Mengenal Lebih Dekat Sosok dr.H.Emirald Isfihan, MARS.,MH.,CMC.,FISQua.

- Editor

Thursday, 26 February 2026 - 21:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: dr.H.Emirald Isfihan, MARS., MH.,CMC.,FISQua.

Foto: dr.H.Emirald Isfihan, MARS., MH.,CMC.,FISQua.

MATARAM – Setiap pengabdian yang tulus akan menemukan jalannya sendiri menuju ruang yang lebih luas. Kalimat itu seakan menggambarkan figur pejabat kharismatik dr.H.Emirald Isfihan, MARS., MH., CMC., FISQua., yang kini tengah menapaki tahapan seleksi untuk posisi strategis di tingkat Provinsi.

Bukan tidak berdasar, sosok pejabat bersahaja asal Masbagik Lombok Timur yang kini menjabat Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram tersebut, kini resmi mendaftarkan diri sebagai calon Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kabar pencalonan itu dibenarkan langsung oleh dr.Emirald saat dikonfirmasi awak media pada, Kamis (26/2/2026). Saat ini, dirinya telah dinyatakan lolos seleksi administrasi dalam tahapan Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkup Pemerintah Provinsi NTB.

Lebih jauh disampaikan pria yang menyandang gelar FISQua (Fellow of the International Society for Quality in Health Care) merupakan gelar profesi yang diberikan oleh ISQua (International Society for Quality in Health Care) bagi yang telah menyelesaikan program fellowship di bidang peningkatan kualitas dan keselamatan pasien.

FISQua merupakan gelar profesi internasional yang disematkan pada tenaga kesehatan yang ahli dalam Mutu Layanan Kesehatan dan Keselamatan Pasien.

Baca Juga :  Lantik Pimpinan Baznas, Bupati: Jika Tidak Amanah dan Selaras Dengan Program Smart Akan Dievaluasi Bahkan Dicopot

Saat ini, mantan Wakil Direktur RSUD Kota Mataram itu tengah mempersiapkan makalah sebagai bagian dari proses seleksi lanjutan. “Kelulusan administrasi baru diumumkan tadi malam,” ujarnya singkat.

Ia pun menegaskan, keikutsertaannya bukan semata-mata ambisi pribadi. Namun, lebih jauh dari itu, langkah tersebut menurutnya adalah bentuk ikhtiar untuk memperluas kontribusi pelayanan kesehatan. Karena baginya, jabatan adalah sarana pengabdian, bukan tujuan akhir.

Sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram, Emirald mengakui amanah yang diembannya saat ini merupakan kepercayaan besar dari Wali Kota. Posisi tersebut, menurutnya, sudah sangat strategis dalam lingkup daerah. Namun, ada pertimbangan lebih luas yang mendorongnya mengikuti seleksi di tingkat provinsi.

Ia menuturkan, selama ini banyak kerabat dan kolega dari Lombok Timur hingga Pulau Sumbawa yang menghubunginya saat menjalani perawatan di rumah sakit rujukan provinsi. Dalam kapasitasnya saat ini, ruang geraknya terbatas untuk membantu secara langsung.

“Jika diberi kesempatan memimpin RSUD NTB, saya berharap dapat berbuat lebih maksimal. Tentunya, bisa memfasilitasi kebutuhan masyarakat lebih optimal dan menyentuh cakupan pelayanan yang lebih luas,” bebernya pada wartawan.

Menurutnya, tujuan utama dalam mengikuti seleksi semata mata ingin mendedikasikan diri pada masyarakat NTB, jika diamanahkan menjabat Direktur RSUD NTB. “Sebaik baik manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia yang lain,” ucapnya mengutip Sabda Baginda Nabi.

Baca Juga :  Usai Dilantik, Wadir dr.Anjasmoro Optimis Benahi Sistem Pelayanan RSUD dr.Raden Soedjono Selong

Adapun terkait proses pendaftaran, lanjut Emirald, telah dikomunikasikan secara resmi kepada Wali Kota Mataram, H.Mohan Roliskana, serta Sekretaris Daerah Kota Mataram, H.Lalu Alwan Basri.

“Puji syukur alhamdulillah, izin dan restu dari pimpinan untuk mengikuti seleksi adalah dukungan dan motivasi yang tidak ternilai harganya dan menjadi pemicu untuk ikut berkompetisi,” kata Emirald dengan mata berkaca kaca.

Langkah dr. Emirald mengikuti seleksi Direktur RSUD NTB ini, menuai dukungan dari sejumlah kalangan dan para birokrat NTB. Terlebih lagi, kepercayaan masyarakat dan rekam jejaknya di manajemen rumah sakit serta sejumlah jabatan penting yang pernah diembannya adalah modal utama bagi sosok pejabat sederhana dan bersahaja tersebut.

Proses seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemprov NTB menjadi sorotan publik. Sejumlah elemen masyarakat berharap, prosesnya berlangsung transparan dan profesional guna menghadirkan figur terbaik dalam memimpin rumah sakit rujukan utama di provinsi yang dijuluki Bumi Gora tersebut.

Penulis: Mr. Jhon

Berita Terkait

Delapan Tahun Mengabdi, FWMO Lombok Timur Dorong Pers Profesional dan Berintegritas
Sinergitas untuk Umat, Baznas Lombok Timur Gencar Perluas Kolaborasi Lintas Sektoral
Menjaga Asa Pahlawan Devisa, Disnakertrans Lotim Perkuat Layanan Pengaduan
Pimpin Hari Santri di Lombok Timur, Wabup Edwin: Dari Bumi Patuh Karya Menyongsong Indonesia Emas
Hadiri GPIPS NTB, Wakil Bupati Lombok Timur Dorong Penguatan Pasokan Pangan
Lombok Research Center Gandeng BMKG dan Dinas PMD Hadapi Dampak Perubahan Iklim
Bupati Iron Lantik Pejabat Baru, Parihin Jadi Inspektur dan Husnul Basri Kadis Dukcapil
Lantik Pejabat Baru, Bupati Lotim Sentil Carut Marut Pelayanan BPJS Kesehatan
Berita ini 87 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 28 October 2026 - 16:32 WIB

Delapan Tahun Mengabdi, FWMO Lombok Timur Dorong Pers Profesional dan Berintegritas

Friday, 23 October 2026 - 19:48 WIB

Sinergitas untuk Umat, Baznas Lombok Timur Gencar Perluas Kolaborasi Lintas Sektoral

Thursday, 22 October 2026 - 10:44 WIB

Pimpin Hari Santri di Lombok Timur, Wabup Edwin: Dari Bumi Patuh Karya Menyongsong Indonesia Emas

Wednesday, 21 October 2026 - 22:26 WIB

Hadiri GPIPS NTB, Wakil Bupati Lombok Timur Dorong Penguatan Pasokan Pangan

Tuesday, 20 October 2026 - 16:13 WIB

Lombok Research Center Gandeng BMKG dan Dinas PMD Hadapi Dampak Perubahan Iklim

Berita Terbaru

TRANSLATE

You cannot copy content of this page