Sinergi Pusat dan Daerah Perkuat Basis Data Wajib Pajak

- Editor

Thursday, 4 June 2026 - 22:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Rapat koordinasi tim Dirjen Pajak dan Keuangan pusat bersama Kepala Bapenda dan jajaran di Lombok Timur.

Foto: Rapat koordinasi tim Dirjen Pajak dan Keuangan pusat bersama Kepala Bapenda dan jajaran di Lombok Timur.

LOMBOK TIMUR – Guna memaksimalkan capaian Pendapatan Aseli Daerah (PAD) kolaborasi dengan semua elemen adalah kata kunci untuk memaksimalkan capaian tersebut.

Penjelasan itu disampaikan, Kepala Bapenda Lombok Timur (Lotim) Muksin, S.KM,.MM, saat pertemuan dengan tim Dirjen Pajak dan Keuangan pusat di Aula Bapenda Lotim, Kamis (4/6/2026).

Menurut Muksin, kunjungan Dirjen Pajak dan Keuangan, guna memetakan potensi PAD lebih rinci. Khususnya, data data potensi PAD para wajib pajak di Bumi Patuh Karya Lombok Timur.

Baca Juga :  Wabup Edwin: Pondok Pesantren Memiliki Peran Fundamental Dalam Da'wah dan Syiar Islam

“Guna memaksimalkan capaian PAD, saat ini kita berkolaborasi dengan semua elemen terkait, diantaranya: Bapeda, BPKAD, DPM PTSP dan Dinas Pariwisata dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait,” ucapnya kepada awak media.

Lebih jauh disampaikan, selaku leading sektor dari pendapatan daerah. Terutama, sejumlah item wajib pajak seperti: pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB), Hotel, Restauran, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan sejumlah item pajak lainnya.

“Pada triwulan kedua ini, capaian PAD kita telah mencapai Rp196 miliar lebih atau sekitar 34 persen dari target 584 miliar,” beber Muksin.

Baca Juga :  Wakil Bupati Lotim: BPJS Ketenagakerjaan Diharap Menjangkau Semua Lapisan Masyarakat

Maka dari itu, sambungnya, untuk mengoptimalkan capaian tersebut sekaligus menindaklanjuti amanat pimpinan, pihaknya bersama aparatur terkait secara masive menggalakkan Operasi Pajak Daerah (Opjar), seperti Opjar MBLB, Opjar PBB dan sejumlah item wajib pajak.

“Pada hakikatnya, pajak berasal dari rakyat dan akan kembali pada rakyat, di mana setiap rupiahnya kembali mengalir untuk kepentingan dan kemakmuran rakyat,” pungkasnya.

Berita Terkait

Bupati Targetkan Kafilah Lombok Timur Masuk Tiga Besar MTQ NTB 2026
Dari Bumi Patuh Karya, Seruan Menjaga Pancasila untuk Masa Depan Bangsa
Kepala BPS NTB: Sensus Ekonomi 2026 Jadi Pilar Perencanaan Pembangunan Nasional
Bupati Lombok Timur Tekankan Akurasi Data pada Pelatihan Sensus Ekonomi 2026
Sekda Lotim Tegaskan MTQ Sebagai Syiar Membentuk Generasi Qur’ani
Semangat Kebangkitan Bangsa Menggema di Kantor Bupati Lombok Timur
Sekda Lombok Timur Buka O2SN 2026, Tekankan Pentingnya Karakter dan Sportivitas Pelajar
Sekda Lombok Timur Sebut ITSKes Muhammadiyah Referensi Dunia Pendidikan Berkemajuan
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Sunday, 7 June 2026 - 13:39 WIB

Bupati Targetkan Kafilah Lombok Timur Masuk Tiga Besar MTQ NTB 2026

Monday, 1 June 2026 - 10:50 WIB

Dari Bumi Patuh Karya, Seruan Menjaga Pancasila untuk Masa Depan Bangsa

Friday, 29 May 2026 - 19:32 WIB

Kepala BPS NTB: Sensus Ekonomi 2026 Jadi Pilar Perencanaan Pembangunan Nasional

Friday, 29 May 2026 - 13:19 WIB

Bupati Lombok Timur Tekankan Akurasi Data pada Pelatihan Sensus Ekonomi 2026

Monday, 25 May 2026 - 14:14 WIB

Sekda Lotim Tegaskan MTQ Sebagai Syiar Membentuk Generasi Qur’ani

Berita Terbaru

TRANSLATE

You cannot copy content of this page