LOMBOK TIMUR – Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin menaruh optimisme tinggi terhadap peluang kafilah daerahnya dalam ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Tahun 2026.
“Melihat persiapan yang matang para kafilah, termasuk pembinaan dan pelatihan secara berkelanjutan, kita optimis Lombok Timur masuk tiga besar,” ucap Haerul Warisin, saat melepas keberangkatan kafilah MTQ Lombok Timur pada Ahad (7/6/2026).
Bupati menyampaikan harapannya agar kontingen yang akan berlaga di Kabupaten Lombok Tengah mampu mencatatkan hasil lebih baik dibandingkan tahun tahun sebelumnya. Ia menargetkan Lombok Timur dapat menembus peringkat tiga besar pada kompetisi keagamaan tingkat provinsi tersebut.
Menurutnya, capaian itu bukan hal yang mustahil mengingat persiapan yang dilakukan berlangsung secara terencana dan didukung berbagai pihak. Ia berharap seluruh ikhtiar yang telah dilakukan dapat menghasilkan prestasi sekaligus membawa keberkahan bagi daerah.
Bupati mengungkapkan, pada pelaksanaan MTQ sebelumnya Lombok Timur berada di posisi ketujuh dari sepuluh kabupaten/kota di NTB. Oleh karena itu, ia berharap prestasi bisa diwujudkan pada MTQ tahun ini. Target tersebut dinilai sejalan dengan berbagai kemajuan yang tengah dicapai Lombok Timur dalam mendukung visi pembangunan daerah melalui program Lotim Smart.
Selain fokus pada pencapaian prestasi, Bupati juga mengingatkan seluruh anggota kafilah untuk menjaga kondisi kesehatan selama mengikuti rangkaian kegiatan MTQ yang berlangsung hingga 16 Juni mendatang. Ia menekankan pentingnya menjaga disiplin, etika, dan sopan santun sebagai representasi nama baik daerah di tingkat provinsi.
Tidak hanya itu, peserta dan pendamping juga diminta mematuhi seluruh ketentuan yang berlaku serta menjaga kebersihan lingkungan selama berada di lokasi kegiatan. Sikap tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam mencerminkan karakter masyarakat Lombok Timur.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati menyampaikan apresiasi kepada Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Lombok Timur atas dedikasi dan kerja keras yang telah dilakukan dalam mempersiapkan peserta.
Pembinaan yang intensif, dukungan fasilitas, serta program pelatihan yang terstruktur dinilai menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas kafilah.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan prestasi keagamaan, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur berkomitmen menambah anggaran sebesar Rp 1 miliar yang bersumber dari dana insentif daerah. Tambahan anggaran tersebut diharapkan dapat memperkuat program pembinaan pada masa mendatang.
Sementara itu, Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Lombok Timur Dr.H.M.Juaini Taofik, melaporkan seluruh persiapan kafilah telah berjalan sesuai rencana. Berbagai tahapan pembinaan telah dilaksanakan guna meningkatkan kemampuan peserta, baik dari aspek teknis maupun mental bertanding.
Ia menjelaskan, LPTQ telah menggelar pemusatan latihan secara daring sebanyak empat kali. Program tersebut kemudian dilanjutkan dengan dua tahap pelatihan tatap muka yang berlangsung di Kecamatan Keruak dan Tetebatu. Untuk mengasah kesiapan mental peserta, panitia juga menyelenggarakan uji publik serta simulasi akhir yang dipusatkan di Kantor Bupati Lombok Timur.
Menurut Juaini, perhatian terhadap kenyamanan peserta juga menjadi prioritas selama pelaksanaan MTQ. Karena itu, seluruh anggota kafilah ditempatkan di penginapan bertaraf nasional guna mendukung kondisi fisik dan konsentrasi peserta selama mengikuti perlombaan.
Kafilah Lombok Timur pada MTQ XXXI Tingkat Provinsi NTB Tahun 2026 berjumlah 101 orang. Kontingen tersebut terdiri atas 53 peserta, 15 pelatih, tiga tenaga kesehatan, dan 15 official. Seluruh rombongan dipimpin oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Lotim, H.Ahyan.
Dengan persiapan yang matang serta dukungan penuh dari pemerintah daerah dan LPTQ, Lombok Timur optimistis mampu meningkatkan prestasi dan bersaing di jajaran terbaik MTQ Tingkat Provinsi NTB tahun ini.






