LOMBOK TIMUR – Keikhlasan adalah dasar ibadah, kesabaran dan kebersamaan adalah jalan menuju keberkahan. Pesan sederhana ini menjadi pengingat penting saat Pemerintah Kabupaten Lombok Timur secara resmi memberangkatkan kelompok terbang (kloter) pertama calon jamaah haji, di Bumi Patuh Karya tahun 2026.
Suasana khidmat menyelimuti halaman Masjid Agung Al-Mujahidin Selong, Selasa (21/4/2026), ketika Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, melepas 378 jamaah calon haji kloter pertama. Momentum ini tidak hanya menjadi seremoni keberangkatan, tetapi juga refleksi spiritual bagi para jamaah yang bersiap menunaikan rukun Islam kelima.
Dalam sambutannya, Bupati menekankan pentingnya meluruskan niat dalam menjalankan ibadah haji. Ia mengingatkan agar seluruh jamaah mengedepankan keikhlasan, menjaga sikap dan perilaku, serta memperkuat kesabaran selama berada di Tanah Suci. Nilai kebersamaan dan saling membantu juga menjadi pesan utama agar seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar dan penuh makna.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa para jamaah memiliki kedudukan istimewa. Oleh karena itu, ia berharap mereka turut mendoakan kemajuan Kabupaten Lombok Timur, baik dalam pembangunan fisik maupun peningkatan kualitas keimanan calon jamaah.
“Harapan kita bersama, agar kuota jamaah haji untuk Kabupaten Lombok Timur akan terus bertambah, sehingga masa tunggu keberangkatan dapat dipersingkat,” pungkasnya.
Pemerintah Daerah dalam hal ini memberikan perhatian serius terhadap penyelenggaraan ibadah haji. Hal itu terlihat pada komitmen Pemda Lombok Timur dalam menyiapkan lahan bagi kantor urusan haji guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Kami atas nama pemerintah daerah, dengan ini melepas keberangkatan bapak dan ibu Calon Jamaah Haji, semoga perjalanan berjalan lancar, diberikan keselamatan, serta kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur,” ujar Bupati yang akrab disapa Haji Iron tersebut.
Berdasarkan data dari pejabat terkait, Lombok Timur tahun 2026 ini memberangkatkan sebanyak 1.406 jamaah calon haji yang terbagi dalam lima kloter, terdiri atas tiga kloter penuh dan dua kloter gabungan. Pemberangkatan kloter pertama ini menjadi bagian awal dari rangkaian panjang perjalanan ibadah haji tahun ini, sekaligus menjadi kloter pertama dari Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Usai prosesi pelepasan, para jamaah dijadwalkan memasuki Asrama Haji NTB pada 22 April 2026, sebelum bertolak ke Tanah Suci.
Dengan persiapan yang matang dan doa yang mengiringi keberangkatan, diharapkan menjadi awal perjalanan spiritual yang membawa keberkahan pada seluruh jamaah, sehingga mendapat predikat haji mabrur.






