya saing dan siap menghadapi tantangan global. Dengan bertambahnya usia, yayasan ini semakin optimis dalam mewujudkan pendidikan yang lebih inklusif yang berfokus memberdayakan bagi semua.

Giat tersebut dihadiri oleh sejumlah pihak, seperti tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pendidikan, forkopimda, bersama tamu undangan.






