Kini Pasien Tidak Perlu Lama Menunggu Obat, RSUD dr. Raden Soedjono Selong Kini Memiliki Depo Farmasi Baru

- Editor

Wednesday, 16 September 2026 - 23:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Lokasi Pelayanan Depo Farmasi Baru RSUD dr. Raden Soedjono Selong

Foto: Lokasi Pelayanan Depo Farmasi Baru RSUD dr. Raden Soedjono Selong

LOMBOK TIMUR — Pelayanan yang baik lahir dari kesediaan untuk mendengar, sedangkan perbaikan dimulai ketika setiap keluhan dipandang sebagai masukan.

Kata bijak tersebut sangat relevan dengan pembenahan yang masive dilakukan oleh RSUD dr. Raden Soedjono Selong. Hal itu sekaligus merespon keluhan masyarakat terkait lamanya waktu tunggu dalam pengambilan obat.

Hal itulah yang mendorong managemen RSUD dr. Raden Soedjono Selong melakukan pembenahan pelayanan farmasi dengan membuka Depo Farmasi baru yang akan direalisasikan pada 21 September 2026 mendatang.

Pembukaan fasilitas baru tersebut guna mengurai antrean yang selama ini terpusat pada satu titik pelayanan. Selain mempercepat alur pengambilan obat, langkah tersebut diharapkan dapat menciptakan pelayanan yang lebih efektif dan nyaman bagi pasien maupun keluarga yang mendampingi.

Depo Farmasi baru akan melayani kebutuhan obat untuk enam poli rawat jalan, yakni Poli Jantung, Poli Urologi, Poli Onkologi, Poli Bedah Toraks Kardiovaskular (BTKV), Poli Bedah Saraf dan Poli Jiwa.

Dengan pembagian titik pelayanan tersebut, diharapkan pasien dari enam poli tersebut tidak lagi seluruhnya bergantung pada satu lokasi farmasi. Sistem itu diharapkan mampu membagi beban pelayanan sehingga antrean dapat lebih terkendali.

Baca Juga :  Wabup Lotim: Pagelaran MTQ ke 31 Pringgabaya Bentuk Generasi Islami

Direktur RSUD dr. R. Soedjono Selong, dr.H.Anjasmoro, Sp.Rad., kepada awak media mengatakan, pembukaan depo farmasi baru merupakan bentuk respons rumah sakit terhadap keluhan dan kebutuhan masyarakat.

Keluhan mengenai pelayanan farmasi sebelumnya menjadi salah satu bahan evaluasi manajemen RSUD dr. Raden Soedjono Selong. Masukan masyarakat tersebut kemudian diarahkan menjadi dasar untuk mencari solusi yang dapat memperbaiki kecepatan pelayanan tanpa mengesampingkan ketepatan pemberian obat dan keselamatan pasien.

“Gebrakan ini adalah bagian dari respon pihak Rumah Sakit menyikapi keluhan masyarakat terkait antrean dan waktu tunggu obat. Karena itu, kami melakukan evaluasi dan salah satu langkah strategis, yakni dengan membuka Depo Farmasi baru,” ujar dr. H. Anjasmoro.

Menurutnya, pelayanan farmasi merupakan bagian penting dalam rangkaian pelayanan pasien. Karena itu, pembenahan tidak cukup hanya mengejar kecepatan, tetapi juga harus memastikan obat diberikan secara tepat sesuai prosedur.

“Melalui Depo Farmasi ini, kita harapkan pelayanan menjadi lebih efektif, antrean dapat lebih terurai, dan waktu tunggu pasien bisa semakin baik. Tentunya, dengan tetap mengedepankan pelayanan yang sesuai prosedur dan mengutamakan keselamatan pasien,” jelasnya.

Baca Juga :  Transformasi Layanan Sosial Dinsos Lotim Luncurkan Pendaftaran Bansos Berbasis Digital

Lebih lanjut kata dokter Anjasmoro, pembukaan depo baru tersebut bukan sekadar penambahan fasilitas fisik. Lebih dari itu, langkah tersebut menjadi bagian dari penataan sistem pelayanan agar lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang menggunakan layanan rumah sakit.

“Kami ingin setiap keluhan yang disampaikan masyarakat tidak berhenti sebagai keluhan, tetapi menjadi bahan bagi kami untuk melakukan perbaikan. Ini bagian dari komitmen kami untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas pelayanan di RSUD dr. R. Soedjono Selong,” tegasnya.

Kendati demikian, manajemen RSUD dr. Raden Soedjono Selong mengajak masyarakat untuk memberikan kritik, saran, dan keluhan melalui kanal pengaduan yang telah disediakan. Masukan tersebut lanjut dokter Anjasmoro, akan menjadi bagian dari evaluasi untuk memperbaiki mutu pelayanan rumah sakit yang lebih baik.

Hakikatnya, perbaikan pelayanan bukan hanya berkutat pada keluhan pasien. Namun, yang lebih penting dari itu adalah memastikan keluhan warga dalam memberikan layanan paripurna pada masyarakat di Bumi Patuh Karya.

Berita Terkait

Indahnya Berbagi, Kolaborasi Baznas dan TNI-POLRI di Lombok Timur Mengurai Senyum Kaum Kusam
Delapan Tahun Mengabdi, FWMO Lombok Timur Dorong Pers Profesional dan Berintegritas
Sinergitas untuk Umat, Baznas Lombok Timur Gencar Perluas Kolaborasi Lintas Sektoral
Menjaga Asa Pahlawan Devisa, Disnakertrans Lotim Perkuat Layanan Pengaduan
Pimpin Hari Santri di Lombok Timur, Wabup Edwin: Dari Bumi Patuh Karya Menyongsong Indonesia Emas
Hadiri GPIPS NTB, Wakil Bupati Lombok Timur Dorong Penguatan Pasokan Pangan
Lombok Research Center Gandeng BMKG dan Dinas PMD Hadapi Dampak Perubahan Iklim
Bupati Iron Lantik Pejabat Baru, Parihin Jadi Inspektur dan Husnul Basri Kadis Dukcapil
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Friday, 30 October 2026 - 22:52 WIB

Indahnya Berbagi, Kolaborasi Baznas dan TNI-POLRI di Lombok Timur Mengurai Senyum Kaum Kusam

Wednesday, 28 October 2026 - 16:32 WIB

Delapan Tahun Mengabdi, FWMO Lombok Timur Dorong Pers Profesional dan Berintegritas

Thursday, 22 October 2026 - 18:41 WIB

Menjaga Asa Pahlawan Devisa, Disnakertrans Lotim Perkuat Layanan Pengaduan

Thursday, 22 October 2026 - 10:44 WIB

Pimpin Hari Santri di Lombok Timur, Wabup Edwin: Dari Bumi Patuh Karya Menyongsong Indonesia Emas

Wednesday, 21 October 2026 - 22:26 WIB

Hadiri GPIPS NTB, Wakil Bupati Lombok Timur Dorong Penguatan Pasokan Pangan

Berita Terbaru

TRANSLATE

You cannot copy content of this page