Kisah Pilu Jesika Novila, Bocah Penderita Gizi Buruk di Lotim Menanti Uluran Tangan Para Dermawan

- Editor

Monday, 3 February 2025 - 00:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LOMBOK TIMUR – Hati siapa yang tak iba, melihat bocah malang dengan mata cekung tinggal kulit pembungkus tulang. Semenjak bayi ditinggal mati oleh sang ibu tercinta sedangkan sang ayah hingga saat ini tak tahu kemana rimbanya.

Lengkap sudah penderitaan Jesika Novila (8 tahun) warga Dusun Kaliantan, Desa Seriwe, Kecamatan Jerowaru Kabupaten Lombok Timur.

Saat ditemui awak media, (2/02/2025) di Gubuk Reot kediamannya, Inak Imin yang tiada lain adalah nenek dari Jesika Novila mengutarakan perjuangannya untuk menghidupi sang cucu ditengah keterpurukan kondisi ekonomi yang serba sulit.

Baca Juga :  Gerbong PAD Bergerak, Bapenda Lotim Gandeng BPK Menyapa Kesadaran Warga Taat Pajak

Dipaparkan Inak Imin, bahwa sang cucu mengidap gizi buruk dan kropos tulang belakang yang ia derita dari sejak bayi yang menyebabkan bukan hanya tulang punggung, bahkan giginya pun kropos oleh penyakit tersebut.

“Pada tahun lalu alhamdulillah kami mendapatkan bantuan dari pemda Lotim tahun 2024 melalui dinsos, baznas dan lain lain untuk biaya pengobatan perawatan di RSUP NTB. Namun, untuk kehidupan sehari hari kami sangat membutuhkan,” sembari matanya berkaca kaca.

Dituturkannya jangankan untuk biaya pengobatan sang cucu yang serba mahal, untuk makan sehari hari saja perempuan paruh baya itu harus membanting tulang peras keringat menjadi buruh kasar.

Baca Juga :  Dari Lombok Timur Untuk Indonesia, Kolaborasi Lazismu Galang Donasi, Secercah Asa Untuk Korban Bencana Sumatera dan Aceh

“Apapun yang bisa kami lakukan yang penting halal, dan bisa memenuhi kebutuhan sehari hari, khususnya biaya untuk pengobatan cucu kami yang tanpa orang tua” ucap Perempuan paruh baya itu sesekali menyeka air matanya.

“Harapan kami semoga jesika bisa sembuh dari penyakit yang diderita, paling tidak bisa membeli obat dan memenuhi kebutuhan hidup kami,” ucap Inak Imin sesekali menyeka air matanya.

Ia pun berharap uluran tangan para dermawan, untuk bisa membantu kesembuhan sang cucu tercinta.

Berita Terkait

PPBL Gelar Bakti Sosial Menggandeng FWMO dan Anggota DPRD NTB bersama Sejumlah Donatur
Sinergi Kemanusiaan: IMMK UNRAM Gandeng Baznas Salurkan Penggalangan Donasi untuk Aceh dan Sumatera
Solidaritas Tanpa Batas, Uluran Tangan Jakmania Lombok Secercah Asa Untuk Korban Bencana Aceh dan Sumatera
Dari Lombok Timur Untuk Indonesia, Kolaborasi Lazismu Galang Donasi, Secercah Asa Untuk Korban Bencana Sumatera dan Aceh
Kepedulian Tanpa Batas, Jakmania Lombok Galang Donasi untuk Korban Bencana Sumatera dan Aceh
Jeruji Besi Tak Surutkan Ketulusan Warga Binaan Lapas Selong Ikut Andil Peduli Lingkungan
Menebar Asa di Pesisir Tanjung Luar, Mahasiswa Poltekkes Mataram Edukasi Warga Pentingnya Gizi dan Nutrisi
Selembar Kertas Penghapus Pajak dari Bapenda, Mengurai Senyum Inak Satar, Berikut Ulasannya
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Friday, 20 March 2026 - 18:39 WIB

PPBL Gelar Bakti Sosial Menggandeng FWMO dan Anggota DPRD NTB bersama Sejumlah Donatur

Wednesday, 7 January 2026 - 14:53 WIB

Sinergi Kemanusiaan: IMMK UNRAM Gandeng Baznas Salurkan Penggalangan Donasi untuk Aceh dan Sumatera

Monday, 5 January 2026 - 22:20 WIB

Solidaritas Tanpa Batas, Uluran Tangan Jakmania Lombok Secercah Asa Untuk Korban Bencana Aceh dan Sumatera

Friday, 26 December 2025 - 21:55 WIB

Dari Lombok Timur Untuk Indonesia, Kolaborasi Lazismu Galang Donasi, Secercah Asa Untuk Korban Bencana Sumatera dan Aceh

Saturday, 6 December 2025 - 17:04 WIB

Kepedulian Tanpa Batas, Jakmania Lombok Galang Donasi untuk Korban Bencana Sumatera dan Aceh

Berita Terbaru

TRANSLATE

You cannot copy content of this page