Tegas, Pimpinan Ponpes Ramai Mengutuk Keras Aksi Setengah Telanjang Binaraga Wanita di Ajang Fornas NTB

- Editor

Tuesday, 29 July 2025 - 19:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Pimpinan Ponpes Lentera Hati Boarding School Lombok Barat, DR.Muazar Habibi.,S.Psi.,M.Pd,

Foto: Pimpinan Ponpes Lentera Hati Boarding School Lombok Barat, DR.Muazar Habibi.,S.Psi.,M.Pd,

Sejumlah Tokoh Agama di beberapa wilayah di Pulau Lombok mengutuk keras adanya aksi setengah telanjang lomba binaraga wanita yang dipertontonkan pada ajang Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Nasional (Fornas) NTB ke VIII.

Video seksual tersebut viral di sejumlah platform media sosial, saat lomba Body Contes (Binaraga) kategori Miss Glamour yang mempertontonkan porno aksi yang digelar di Raja Hotel, Kuta Mandalika, Lombok Tengah NTB, Senin (28/7/2025).

Bukannya tidak beralasan, kecaman tersebut sangat menciderai nilai nilai religius dan kearifan lokal masyarakat Pulau Lombok. Terlebih lagi, Lombok dikenal dengan sebutan Pulau Seribu Mesjid.

Salah satu tokoh agama kharismatik, Pimpinan Ponpes Lentera Hati Boarding School Lombok Barat, DR.Muazar Habibi. S.Psi.,M.Psych.M.Pd, dalam statementnya pada akun Facebook miliknya mengutuk keras para panitia dalam salah satu ajang di Fornas NTB yang mempertontonkan aksi pornografi disalah satu mata lomba yang tidak pantas dipertontonkan.

Pada kesempatan itu, ia mengecam dan mengutuk keras kegiatan tersebut mempertontonkan aksi pornografi dan seksualitas tubuh para wanita yang sangat tidak pantas dipertontonkan didepan khalayak umum.

Baca Juga :  Tanpa Pamrih Merawat Rumah Masa Depan, Inilah Sosok Amat Bento, Juru Pelihara TPU dan Cagar Budaya Labuhan Haji

Pengasuh Ponpes Lentera Hati Boarding School yang akrab disapa Abah Muazar Habibi tersebut menyayangkan salah satu kegiatan Fornas yang sangat tidak selektif mengadakan kegiatan yang tidak memiliki unsur edukasi/pendidikan sama sekali.

Ia pun meminta pada Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, khususnya panitia Fornas untuk meminta maaf kepada masyarakat NTB atas dilaksanakannya salah satu mata lomba yang sangat tidak pantas dan tidak islami dan sangat tidak mendidik.

Dibeberkannya, dalam mata lomba tersebut dengan sengaja dipertontonkan pada masyarakat umum, dan sudah barang tentu porno aksi itu disaksikan oleh anak anak.

“Dengan ini, saya mengutuk keras panitia lomba yang yang telah menggelar mata lomba dengan mengeksploitasi tubuh wanita diatas panggung yang sangat bertentangan dengan nilai nilai agama,” tegas Abah Muazar Habibi.

Baca Juga :  Mengenal Lebih Dekat Sosok Nike, Sang Atlet Trail Running Asal Negeri Kincir Angin

Menurutnya, hal itu bukan olahraga, tapi sebuah eksploitasi tubuh wanita yang tidak memiliki unsur pendidikan atau unsur seni sama sekali. Bahkan sebaliknya, merusak moral generasi bangsa.

“Kami tegaskan para panitia Fornas, Gubernur dan Wakil Gubernur NTB untuk meminta maaf 1×24 jam atas kegiatan tersebut, jika tidak kami dari Pondok Pesantren akan melakukan somasi,” tegasnya.

Foto: aksi wanita setengah telanjang binaraga wanita di ajang Fornas NTB

Sebelumnya, sejumlah tokoh agama kharismatik dari pulau Lombok mengatakan hal yang sama mengutuk keras lomba binaraga wanita yang mempertontonkan porno aksi diantaranya: Kepala Kanwil Kemenag NTB H.Zamroni Aziz, TGH.Muammar Arafat, Hj Masruri Aini, anggota Forum Pondok Pesantren dan sejumlah tokoh agama dan tokoh cendekiawan Masyarakat NTB.

Bukan tidak berdasar, para tokoh agama dan cendekiawan Lombok tersebut mengecam Lomba Binaraga Wanita yang tidak mencerminkan budaya kearifan lokal dan sangat bertentangan dengan nilai nilai moral dan religius masyarakat Lombok yang dikenal dengan Pulau Seribu Mesjid.

Berita Terkait

Mendikdasmen Respons Aspirasi Daerah, Dua Sekolah Rusak Berat di Lotim Segera Dibenahi
Jawab Keresahan Nelayan, Pertamina Pastikan Kuota Biosolar di SPBN Tanjung Luar Normal
Mendikdasmen Hadiri Peletakan Batu Pertama Rektorat ITKes Muhammadiyah Selong, Dorong Kampus Jadi Pelopor Perubahan
Rumah Sakit Ummat PKU Muhammadiyah Hadir di Lombok Timur, Simbol Pelayanan Kesehatan Berkemajuan
Suasana Haru Iringi Keberangkatan Jamaah Haji Sumenep, Wakil Bupati Himbau Siapkan Mental Sucikan Niat
Perjuangkan Hak Nelayan Tradisional, KNTI Lotim Tingkatkan Kapasitas Organisasi
Tidak Digubris Duta Besar, inilah Pengakuan Gaetano Di Carluccio, Warga Italia Terjerat Narkotika di Pulau Lombok
Hadiri Diskusi Lintas Negara, Sari Yuliati Tegaskan Peran Hutan Indonesia sebagai Aset Strategis di Pasar Karbon Global
Berita ini 127 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 3 June 2026 - 12:56 WIB

Mendikdasmen Respons Aspirasi Daerah, Dua Sekolah Rusak Berat di Lotim Segera Dibenahi

Wednesday, 20 May 2026 - 18:29 WIB

Jawab Keresahan Nelayan, Pertamina Pastikan Kuota Biosolar di SPBN Tanjung Luar Normal

Sunday, 17 May 2026 - 11:56 WIB

Mendikdasmen Hadiri Peletakan Batu Pertama Rektorat ITKes Muhammadiyah Selong, Dorong Kampus Jadi Pelopor Perubahan

Thursday, 14 May 2026 - 22:19 WIB

Rumah Sakit Ummat PKU Muhammadiyah Hadir di Lombok Timur, Simbol Pelayanan Kesehatan Berkemajuan

Monday, 11 May 2026 - 21:02 WIB

Suasana Haru Iringi Keberangkatan Jamaah Haji Sumenep, Wakil Bupati Himbau Siapkan Mental Sucikan Niat

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi 

Peristiwa

Nelayan Batu Nampar Selatan Hilang Saat Melaut

Wednesday, 27 May 2026 - 21:06 WIB

TRANSLATE

You cannot copy content of this page