LOMBOK TIMUR, – Perlombaan retorika adalah inisiasi dari GOW melalui bidang pendidikan. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menumbuhkan rasa kepercayaan diri dan mengasah kemampuan untuk mengemukakan gagasan positif dari peserta.
Penjelasan itu disampaikan ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Lombok Timur Hj. Sri Mahyu Wardani, saat membuka Lomba Retorika dengan tema “Suara Perempuan, Menginspirasi Lewat Kata”. Acara digelar di Pendopo Bupati, Senin, (27/10/2025).
Dijelaskannya, komunikasi yang baik adalah modal dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam lingkup bermasyarakat, keluarga, maupun dalam berorganisasi. Sehingga, GOW dituntut untuk mampu menyampaikan ide-ide, aspirasi sebagai motor penggerak perubahan sosial ke arah positif.

“Kegiatan GOW ini bukan hanya ajang untuk menjalin silaturahmi. Namun, jauh dari itu sebagai ajang untuk meningkatkan kapasitas, kualitas, dan pengembangan diri setiap anggota,” tutur isteri Wakil Bupati tersebut.
Pada kesempatan itu, ia mengapresiasi partisipasi seluruh peserta yang tergabung dalam GOW. Tentunya, menampilkan penampilan terbaiknya serta tetap menjaga sportivitas.
Dari ajang tersebut, ia berharap akan muncul perempuan perempuan yang cakap beretorika, berfikiran postif, santun, maju, dan beriman. Serta selalu bermanfaat bagi orang lain.
Sementara, Assisten Administrasi Umum Husnul Basri, pada kesempatan itu mengapresiasi seluruh panitia atas terselenggaranya Lomba Retorika tersebut.
Menurutnya, retorika tidak hanya sekedar seni mengolah kata, lebih dari itu bagaimana pesan-pesan dapat tersampaikan dengan baik dan kepada audiens. “Pentingnya mempelajari retorika, agar pesan yang disampaikan difahami dengan sempurna dan efektif. Terutama, agar bahasa yang disampaikan tidak menimbulkan masalah (salah persepsi,” ujarnya.
Disampaikannya, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Lombok Timur tahun 2024 meningkat secara signifikan, yakni mencapai 71,48 persen.
Kendati demikian, namun angka tersebut masih berada di bawah angka rata-rata Provinsi NTB. Oleh sebab itu, peran GOW sangat dibutuhkan dalam memajukan peran serta perempuan Lombok Timur melalui kegiatan yang dilaksanakan.
“Kita berharap, akan selalu tercipta kolaborasi yang baik antara Pemerintah, GOW serta masyarakat. Terutama, dalam meningkatkan IPM Lombok Timur yang smart,” pungkasnya.






