LOMBOK TIMUR – Wakil Bupati Lombok Timur H.Moh. Edwin Hadiwijaya secara resmi membuka Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-31 tingkat Kecamatan Pringgabaya di Masjid Besar Jami’ul Khair, Rabu (12/11/2025).
Pembukaan MTQ tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat dan tokoh agama setempat.
Dalam sambutannya, Wabup Edwin menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar ajang lomba, tetapi sarana memperkuat nilai ibadah dan mempererat silaturahmi antar pondok pesantren, peserta, dan masyarakat.
Ia berharap kegiatan ini melahirkan generasi Islami yang sejalan dengan visi daerah SMART, terutama dalam aspek religius. “Yang terpenting bukan hanya menang, tapi bagaimana kita menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dan membangun semangat sportivitas,” ujarnya.
Terkait penjurian, Wabup mengingatkan dewan hakim agar objektif dan menghindari konflik kepentingan. Ia juga menyampaikan target Lombok Timur untuk menembus tiga besar MTQ Provinsi 2026, setelah sebelumnya berada di posisi ketujuh. Pemerintah daerah menyiapkan seleksi ketat guna mencari peserta terbaik demi target Juara Umum 2028.
Selain itu, Wabup menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah kecamatan, desa, dan stakeholder agar program keagamaan berjalan efektif. “Kolaborasi ini jadi kunci utama agar kegiatan seperti MTQ memberi dampak nyata di masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Camat Pringgabaya Liza Sugiartini, mengapresiasi semua pihak yang terlibat, terutama para tuan guru, atas dukungan dalam persiapan yang hanya berlangsung tiga hari. Ia juga mengingatkan masyarakat untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pegangan hidup di tengah derasnya pengaruh media sosial.
“Fenomena medsos saat ini bisa dengan mudah menggeser nilai-nilai luhur. Karena itu, MTQ ini menjadi momentum untuk memperkuat kembali nilai keislaman dan ukhuwah Islamiyah,” katanya.
Pembukaan MTQ tersebut turut dihadiri oleh perwakilan DPRD Lombok Timur, Forkopimcam, Kepala KUA, dewan juri, tuan guru, tokoh agama, serta para peserta dari seluruh desa di wilayah Pringgabaya.






