Cuaca Ekstrem Selimuti Bumi Patuh Karya, BPBD Himbau Warga Waspada Bencana

- Editor

Saturday, 24 January 2026 - 14:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Angin puting beliung yang mengakibatkan kerusakan rumah warga di Lombok Timur

Foto: Angin puting beliung yang mengakibatkan kerusakan rumah warga di Lombok Timur

LOMBOK TIMUR — Ketika bencana melanda, disanalah kepekaan, kepedulian dan empati nurani diuji agar peduli pada sesama. Pesan moral itulah yang memotivasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lombok Timur (Lotim), melihat perubahan cuaca ekstrem yang terjadi di sejumlah wilayah di Bumi Patuh Karya Lombok Timur.

Situasi ini mendorong otoritas kebencanaan memberikan atensi serius untuk memperkuat sinergitas dan kolaborasi dengan stage holder terkait.

Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Timur, Lalu Mulyadi, kepada media suara nurani, Sabtu (24/1/2026), menegaskan, agar masyarakat untuk tetap tenang, namun tetap meningkatkan kewaspadaan di tengah kondisi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi.

Baca Juga :  Terseret Arus dari Lombok Timur, Azril yang Malang Ditemukan Tak Bernyawa di Perairan Sumbawa

Dipaparkannya, berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), cuaca ekstrem seperti hujan lebat, angin kencang diperkirakan mulai mereda hingga 27 Januari 2026. Sehingga, masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi resmi dan tidak mudah terpengaruh kabar yang belum terverifikasi.

Lebih jauh disampaikan Kalak BPBD, ia mengingatkan warga agar membatasi aktivitas di luar rumah, kecuali untuk keperluan yang benar-benar mendesak. Khususnya, warga yang bermukim di sekitar bantaran sungai dan daerah rawan longsor diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir luapan dan pergerakan tanah, mengingat intensitas hujan yang masih tinggi dapat memicu bencana susulan. Khusus bagi para nelayan, BPBD Lombok Timur mengimbau untuk tidak melaut hingga kondisi cuaca kembali normal.

Baca Juga :  Wakil Bupati Edwin Hadiwijaya Sambut Massa Aksi Dengan Doa Penuh Khidmat

Langkah ini menurutnya, guna meminimalisir resiko kecelakaan di laut akibat gelombang tinggi dan angin kencang yang berbahaya bagi keselamatan pelayaran.

Sebagai langkah preventif berbasis partisipasi masyarakat, BPBD juga mengajak warga untuk secara mandiri memangkas ranting atau pohon yang berpotensi membahayakan, serta memperkuat semangat gotong royong dalam menghadapi dan menanggulangi dampak bencana.

Pemerintah Daerah Lombok Timur melalui BPBD menghimbau semua elemen untuk membangun sinergi dan kolaborasi antara masyarakat dan instansi terkait, agar resiko akibat cuaca ekstrem di Lombok Timur dapat diminimalisir. Sehingga, keselamatan dan ketenangan warga tetap kondusif.

Berita Terkait

Melanggar Regulasi, Pembukaan Jalan di Tanah Wakaf TPU Desa Jantuk Menuai Penolakan Warga
Mobil Pengangkut Pasir Galian C Tebar Ancaman, Tumpahan Pasir jadi Pemicu Kecelakaan
Pesan Laptop di Tiktok Shop yang Datang Botol Mineral, Dosen asal Lotim Tempuh Jalur Hukum
Warga Labuhan Haji Digegerkan Penemuan Mayat di Pesisir Pantai
Nelayan Batu Nampar Selatan Hilang Saat Melaut
Kuota BBM Menipis Nelayan Menjerit, SMS Gelar Aksi Bersama Warga
Solidaritas untuk Pasirlangu: Sari Yuliati dan Kosgoro 1957 Salurkan Bantuan bagi Korban Longsor
Terseret Arus dari Lombok Timur, Azril yang Malang Ditemukan Tak Bernyawa di Perairan Sumbawa
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Friday, 24 July 2026 - 20:42 WIB

Melanggar Regulasi, Pembukaan Jalan di Tanah Wakaf TPU Desa Jantuk Menuai Penolakan Warga

Monday, 8 June 2026 - 22:05 WIB

Mobil Pengangkut Pasir Galian C Tebar Ancaman, Tumpahan Pasir jadi Pemicu Kecelakaan

Friday, 5 June 2026 - 23:04 WIB

Pesan Laptop di Tiktok Shop yang Datang Botol Mineral, Dosen asal Lotim Tempuh Jalur Hukum

Thursday, 4 June 2026 - 12:13 WIB

Warga Labuhan Haji Digegerkan Penemuan Mayat di Pesisir Pantai

Wednesday, 27 May 2026 - 21:06 WIB

Nelayan Batu Nampar Selatan Hilang Saat Melaut

Berita Terbaru

TRANSLATE

You cannot copy content of this page