LOMBOK TIMUR – Hati siapa yang tak iba, melihat bocah malang dengan mata cekung tinggal kulit pembungkus tulang. Semenjak bayi ditinggal mati oleh sang ibu tercinta sedangkan sang ayah hingga saat ini tak tahu kemana rimbanya.
Lengkap sudah penderitaan Jesika Novila (8 tahun) warga Dusun Kaliantan, Desa Seriwe, Kecamatan Jerowaru Kabupaten Lombok Timur.
Saat ditemui awak media, (2/02/2025) di Gubuk Reot kediamannya, Inak Imin yang tiada lain adalah nenek dari Jesika Novila mengutarakan perjuangannya untuk menghidupi sang cucu ditengah keterpurukan kondisi ekonomi yang serba sulit.
Dipaparkan Inak Imin, bahwa sang cucu mengidap gizi buruk dan kropos tulang belakang yang ia derita dari sejak bayi yang menyebabkan bukan hanya tulang punggung, bahkan giginya pun kropos oleh penyakit tersebut.
“Pada tahun lalu alhamdulillah kami mendapatkan bantuan dari pemda Lotim tahun 2024 melalui dinsos, baznas dan lain lain untuk biaya pengobatan perawatan di RSUP NTB. Namun, untuk kehidupan sehari hari kami sangat membutuhkan,” sembari matanya berkaca kaca.
Dituturkannya jangankan untuk biaya pengobatan sang cucu yang serba mahal, untuk makan sehari hari saja perempuan paruh baya itu harus membanting tulang peras keringat menjadi buruh kasar.
“Apapun yang bisa kami lakukan yang penting halal, dan bisa memenuhi kebutuhan sehari hari, khususnya biaya untuk pengobatan cucu kami yang tanpa orang tua” ucap Perempuan paruh baya itu sesekali menyeka air matanya.
“Harapan kami semoga jesika bisa sembuh dari penyakit yang diderita, paling tidak bisa membeli obat dan memenuhi kebutuhan hidup kami,” ucap Inak Imin sesekali menyeka air matanya.
Ia pun berharap uluran tangan para dermawan, untuk bisa membantu kesembuhan sang cucu tercinta.






