Desa Korleko Mengering Warga Menjerit, Dirut PDAM Bungkam

- Editor

Friday, 21 November 2025 - 16:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: ilustrasi

Foto: ilustrasi

LOMBOK TIMUR — Air adalah sumber utama kehidupan dan kebutuhan vital manusia. Jangan heran, ketika kerongkongan kering tak kunjung dibasahi, dan ketika kebutuhan paling dasar tidak terpenuhi, masyarakat berada di ambang ketegangan. Bahkan, kekeringan bisa memantik anarki.

Seperti halnya yang terjadi di Desa Korleko, Kecamatan Labuhan Haji Kabupaten Lombok Timur (Lotim), dari pantauan media suara nurani kekeringan telah melanda sejak tiga hari lalu.

Pjs Kepala Desa Korleko, Muhammad Sirojuddin.S.AP, membenarkan hal itu. Dibeberkannya, selama empat hari, aliran pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di Desa Korleko macet total.

Foto: warga desa Korleko kunjungi Pemdes Keluhkan Pelayanan PDAM Lotim

“Di wilayah Kecamatan Labuhan Haji, ada tiga desa yang merupakan pelanggan PDAM terdampak kekeringan antara lain: Desa Korleko, Korleko Selatan dan Tirtanadi,” ujarnya pada awak media, Jumat, (21/11/2025).

Dijelaskannya, saat ini warga Desa Korleko khususnya pelanggan PDAM mencari sumur sumur warga. Termasuk mencari sumber air untuk kebutuhan memasak, mandi, cuci terutama wudhu kebutuhan vital masyarakat untuk beribadah.

Baca Juga :  Tragedi Sumatera Adalah Alarm Ekologis, Ketika Keserakahan Dititik Nadir, Maka Bencana Bisa Datang Tanpa Aba Aba

“Kita berharap, PDAM selaku perusahaan daerah memberikan win win solution terhadap permasalahan ini, karena air adalah kebutuhan vital masyarakat,” tegas Sirojuddin.

Lebih jauh disampaikan, andaipun ada kendala teknis, misalnya karena kebocoran pipa dan kendala lainnya. Paling tidak ada pemberitahuan dari pihak PDAM kepada Pemdes setempat.

“Sejauh ini, pihak PDAM tidak ada konfirmasi sama sekali pada Pemdes Korleko terkait kendala macetnya air warga, kapan penanganannya, agar warga selaku pelanggan PDAM bisa tercerahkan jika ada konfirmasi dan koordinasi dari pihak PDAM,” tegas pria asal Selong tersebut.

Ia pun berharap, pihak PDAM minimal bisa memberikan solusi, misalnya memberikan bantuan air sementara menggunakan tangki air untuk pelanggan yang terdampak.

Hal senada disampaikan Lalu Muhamad Sapaudin, warga Gubuk Pedaleman saat dikonfirmasi awak media di Pemdes setempat mengatakan, air kebutuhan vital untuk ibadah, masak, mandi, cuci, kakus (MCK) terutama anak anak sekolah.

Baca Juga :  Naas, Si Jago Merah Lahap Tiga Kapal Wisata di Labuhan Lombok Kayangan

“Saat ini kami mencari sumur warga untuk kebutuhan air, beruntung Kantor Desa Korleko memiliki sumur bor yang dibuka 24 jam untuk warga. Sementara, dari pihak PDAM tidak ada kejelasan sama sekali,” ucapnya kesal.

Bahkan, ia mengakui pernah menanyakan langsung teknisi PDAM di lapangan kapan kemacetan selesai, namun dijawab singkat masih lama oleh petugas PDAM.

“Air PDAM sering macet, tapi tagihan lancar. Semoga berimbang antara hak dan kewajiban,” pungkasnya.

Ditempat yang sama, H.Akmal warga Gubuk Lauk, berharap Bupati Lombok Timur memberikan atensi terhadap kekeringan warga terdampak dari pelanggan PDAM.

“Kami memohon pada bapak Bupati Lombok Timur, memberikan solusi dengan memberikan bantuan sejumlah tangki air, sembari menunggu perbaikan. Mengingat air merupakan kebutuhan vital warga,” ucapnya penuh cemas.

Hingga berita ini ditayangkan, Dirut PDAM Lombok Timur saat dikonfirmasi melalui Whatsapp tidak menggubris pertanyaan awak media.

Berita Terkait

Solidaritas untuk Pasirlangu: Sari Yuliati dan Kosgoro 1957 Salurkan Bantuan bagi Korban Longsor
Terseret Arus dari Lombok Timur, Azril yang Malang Ditemukan Tak Bernyawa di Perairan Sumbawa
Bermain Hujan Berujung Petaka, Azril Bocah 4 Tahun Hilang Terbawa Arus Drainase
Kemenag Lombok Timur Ambil Langkah Tegas Pasca Pimpinan Ponpes Jadi Tersangka Pencabulan pada Santriwati
Sengketa Lahan di Ekas Buana, LSM Garuda Kawal Proses Hukum, Dorong Musyawarah Mufakat
Solidaritas Untuk John Bala, AMAN Lotim: Bebaskan Pejuang Tanah Adat dari Kriminalisasi
Cuaca Ekstrem Selimuti Bumi Patuh Karya, BPBD Himbau Warga Waspada Bencana
Dibalik Skandal Dana Siluman, LSM Garuda Dorong Aparat Bongkar Dalang Intelektual
Berita ini 66 kali dibaca

Berita Terkait

Friday, 13 March 2026 - 21:13 WIB

Solidaritas untuk Pasirlangu: Sari Yuliati dan Kosgoro 1957 Salurkan Bantuan bagi Korban Longsor

Saturday, 28 February 2026 - 18:57 WIB

Terseret Arus dari Lombok Timur, Azril yang Malang Ditemukan Tak Bernyawa di Perairan Sumbawa

Tuesday, 24 February 2026 - 22:24 WIB

Bermain Hujan Berujung Petaka, Azril Bocah 4 Tahun Hilang Terbawa Arus Drainase

Thursday, 19 February 2026 - 15:33 WIB

Kemenag Lombok Timur Ambil Langkah Tegas Pasca Pimpinan Ponpes Jadi Tersangka Pencabulan pada Santriwati

Saturday, 14 February 2026 - 19:48 WIB

Sengketa Lahan di Ekas Buana, LSM Garuda Kawal Proses Hukum, Dorong Musyawarah Mufakat

Berita Terbaru

TRANSLATE

You cannot copy content of this page