LOMBOK TIMUR — Tidak ada permasalahan yang tidak bisa terselesaikan, jika semua pihak duduk bersama dan membuka diri.
Kata kata bijak itu mengemuka dalam mediasi antara warga dan PT Terus Jaya Abadi di Desa Dasan Lekong, Kecamatan Sukamulia, Lombok Timur, Sabtu, (22/8/2026).
Mediasi tersebut digelar menyikapi keluhan warga, khususnya keluarga H. Lalu Makbul Maya, terkait aktivitas perusahaan yang dinilai berdampak terhadap kenyamanan lingkungan. Keluhan itu antara lain menyangkut kebisingan lalu lintas kendaraan pengangkut barang, kegiatan bongkar muat, suara kendaraan operasional, serta asap emisi yang mencemari lingkungan warga setempat.
Pertemuan yang melibatkan Camat Sukamulia, Kapolsek Sukamulia beserta jajaran, Pj. Kepala Desa Dasan Lekong, Danposramil, pihak keluarga H. Lalu Makbul Maya, serta awak media itu berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan menghasilkan kesepakatan damai antara warga dan perusahaan PT. Terus Jaya Abadi.
Manager Operasional PT Terus Jaya Abadi, Maujudurahman, menyampaikan terimakasih dan permohonan maaf pada segenap keluarga besar H.Lalu Makbul Maya atas kelalaian dan miskomunikasi perusahaan selama ini.
Disampaikannya, terkait keluhan warga tentang parkir kendaraan angkutan barang dan alat berat akan segera ditindaklanjuti.
Lebih jauh disampaikan, mulai sejak pertemuan ini hingga seterusnya, lokasi kendaraan angkutan barang akan direlokasi ditempat yang lebih aman. Selain itu, pihak perusahaan berencana akan membangun taman dan Musholla dipinggiran tembok warga untuk menciptakan suasana yang nyaman dan asri.
“Pada kesempatan ini kami dari pihak perusahaan ingin membangun kenyamanan bertetangga dengan rukun dan damai serta menjalin sinergi dengan semua pihak. Khususnya, di wilayah Kecamatan Sukamulia ini,” tuturnya penuh bijak.
Penjelasan senada disampaikan paralegal PT. Terus Jaya Abadi, I Gde Pasek Sandiartyke SH., pada kesempatan itu membeberkan rencana pembangunan taman dan Musholla di pinggiran rumah warga. “Kami dari perusahaan menyambut baik masukan dan aspirasi warga dan berharap silaturrahmi antara perusahaan dan warga tetap terjalin baik,” tuturnya.
Sementara, pihak keluarga H. Lalu Makbul Maya melalui Lalu Rama Yunarta, menyambut baik itikad baik perusahaan atas keluhan yang selama ini mereka rasakan.
“Alhamdulillah, mediasi ini telah berjalan lancar sesuai dengan harapan warga. Semoga ini menjadi awal yang baik untuk membangun silaturahmi dengan pihak perusahaan,” ucapnya pada wartawan.
Ia pun mengucapkan apresiasi pada semua unsur Forkopimcam Kecamatan Sukamulia, Kapolsek Sukamulia, Danpos TNI, Camat Sukamulia, Kepala Desa Dasan Lekong dan wartawan atas sinergi yang baik. Sehingga permasalahan ini bisa terselesaikan.
Begitupula dengan Ketua Serikat Masyarakat Selatan (SMS) Sayasi.,SH, juga turut mengapresiasi sinergitas Forkopimcam yang responsif terhadap permasalahan warganya. Sehingga, permasalahan antara warga dan perusahaan menemukan titik temu.
“Sinergi Forkopimcam Sukamulia patut ditiru oleh wilayah lain di Lombok Timur, responsive dan humanis mengatasi setiap permasalahan,” ungkapnya pada awak media.
Ia pun berharap komunikasi antara perusahaan dan warga tetap terjalin baik. “Ketika semua pihak sama sama saling menghargai dan menghormati tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan,” ucap aktifis senior itu.
Penjelasan serupa disampaikan, Pj. Kepala Desa Dasan Lekong Mohammad Irwan Agus, menurutnya, keberadaan sejumlah perusahaan di wilayahnya perlu diimbangi dengan komunikasi dan koordinasi yang baik antara pelaku usaha, masyarakat, serta unsur pemerintahan dan keamanan.
Ia menilai setiap persoalan dapat dicari jalan keluarnya apabila seluruh pihak bersedia duduk bersama dan mengedepankan komunikasi.
Pada kesempatan itu, mewakili Pemdes Dasan Lekong, ia berharap pihak perusahaan untuk turut berkontribusi membangun simbiosis mutualisme sebagai bentuk partisapasi, seperti dalam perayaan hari hari besar nasional maupun hari besar keagamaan.
Penjelasan yang sama disampaikan Kapolsek Sukamulia AKP Abd. Rasyid, ditegaskannya, hasil kesepakatan mediasi ini yang berujung perdamaian kedua belah pihak adalah wujud komunikasi dan sinergitas yang baik dengan semua unsur Forkopimcam.
Sejauh ini, kata Abd. Rasyid, sinergi antara kepolisian, TNI, pemerintah desa, dan kecamatan berjalan baik. Menurutnya, keterlibatan lintas unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) dalam setiap persoalan di wilayah Sukamulia merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Mari kita bersama-sama menciptakan suasana kondusif di wilayah Sukamulia.” tutupnya.
Senada dengan itu, Danpos TNI Sukamulia Sersan Mayor Lalu Alwi mengakui dinamika sosial maupun persoalan di tengah masyarakat merupakan hal yang perlu ditangani secara bersama. Terlebih, kawasan Gelang, Desa Dasan Lekong, menjadi salah satu wilayah yang ditempati sejumlah perusahaan.
Ia meminta seluruh pihak mengutamakan dialog dan melibatkan aparat keamanan guna mencegah persoalan berkembang menjadi gangguan terhadap keamanan dan ketertiban wilayah.
“Kami mengimbau semua pihak mengedepankan musyawarah mufakat dengan melibatkan aparat keamanan untuk meminimalisasi gejolak yang dapat mengancam kondusivitas wilayah.” ujar Lalu Alwi.
Mediasi antara warga dan PT Terus Jaya Abadi yang dijembatani Forkopimcam Sukamulia dan awak media menunjukkan bahwa persoalan dapat diselesaikan ketika semua unsur mengedepankan kekompakan dan kebersamaan. Sebab, perdamaian tidak menuntut kesamaan dalam segala hal, tetapi membutuhkan kemauan untuk saling memahami, menghargai, dan menemukan titik temu demi terciptanya kehidupan yang rukun.






