Merawat Budaya di Tengah Arus Wisata, DPRD Lombok Timur Rancang Payung Hukum Tanah Adat dan Pariwisata

- Editor

Monday, 5 January 2026 - 15:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ketua DPRD Lombok Timur, Muhammad Yusri (kanan)

Foto: Ketua DPRD Lombok Timur, Muhammad Yusri (kanan)

LOMBOK TIMUR — Adat budaya dan pariwisata adalah dua hal yang tidak bisa terpisahkan, karena saling menguatkan satu dengan yang lainnya. Namun, jika tumbuh tanpa aturan hanyalah riuh sesaat, tetapi jika tanah adat dan pariwisata yang berpayung hukum akan menjadi landasan kesejahteraan untuk semua elemen masyarakat.

Menyikapi hal itu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lombok Timur telah mulai merangkai langkah strategis dengan menggagas pembentukan Peraturan Daerah (Perda) tentang tanah adat dan pengelolaan pariwisata. Inisiatif ini dimaksudkan sebagai upaya menertibkan tata kelola sektor wisata yang selama ini berjalan tanpa arah kebijakan yang kokoh, sehingga belum memberi sumbangan optimal bagi daerah.

Ketua DPRD Lombok Timur, Muhammad Yusri, kepada awak media Senin, (5/1/2026) menilai keberadaan regulasi tersebut tidak lagi bisa ditunda. Ia menyebut bentang alam dan kekayaan destinasi wisata Lombok Timur dari pesisir selatan hingga kawasan utara menyimpan potensi besar yang sayangnya belum dikelola secara sistematis dan terencana.

Baca Juga :  Wakil Bupati Pantau Langsung Validasi Data Bapenda Lombok Timur

“Salah satu faktor lemahnya kontribusi sektor pariwisata terhadap PAD selama ini adalah keterbatasan kewenangan daerah dalam mengelola objek-objek wisata strategis yang bernilai ekonomi tinggi,” ujar Sekjen Partai Gerindra Lotim tersebut.

Selain itu, sambungnya, daya jangkau pengelolaan pariwisata Lotim masih terbatas pada sektor-sektor kecil. Sehingga, tidak sebanding dengan potensi yang ada. Melalui Perda ini, kita ingin tata kelola yang menyentuh langsung objek-objek strategis agar mampu menjadi sumber pendapatan daerah yang nyata,” ujarnya kepada awak media.

Lebih jauh, Yusri menegaskan bahwa kehadiran regulasi ini bukan semata-mata mengejar keuntungan finansial. Payung hukum tersebut juga dimaksudkan untuk menghapus anggapan bahwa kebijakan pariwisata hanya berorientasi pada pungutan tanpa dasar aturan yang jelas. Fokusnya adalah memperkuat kesejahteraan pelaku wisata, memperjelas arah promosi, serta menyelaraskan peta jalan pembangunan pariwisata daerah.

Yang tak kalah penting, Perda Kepariwisataan ini juga memuat perhatian serius terhadap perlindungan masyarakat adat dan desa adat. DPRD memastikan pembangunan sektor wisata tidak menjadi ancaman bagi nilai-nilai budaya lokal, melainkan berjalan berdampingan dengan hukum adat dan hak masyarakat setempat.

Baca Juga :  Indahnya Kebersamaan, Bupati Lotim Apresiasi Capaian Kinerja Bapenda Sembari Makan Bersama

“Budaya dan hak masyarakat adat harus mendapat jaminan hukum. Kita ingin ada batasan yang tegas, agar adat tetap lestari, namun pembangunan tidak terhambat,” kata Ketua Askab PSSI Lotim tersebut.

Diterangkan ketua DPRD Lombok Timur tersebut, ia berharap Lombok Timur memiliki peta jalan wisata yang jelas, termasuk managemen. Dengan memiliki regulasi yang kuat, ditambah lagi dengan promosi yang tepat. Ia optimis akan berdampak positif pada seluruh lapisan masyarakat.

Menurutnya, saat ini proses penyusunan Perda telah memasuki tahap pertengahan. Ia pun optimistis pembahasannya dapat diselesaikan dalam waktu relatif singkat serta telah melalui proses kajian dan perbandingan dengan sejumlah daerah.

Berita Terkait

127 Gerai KDKMP Lombok Timur Tertunda karena Persoalan Lahan, Pemda Dorong Desa Manfaatkan Lahan Pemerintah
Ditengah Derasnya Media Sosial, FWMO Lotim Serukan Jurnalisme Profesional
Di Balik Khidmat Maulid Nabi, Bantuan Baznas Lotim mengurai Senyum Anak Yatim
IWAPI Lombok Timur Resmi Dikukuhkan, Bupati Titip Tiga Amanah: Usaha, Lapangan Kerja, dan Pemberdayaan
Hadiri Maulid Nabi di Mesjid Hubbul Wathan Kalijaga Baru, Ini Pesan Bupati Iron
Indahnya Kebersamaan, Hari Jadi ke-131 Lombok Timur Bupati dan Wakil Bupati Duduk bersama TGB
Cegah PMI Jadi Korban Penipuan, Kadisnakertrans Lotim Berikan Tips Hindari P3MI Ilegal
Saat Sampah Ingin Diubah Menjadi Berkah, Lombok Timur Sambut Program LSDP
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 8 September 2026 - 13:26 WIB

127 Gerai KDKMP Lombok Timur Tertunda karena Persoalan Lahan, Pemda Dorong Desa Manfaatkan Lahan Pemerintah

Tuesday, 8 September 2026 - 12:19 WIB

Ditengah Derasnya Media Sosial, FWMO Lotim Serukan Jurnalisme Profesional

Monday, 7 September 2026 - 18:15 WIB

Di Balik Khidmat Maulid Nabi, Bantuan Baznas Lotim mengurai Senyum Anak Yatim

Monday, 7 September 2026 - 17:14 WIB

IWAPI Lombok Timur Resmi Dikukuhkan, Bupati Titip Tiga Amanah: Usaha, Lapangan Kerja, dan Pemberdayaan

Monday, 31 August 2026 - 22:07 WIB

Indahnya Kebersamaan, Hari Jadi ke-131 Lombok Timur Bupati dan Wakil Bupati Duduk bersama TGB

Berita Terbaru

TRANSLATE

You cannot copy content of this page