Barang siapa bersungguh sungguh maka dapatlah ia, pepatah tersebut pantas disematkan kepada aktris dan aktor film Seher yang menjadi perbincangan hangat di dunia maya. Khususnya, di Pulau Seribu Mesjid.
Betapa tidak, hanya berselang dua hari karya sineas muda remaja asal Desa Sambelia Kabupaten Lombok Timur (Lotim) NTB, telah menembus lebih dari 1,5 juta penonton di platform youtube mengalahkan trailer film film Hollywood. Tentunya, hal itu menjadi kebanggaan tersendiri bukan hanya para aktris, aktor dan kru film Seher, namun juga bagi masyarakat dan Pemda Lombok Timur.
Atas capaian tersebut, Wakil Bupati Lombok Timur Ir.H.Moh.Edwin Hadiwijaya, MM, mengucapkan apresiasi dan memberikan penghargaan atas capaian tersebut.
“Kami mengucapkan apresiasi kepada para sineas dan konten kreator lokal yang telah mengharumkan nama daerah melalui karya mereka,” ucap H.Edwin saat bersilaturahmi bersama seluruh aktris dan kru di objek wisata Pesanggrahan, Desa Timbenuh, Kecamatan Pringgasela, pada Sabtu (15/3/2025).
Pada kesempatan itu, ia mendorong para youtuber dan para konten kreator lokal untuk terus berkarya dan berinovasi di era digitalisasi.

Selain itu, sambung H.Edwin Pemda Lotim akan memberikan Dukungan Modal Usaha untuk Entrepreneur dan Konten Kreator Lokal dengan bantuan modal berkisar dari 50 – 100 juta rupiah bagi mereka yang telah lulus seleksi dan mempresentasikan ide bisnis kreatifnya di hadapan dewan juri.
Adapun proses seleksi akan melibatkan perwakilan perbankan, akademisi, dan praktisi ekonomi yang akan menilai kelayakan serta potensi bisnis dari para peserta dan akan mendapatkan pendampingan usaha hingga bisnis bagi peserta yang telah lulus seleksi.
Lebih jauh disampaikan, program itu diharapkan bisa memotivasi para talenta lokal yang dapat bersaing di industri kreatif, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Kunjungan silaturahminya di bulan suci ramadhan yang dirangkai dengan buka bersama seluruh altris dan kru film menurut Wakil Bupati, adalah bentuk komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kreativitas.

“Saya optimis, Lombok Timur memiliki potensi besar di bidang seni, budaya, dan hiburan. Tentunya, setiap karya seni mereka harus mendapatkan dukungan yang layak agar mereka bisa berkembang,” ujar mantan anggota legislatif tersebut.






