Pesona Pesisir Labuhan Haji Kalah oleh Tumpukan Sampah, Pedagang minta DLHK berikan Atensi

- Editor

Thursday, 3 September 2026 - 23:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: tumpukan sampah di pesisir lapak Pantai Labuhan Haji

Foto: tumpukan sampah di pesisir lapak Pantai Labuhan Haji

LOMBOK TIMUR — Keindahan sebuah tempat bukan hanya tentang apa yang terlihat, tetapi juga tentang bagaimana manusia menjaganya. Kalimat itu terasa relevan ketika pesona pesisir Pantai Labuhan Haji, Kecamatan Labuhan Haji, Kabupaten Lombok Timur, harus berhadapan dengan persoalan sampah yang berserakan.

Tumpukan sampah yang terlihat di sepanjang kawasan lapak Pantai Labuhan Haji menjadi pemandangan yang dikeluhkan pedagang dan berpotensi mengusik kenyamanan pengunjung. Ironisnya, kawasan tersebut memiliki potensi sebagai salah satu tujuan wisata, tetapi hingga kini belum didukung keberadaan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang memadai di lokasi tersebut.

Kondisi itu membuat persoalan kebersihan bukan sekadar perkara pemandangan yang kurang sedap dipandang, melainkan juga menyangkut kenyamanan, kesehatan lingkungan, dan citra kawasan wisata. Sebab, wisatawan tentu datang untuk menikmati pesona pantai, bukan menjadikan tumpukan sampah sebagai latar utama perjalanan.

Salah seorang pedagang lapak, Inak Centini, mengaku prihatin melihat kondisi sampah yang terus menumpuk di kawasan tersebut. Ia berharap instansi terkait segera memberikan perhatian agar persoalan kebersihan di Pantai Labuhan Haji tidak berlarut-larut.

“Sampah menggunung di sepanjang jalan. Selain menjadi sumber penyakit, kondisi ini juga menjadi sorotan pengunjung. Kami berharap DLHK Lombok Timur memberikan perhatian terhadap persoalan sampah di Labuhan Haji,” ujar Inak Centini kepada wartawan, Kamis (3/9/2026).

Baca Juga :  Praktik Nominee Hantui Iklim Investasi di Kuta Lombok, Investor Asal Australia Rugi Miliyaran Rupiah

Keluhan tersebut menggambarkan keresahan pelaku usaha yang sehari-hari berada di kawasan pantai. Bagi pedagang lapak, kebersihan lingkungan bukan hanya menyangkut estetika, tetapi juga berkaitan dengan kenyamanan pengunjung yang pada akhirnya dapat memengaruhi aktivitas ekonomi mereka.

Di tengah potensi wisata yang dimiliki Labuhan Haji, tumpukan sampah seolah menjadi ironi tersendiri. Kawasan yang semestinya menawarkan panorama pesisir justru berhadapan dengan persoalan klasik yang belum sepenuhnya terselesaikan.

Menanggapi kondisi tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Lombok Timur, Dr. H. Pathurrahman, S.KM., menyatakan pihaknya telah meminta jajaran terkait memberikan perhatian terhadap persoalan sampah di kawasan Pantai Labuhan Haji.

Menurut H. Pathurrahman, penanganan persoalan tersebut akan dilakukan melalui koordinasi dengan Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (PSLB3), termasuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

“Kami telah berkoordinasi bersama jajaran untuk memberikan perhatian dan edukasi kepada warga terkait permasalahan sampah di Labuhan Haji,” kata Pathurrahman.

Baca Juga :  Bima Menangis, Banjir Bandang Menelan Korban, Enam Warga Nanga Wera Belum Ditemukan

Selain berkoordinasi secara internal, Pathurrahman juga menyebut telah berkomunikasi dengan Pemerintah Desa Labuhan Haji untuk mencari solusi terbaik dalam menangani sampah yang berada di sepanjang jalan kawasan Pantai Labuhan Haji.

“Penanganan sampah butuh sinergi semua pihak, terutama kesadaran masyarakat setempat, khususnya pedagang lapak agar turut serta berpartisipasi menjaga kebersihan lingkungan,” pungkasnya.

Menurutnya, persoalan sampah membutuhkan penanganan yang berkelanjutan, mulai dari ketersediaan sarana pembuangan, pengangkutan, edukasi masyarakat, hingga keterlibatan pengelola kawasan dan para pelaku usaha.

Apalagi, Pantai Labuhan Haji sebagai salah satu destinasi wisata, kebersihan semestinya menjadi bagian penting dari pengelolaan destinasi. Pantai yang indah akan kehilangan sebagian daya tariknya apabila pengunjung harus melewati tumpukan sampah sebelum menikmati panorama pesisir.

Persoalan sampah di Pantai Labuhan Haji menjadi pengingat bahwa, membangun kawasan wisata tidak cukup hanya dengan menghadirkan tempat yang indah. Karena wisata yang baik bukan sekadar mengundang orang untuk datang, melainkan juga memastikan mereka pulang membawa kesan baik, bukan cerita tentang sampah yang dibiarkan.

Berita Terkait

Pemdes Se-Lombok Timur Waspadalah, Kades dan Bendahara Kotaraja telah menjadi Tersangka
Diperdaya Janji Palsu hingga Gagal Nikah, Perempuan di Lotim Sebar Foto Mesra dan Laporkan Oknum PPPK
APPMBGI DPD I NTB Turun Langsung Meninjau Dugaan Keracunan Massal di Lombok Tengah
Beli Mobil di Facebook Berujung Laporan Polisi, Sanip ungkap Kejanggalan dan Dugaan Penipuan
Ketua DPC PPP Lotim Tegaskan DPRD agar Tidak Masuk ke Ranah Internal Partai Lain
Sinergi Forkopimcam Sukamulia Jembatani Warga dan Perusahaan hingga Berujung Damai
Aktifitas PT Terus Jaya Abadi Dikeluhkan Warga, Asap dan Kebisingan Jadi Sorotan
Surat Pergantian Fraksi PPP Tertahan di DPRD Lotim, Ketua DPW PPP NTB: Jika Dipersulit Kita akan Tempuh Jalur PTUN
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Friday, 23 October 2026 - 13:41 WIB

Pemdes Se-Lombok Timur Waspadalah, Kades dan Bendahara Kotaraja telah menjadi Tersangka

Tuesday, 29 September 2026 - 22:47 WIB

Diperdaya Janji Palsu hingga Gagal Nikah, Perempuan di Lotim Sebar Foto Mesra dan Laporkan Oknum PPPK

Friday, 11 September 2026 - 23:53 WIB

APPMBGI DPD I NTB Turun Langsung Meninjau Dugaan Keracunan Massal di Lombok Tengah

Thursday, 3 September 2026 - 23:33 WIB

Pesona Pesisir Labuhan Haji Kalah oleh Tumpukan Sampah, Pedagang minta DLHK berikan Atensi

Wednesday, 2 September 2026 - 19:00 WIB

Beli Mobil di Facebook Berujung Laporan Polisi, Sanip ungkap Kejanggalan dan Dugaan Penipuan

Berita Terbaru

TRANSLATE

You cannot copy content of this page