LOMBOK TIMUR — Semangat membaca dan memahami Al-Qur’an serta hadis mengemuka di Kecamatan Selong. Sebanyak 120 peserta putra dan putri mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) ke-32 yang dibuka di Musolla Baiturrahim, Lingkungan Kebon Baru, Kelurahan Sandubaya, Jumat malam (6/8/2026).
Camat Selong, Lalu Ridho Arindi, S.IP., secara resmi membuka kegiatan yang menjadi salah satu tahapan persiapan Kecamatan Selong menghadapi MTQ tingkat Kabupaten Lombok Timur. MTQ tingkat kabupaten tersebut dijadwalkan berlangsung di Kecamatan Keruak pada Oktober mendatang.
Turut hadir dalam giat tersebut, Wakil Ketua Baznas Lombok Timur H. Murdjoko, Kapolsek Selong Susana Djangu, S.H., Kepala KUA Selong, para tuan guru dan ustaz, dewan hakim, serta para lurah dan kepala desa se-Kecamatan Selong.
Dalam pidatonya, Lalu Ridho menegaskan, di balik pelaksanaan kegiatan tersebut, terdapat semangat gotong royong dari berbagai pihak. Sehingga, kegiatan terlaksana dengan baik meskipun tidak didukung anggaran khusus.
“MTQH ini terlaksana berkat sinergi dan gotong royong semua pihak. Meskipun tanpa anggaran khusus, alhamdulillah kegiatan dapat berjalan dengan baik,” kata Lalu Ridho kepada awak media.
Menurutnya, kesiapan peserta dan dukungan berbagai unsur menjadi alasan bagi Kecamatan Selong untuk optimistis menghadapi MTQH tahun ini. Ia berharap capaian yang diraih nantinya tidak hanya mampu mempertahankan gelar, tetapi juga mengalami peningkatan.
Optimisme tersebut mendapat dorongan dari Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Lombok Timur, Ustaz Sumayadi. Ia menyebut Kecamatan Selong sebagai salah satu kecamatan dengan jumlah peserta terbanyak sekaligus daerah yang selama ini dikenal sebagai langganan juara.
“Jangan cepat puas dengan target juara kabupaten. Kita harus terus optimistis agar prestasi ini dapat meningkat hingga tingkat nasional,” ujar Ustaz Sumayadi.
Ia pun menyebut Kecamatan Selong memiliki modal optimisme yang cukup kuat. Pada penyelenggaraan sebelumnya, Selong berhasil meraih gelar juara umum sehingga tahun ini target mempertahankan prestasi tersebut kembali dicanangkan.
Menurut Ustaz Sumayadi, MTQH bukan sekedar perlombaan. Kegiatan tersebut menjadi ruang untuk mengukur kemampuan peserta sekaligus mematangkan persiapan sebelum mereka berhadapan dengan peserta dari kecamatan lain pada MTQ tingkat Kabupaten Lombok Timur.
“Giat MTQH ke-32 Kecamatan Selong dimulai dari tanggal 7 – 9 Agustus 2026. Para peserta akan mengikuti sejumlah rangkaian perlombaan dengan membawa semangat untuk memberikan penampilan terbaik sekaligus mempersiapkan diri menuju kompetisi di tingkat kabupaten,” ujarnya.
Sebanyak 120 peserta putra dan putri ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Mereka diharapkan mampu menunjukkan kemampuan terbaik sehingga dapat menjadi representasi Kecamatan Selong pada ajang tingkat kabupaten.
Disela sela acara, kegiatan itu dirangkaikan dengan pelantikan Kepala Lingkungan Kebon Baru, Kelurahan Sandubaya. Kehadiran sejumlah tokoh dan unsur pemerintahan daerah turut memberikan warna pada kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan tersebut.
Dari lingkungan sederhana di Kelurahan Sandubaya, semangat untuk membawa nama Selong hingga tingkat nasional mulai ditanamkan sejak dini. Karena pada hakikatnya, MTQH tidak hanya sebagai ajang kompetisi. Namun, jauh lebih penting dari itu adalah bagaimana membentuk generasi Qurani di Bumi Patuh Karya sejak dini.






